PT.SMS Finance Sarang Perampok

      KARAWANG (MGO) – Ketua Umum Ormas Gival menuduh PT.SMS Finance sebagai sarang perampok. Pasalnya kejadian pencurian dan pengrusakan mobil milik konsumen oleh petugas internal dan eksternal  PT.SMS Finance di halaman parkir STS Purwakarta sebagai bukti tindakannya, kini berujung agar konsumen melunasi cicilan 1 tahun yang baru berjalan 5 bulan.

      “Saya rasa PT.SMS Finance Karawang telah menjadi sarang perampok, dan terkesan dilegalkan. Adapun konsumen harus melunasi cicilan 1 tahun dasar hukum apa, maka pantaslah PT.SMS sebagai sarang perampok,”jelas Ketua Umum Ormas Gival, Dauscobra.

      Ditegaskan Dauscobra, insiden penekanan pengancaman dan pencurian disertai pengrusakan mobil milik konsumen bernama Yayang Sudrajat asal Cibogo Subang telah membuktikan bahwa PT. Sinar Mitra Sepadan (PT.SMS) Finance Cabang Karawang telah melindungi perampok dan bahkan melegalkannya melalui surat tertentu yang disyahkan oleh lembaga pembiayaan tersebut.

      Yayang Sudrajat sebgai konsumen belum membayar seluruh angsuran merupakan sebuah kesalahan dan perbuatan perdata, akan tetapi jika oknum PT.SMS Finance melakukan pencurian disertai pengrusakan jelas perbuatan pidana. Yayang sendiri ketika belum bisa membayar angsuran  3 bulan dari kontrak berjalan 5 bulan disebabkan yang bersangkutan belum memiliki uang lantaran usahanya sedang merosot. Selain itu pihak PT.SMS belum memberikan surat peringatan secara tertulis sesuai yang diatur dalam Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perbankan; Undang-undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen; Keppres No. 61 Tahun 1988 Tentang Lembaga Pembiayaan; Peraturan Presiden RI No. 9 Tahun 2009 Tentang Lembaga pembiayaan ;Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No.448/KMK. 017/2000 Tentang Perusahaan Pembiayaan;Kepmen Keuangan RI No. 1251/KMK.013/1998 Tentang Ketentuan dan tata Cara Pelaksanaan Lembaga Pembiayaan; dan Peraturan Kapolri Nomor 8 tahun 2011.

      “Saya menunggu pihak konsumen, apakah mau menuruti permintaan PT.SMS atau akan melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polres Purwakarta,”tegas Dauscobra.

      Sementara itu Kepala Cabang PT. Sinar Mitra Sepadan (PT.SMS) Finance Cabang Karawang, Edi dengan tegas mengatakan bahwa konsumen harus melunasi sisa angsuaran berikut 7 bulan sisa kontrak.”Saya dah konfirmasi ama pimpinan remedial harus pelunasan total mang saya dah coba bantu,”ujar Edi via SMS nya.

      Sedangkan ketika Edi ditanya apabila PT. Sinar Mitra Sepadan (PT.SMS) Finance Cabang Karawang sebagai sarang pencuri, sampai berita ini ditayangkan, Edi belum menjawab apapun.(*).

        • Dibaca: 1978 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...