Ormas Gival dan LPKSM SPJ Purwakarta Kawal Laporan Bareng Pedagang Sekolah

      PURWAKARTA (MGO) - Meskipun agenda aksi lapor bareng pedagang sekolah Purwakarta tidak tercapai seluruhnya, namun para pedagang mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Purwakarta, Rabu (30-04-2014) di area lapangan upacara Markas Polres Purwakarta.

      Dilokasi kejadian, sekira 100 orang pedagang yang tergabung dalam Aliansi Pedagang Kecil Purwakarta (APEKP) yang merupakan bagian dari pedagang P2SP yang meng-agendakan melapor ulang kejadian pembongkaran sepihak atau tidak seijin pemiliknya atas bangunan kantin di SMPN 2 Purwakarta oleh pesuruh sekolah dibantu oleh 2 orang warga yang katanya diperintah oleh oknum Wakasek SMPN 2 Bungursari,  dan melaporkan terjadinya pungli yang telah dilakukan oleh pihak sekolah baik oleh pihak sekolah SMPN 2 Bungursari maupun disekolah-sekolah lainnya.

      Aksi lapor bersama diterima oleh jajaran Dalmas, Reskrim, Intelkam, Tipiter dan dipimpin langsung oleh Wakapolres Purwakarta.

      Secara husus para pedagang meminta keadilan agar 2 orang teman pedagang yang dirugikan atas pembongkaran sepihak bangunan kantin sekolah tersebut agar Polres Purwakarta bisa memberikan pelayanan, pengayoman dan perlindungan yang terbaik dalam proses penegakkan hukum yang seadil-adilnya.

      Senada dengan Ketua Umum Ormas Gival, Pirdaus B.Ns. sebagai penanggungjawab dalam aksi lapor bareng tersebut juga mengatakan terima kasih kepada Kapolres Purwakarta yang telah meluluskan permintaan para pedagang hususnya laporan 2 orang pedagang yang menjadi korban tindakan sepihak pihak oknum SMPN 2 Bungursari.

      Disinggung soal aksi di Mapolres Purwakarta, Pirdaus menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan aksi lapor bareng antara pedagang sekolah dan Ormas Gival atas tindakan oknum petugas Polres Purwakarta yang sebelumnya pada Jum'at, 25-04-2014 telah menolak laporan 2 orang pedagang yang dinilai tidak memiliki legalitas surat kepemilikan tanah, IMB, dan surat perjanjian pendirian bangunan dari sekolah.

      "Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Purwakarta yang telah menerima pengaduan pedagang yang kedua kalinya, namun apabila laporan tersebut tidak memenuhi unsur karena ilegal yang berarti sebuah kejahatan, kemudian Kepala sekolah yang sejak 2006 membiarkan  bangunan ilegal tersebut dinilai secara hukum bagaimana?,"jelas Pirdaus yang akarab dipanggil Dauscobra.

      Adapun yang dimaksud dengan aksi lapor bareng adalah, dilanjutkan Pirdaus B.Ns. yakni para pedagang akan melapor ulang insiden pembongkaran bangunan kantin sekolah secara sepihak dan adanya pungli dilingkungan sekolah dilakukan oleh oknum sekolah kepada pedagang, sementara Ormas Gival melaporkan adanya oknum petugas Polres Purwakarta yang telah menolak laporan pedagang yang dirugikan.

      "Saya tidak bermaksud menginterpensi petugas Polres Purwakarta, namun Saya hanya bermohon untuk diterima laporan pedagang, adapun yang dilaporkan tidak memenuhi unsur hal itu menjadi kewenangan polisi,"jelas Dauscobra.

      Ditambahkan Ketua DPD LPKSM Satria Pangkal Perjuangan Purwakarta, Dodo Zakaria menjelaskan kiranya Polres Subang bisa menegakkan proses hukum yang setegak-tegaknya demi keadilan.

      Adapun laporan pedagang ke SPK Polres Purwakarta ditangani oleh bagian Reskrim yang telah memproses pelapor dan saksi dengan mengeluarkan STPL dan PPHP.(*).

        • Dibaca: 858 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...