Polres Purwakarta Tolak Laporan Pedagang

      PURWAKARTA (MGO) - Pihak Polsek Bungursari mengarahkan laporan ke Polres Purwakarta, dengan alasan kurang memenuhi unsur Pihak Polres Purwakarta menolak laporan pedagang yang dirugikan oleh Wakasek SMPN 2 Bungursari Purwakarta.

      Hal itu terjadi pada saat dua orang pedagang yang biasa berjualan di kantin SMPN 2 Bungursari melaporkan pengrusakan bangunan kantin milik pedagang, Jum'at (25-04-2014). seperti yang diberitakan MGO Kamis (24-04-2014) bahwa bangunan kantin milik pedagang di SMPN 2 Bungursari dibongkar paksa oleh pesuruh sekolah atas perintah Wakasek SMPN 2 Bungursari tanpa meminta ijin pemiliknya.

      Dua orang pedagang pemilik bangunan kantin dikawal oleh Ketua Umum Ormas Gival ditemani belasan pedagang melaporkan kejadian pengrusakan tersebut ke pihak Polsek Bungursari, akan tetapi hasil kesepakatan Kanit Reskrim Polsek Bungursari dengan Ketua Umum Ormas Gival sepakat untuk melaporkan pengrusakan tersebut ke Polres Purwakarta.

      "Hanya saran apabila pelapor dan anda (Ketum Ormas Gival) setuju sebaiknya melaporkan kejadian ini ke Polres saja, dimaksudkan agar pelayanannya bisa lebih mudah dan lebih cepat,"ujar Kanit Reskrim disepakati Ketua Umum Ormas Gival.

      Sayangnya setelah pelapor didampingi Ketua Umum Ormas Gival setibanya di ruang unit 2 Reskrim Polres Purwakarta, diterima oleh Kanit 2 didampingi sejumlah petugasnya  terkesan menolak laporan pedagang dengan alasan kedua pedagang tidak memiliki sertifikast kepemilikan tanah dan surat ijin tertulis pendirian bangunan dari pemilik tanah (SMPN 2 Bungursari).

      "Saya telah melayani, namun karena pelapor tidak memiliki surat kepemilikan dan surat perjanjian ijin mendirikan bangunan dari sekolah Saya tidak bisa menerima laporan anda (pedagang), ujar Kanit 2 yang langsung kabur dari ruangannya entah kemana.

      Senada dengan Kasat Reskrim Polres Purwakarta yang didampingi oleh Kaur OP Polres Purwakarta menjelaskan bahwa pihaknya tidak bisa menerima laporan pedagang disebabkan pedagang tidak miliki surat kepemilikan tanah dan surat ijin pendirian bangunan dari pihak sekolah.

      "Saya tidak bisa menerima laporan pedagang, karena ketika laporan ini diterima nantinya tidak akan bisa dilanjutkan karena tidak memenuhi unsur,"ujar Kasat Reskrim.(*).

        • Dibaca: 1166 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...