Paku Padjajaran Dikukuhkan

SUBANG (MGO) - Pengukuhan Organisasi Masyarakat Independen Paku Padjajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Subang, Minggu (24-03-2013) di lapangan Kopel Margasari Sukamandijaya, Subang Jawabarat.

Dalam kegiatan tersebut hadir Setda Pemda Subang, Abdurahman, Ketua Komisi B DPRD Subang, Sarmita, Ketua Fraksi DPC Demokrat Subang, H.Karya, Ketua Umum, Sekretaris Umum, Bendahara Umum dan jajaran DPP. Ormas Paku Padjajaran Bandung, Kepala Desa Sukamandijaya, tokoh agama/masyarakat/pemuda, Ketua Umum dan jajaran pengurus Ormas Gival, organisasi lain dan dihadiri ratusan pengunjung serta dihibur oleh organ tunggal asal Indramayu.

Dalam sambutannya tokoh dan Kepala Desa Sukamandijaya, Ading Suryana, dengan dikukuhkannya ormas Paku Padjajaran kiranya bisa bekerja sama dengan pemerintahannya untuk mendukung pembangunan disegala bidang yang akan digelindingkan di wilayah kerja Desa Sukamandijaya, secara umum bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Subang.

Sekretaris Umum DPP.Ormas Independen Paku Padjajaran Bambang Karyani, BBA. bahwa dikukuhkannya organisasinya yang berpusat di Bandung telah terbentuk sekira 8 DPD dan sebanyak 17 DPC dan yang telah dikukuhkan sebanyak 10 DPC dan sisanya sedang dalam proses pengukuhan dan bahkan paska pengukuhan DPC Subang akan mengukuhkan DPC Bandung barat dan DPC Kota Tasik.

Dipertegas oleh Ketua Umum DPP.Ormas Paku Padjajaran Muhamed Kahfi bahwa terbentuk dan dikukuhkannya Ormas Independen Paku Padjajaran diharapkan bisa sinergi dan menjadi organisasi yang bisa memberikan manfaat bagi pemerintah maupun dan masyarakat Kabupaten Subang, dukungan dari masyarakat, para tokoh, pelaku dan budayawan pun diharapkan mendukung pergerakan organisasinya dalam mencari dan informasi petunjuk dalam pelurusan sedjarah Padjajaran yang masih simpang siur.

Sekretaris Pemerintah Daerah Subang, Abdurahman sangat mendukung dan mengharapkan dengan terbentuknya organisasi masyarakat independen Paku Padjajaran bisa menyumbangkan karyanya kepada pemerintah Subang, bisa berkomunikasi dengan pemerintah, swasta dan masyarakat sebagai pendung lingkungan yang kuat dalam inspirasi dan aspirasi yang diangkat bisa sinergi dengan semua stikholder yang ada di Kabupaten Subang dan bisa bergerak sesuai dengan keahliannya.

Dicontohkan Abdurahman, apabila sebuah organisasi yang memusatkan kegiatannya dalam bidang agama kiranya bisa menguasasi keagamaan agar nantinya terjalin sinergi dan selaras dengan pemahaman agama tersebut. Apabila organisasi kealiannya dalam bidang kebudayaan, seperti Paku Padajajaran ini kiranya masing-masing stikholdernya bisa menguasai mengenai kebudayaan dan selanjutnya bisa menggali dan melestarikan kekayaan budaya yanag ada di Kabupaten Subang. Dan apabila sebiah organisasi keahliannya dalam bidang kepemudaan, hendaknya komponen yang ada didalamnya bisa menguasai dan bisa dan menjadi pelopor pergerakan untuk mengarahkan para pemuda Subang menjadi pemuda yang handal dan bisa menjadi harapan bangsa.

Intinya dan ditik beratkan agar organisasi yang ada di Kabupaten Subang bisa bergerak bersama sesuai bidangnya, bergerak bersama pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk mendukung dan mewujudkan program-program pemerintah Kabupaten Subang.(*).

 

Keuntungan Jual Limbah Untuk Honor Aparat

SUBANG (MGO) - Aparat Desa Wanakerta Kec.Purwadadi Kab.Subang Jawabarat merasa bangga dengan kinerja Kepala Desanya. Pasalnya Kades Wanakerta mampu memberi honor aparat dari garment.

Kegiatan tersebut disosialisasi di Gedung Serbaguna Anggawira Desa Wanakerta, Senin (18-03-2013). Paska sosialisasi dilanjutkan dengan pemberian honor RT, RW,Kepala Dusun, Hansip, dan lembaga BPD Wanakerta.

Disela kegiatan Kepala Desa Wanakerta, Ramli menjelaskan bahwa pemberian honor untuk RT,RW, Kadus,Hansip dan BPD sebagai kepeduliannya kepada aparat desa yang telah bekerja keras membantu kinerja Kades dalam menjalankan sejumlah program-program yang digelindingkan untuk membangun desa.

Nominal  yang di keluarkan, dilanjutkan Ramli, anggaran yang dikeluarkan untuk honor aparat perbulan berkisar RP. 28.000.000."Dana sebesar itu di peroleh dari hasil limbah Pabrik Garmen yang ada di lingkungan Desa Wanakerta,"jelas Ramli.

Jumlah aparat yang menerima honor, ditambahkan Ramli diberikan kepada RT berjumlah 32 orang, RW 14 orang, Hansip 18 orang, Kadus 8,  LPM 9 orang, BPD 11 orang masing-masing menerima rata-rata senilai RP. 150.000./bulan."Walaupun honor cukup kecil namun Saya berharap dapat berguna bagi mereka sekaligus bisa meningkatkan kinerja mereka,"tambah Ramli.

Salah seorang RT.31 RW.14, Ading berterima kasih atas penghargaan dari Kades, Ading dan aparat lainnya tidak memandang nilai uang, akan tetapi mereka lebih menilai pada kepedulian Kades dalam memperhatikan bawahannya sebagai pembantunya yang dinilai cukup besar.

"Nominal uang bukan tidak penting, namun yang terpenting perhatian Kades kepada kamilah yang menjadi besar harganya,"ujar Ading diiyakan sejumlah aparat lainnya.(*).

 

Malam Hari Tirta Citapen Jadi Lautan Manusia

SUBANG (MGO) - Pada Malam Pergantian tahun baru 2013 masyarakat Purwadadi lebih memilih tempat rekreasi Kolam Renang Tirta Citapen sebagai tempat menyambut pergantian tahun.

Yang biasanya tempat rekreasi kolam renang Tirta Citapen ramai dikunjungi pada waktu siang hari namun kali ini diramaikan dimalam hari, bahkan mendadak menjadi lautan manusia.

Masyarakat Purwadadi dan pendatang luar daerah begitu antusias menyaksikan acara yang di gelar ditempat rekreasi tersebut dalam pagelaran silaturahmi menyambut datangnya tahun 2013 pesta sejuta kembang api bertema"Kaisar Subang Napak Sancang Rek Mugar Subang" yang dimeriahkan oleh organ tunggal.

Selain pesta kembang api dan hiburan organ tunggal, juga lokasi tersebut sangat mencintai seni budaya sunda sehingga acara tersebut  di isi pula oleh Kuda Renggong. Taman wisata citapen adalah sebuah taman wisata rakyat yang hampir setara dengan tempat wisata Sari Ater, bedanya tiket masuk Citapen bisa di bilang relative lebih murah hanya berkisar Rp. 10.000.

Kenapa demikian? diungkapkan Direktur Utama Bambang Herdadi S.H, selain ingin menyediakan tempat hiburan bagi warga dia juga bisa mengantongi uang dari perolehan karcis sebagai pengganti operasional dan biaya kegiatan."Setidaknya warga bisa hiburan dan biaya karcisnya pun terjangkau,"jelas Bambang disela penantian hujan yang bikin dia waswas.

Berkat kemurahan Sang Kholiq, semakin larut hujan semakin reda pengunjungpun semakin banyak,  bahkan yang datang ke kolam renang Tirta citapen, bukan hanya masyarakat Purwadadi, ada pula yang dari Cipeundeuy, Pamanukan, Sukamandi dan masih banyak lagi pengunjung dari Kabupaten lain termasuk dari karawang.(*).

 
                  

Berita Terbaru

Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...