Pesan Penting Plt Bupati Subang untuk Jamaah Haji Subang

altSUBANG (MGO) - Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih menyampaikan kepada Calon Jamaah Haji supaya bersyukur kepada Allah SWT karena diberikan kesempatan untuk berangkat tahun ini. Sebab daftar tunggu keberangkatan sudah sampai tahun 2030.

“Daftar tunggu keberangkatan Jamaah Haji itu sudah banyak. Maka bersyukurlah bisa berangkat tahun ini,” ujarnya dalam sambutan Kegiatan Bimbingan Manasik Haji Kementerian Agama Kabupaten Subang, Rabu (20/7/2016) di Wisma Haji Subang.

Oleh karena itu kepada para Calon Jamaah Haji supaya benar-benar melaksanakan ibadah ketika berada di tanah Suci. Karena sering kali disibukkan oleh kegiatan mencari oleh-oleh untuk sanak saudara di Tanah Air.

Untuk itu pada kegiatan manasik haji supaya diikuti dengan serius. Sehingga bisa memahami saat beribadah di tanah suci.

Sambutan Ketua DPRD Kabupaten Subang, Beni Rudiono menyampaikan sangat berharap supaya dirinya bisa ikut dipanggil mengikuti Ibadah Haji.

Dalam laporan Kepala Kemenag Kab. Subang, Drs. H. Sukendar menyampaikan bahwa dalam penyelenggaraan Bimbingan Manasik bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan memahami secara jelas dalam pelayanan kesehatan. Dasar hukum kegiatan ini diantaranya ialah UU 13 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji.

 

Jumlah kuota Jamaah Haji Kabupaten Subang ialah sebanyak 961 orang, yang mengikuti manasik hari ini sebanyak 444 orang selanjutnya sebanyak 517.(*).

 

Menjelang Lebaran Tol Cipali Amblas

altSUBANG (MGO) – Sebelumnya di KM 103.400 Dawuan, Subang amblas, berada di jalur B arah dari Cirebon menuju Jakarta, kali ini terjadi  di KM 87-600 amblas sepanjang 7 meter dengan kedalaman 5 meter.

Jalan Tol Cipali yang amblas berada di KM 87-600 Desa Sawangan Cipeundeuy Subang Jawa Barat atau mengalami amblas sepanjang 7 meter dengan kedalaman 5 meter. Menurut Osan salah seorang pekerja akibat longsor ini lalulintas tidak teganggu. Karena titik longsor jauh dari bahu jalan. Lokasi longsor berada di ruas jalur Jakarta menuju Palimanan.

Hingga hari berita ini ditayangkan sejumlah pekerja masih terus berupaya memperbaiki dengan menutup sementara dengan menggunakan balok kayu yang dipasang dan ditancapkan menggunakan alat berat agar permukaan tanah tidak lagi turun serta akan ditutup dengan batu kali.

Diduga amblasnya tanah akibat hujan yang terjadi sehari sebelumnya. Kendati terjadi longsor, namun arus lalu-linta dari arah Jakarta menuju Palimanan maupun sebaliknya tidak terganggu.

 

Sementara itu pPekerjaan penutupan jalan yang amblas diperkirakan akan selesai pada tanggal 1 Juli mendatang.(*). 

 

Renovasi Masjid Agung Karawang telan 30 M

altSUBANG (MGO) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan memberikan bantuan sebanyak 15 milyar rupiah untuk renovasi perluasan areal Masjid Agung Karawang dari anggaran keseluruhan sebesar 30 milyar rupiah.

Apalagi masjid Agung Karawang merupakan Masjid Pertama yang didirikan di Tanah Jawa oleh Syekh Hasanudin atau yang dikenal dengan Syekh Quro. Secara historis memiliki nilai sejarah penting dalam penyebaran Islam di Indonesia, khususnya di Tanah Jawa.

Terlebih menurut, Gubernur yang biasa disapa Aher ini, keberadaan masjid menjadi sangat penting dalam kehidupan sosial khususnya untuk membentuk karakter masyarakat.

Kata Aher, ketika orang masuk masjid dan melaksanakan ibadah, paling tidak dia tidak melakukan dosa. Kalaupun sebelumnya – misalnya di pasar atau di kantor – melakukan pelanggaran, maka sekembalinya dari masjid dia memiliki semangat untuk memperbaiki atau berusaha untuk tidak mengulanginya lagi.

”Mudah-mudahan sekembalinya dari masjid sadar akan pelanggaran (yang dilakukannya) bahkan pelanggaran yang dilakukan berusaha memperbaiki,” ujarnya pada Sambutan dalam rangka Kunjungan Kerja Safari Ramadhan Tingkat Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan (BKPP) Wilayah II Jawa Barat, di Masjid Agung Karawang.

Di masjid lahirnya kebaikan-kebaikan. Setelah masjid dibangun perlu membangun isinya. Dalam arti membangun kegiatan yang bermanfaat.

”Jangan sampai sesudah masjid dibangun kita tidak membangun isinya (kegiatan yang bermanfaat di masjid),” ujarnya.

Seyogyanya keberadaan masjid harus menjadi sumber kebaikan dan hidayah bagi umat.

”Kita berlindung supaya tidak terkena oleh sabda Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa nanti diakhir jaman banyak masjid berdiri dengan megah tetapi kosong oleh hidayah. Oleh karena itu perlu dibangun kegiatan di dalam masjid,” paparnya.

Selanjutnya ditegaskan bahwa menjadi kewajiban pemerintah untuk membuat rakyatnya mencintai dan betah di masjid dengan kegiatan-kegiatan positifnya.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan santunan kepada kaum Dhu’afa sebesar 50 juta rupiah.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah se-BKPP Wilayah II Jawa Barat, yaitu dari Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.(*).

 
                  

Berita Terbaru

Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...