Bea Cukai dan Penegak Hukum Segera Tindak Peredaran Rokok Ilegal

      PANTURA (MGO) - Bea Cukai dan penegak Hukum yang ada di Kabupaten Subang, Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta harus segera bertindak tegas atas beredarnya Rokok berbagai merk yang jelas-jelas telah merugikan Negara karena rokok-rokok tersebut diduga Ilegal.

      Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Ormas Gival, Pirdaus B.Ns., sesuai dengan hasil investigasi dan penemuannya dilapangan, baik di pertokoan, pasar-pasar, grosir tertentu yang ada di wilayah Kabupaten Subang, Karawang dan Purwakarta ditemukan adanya sejumlah merk rokok yang tidak resmi alias ilegal, alias tidak memiliki Bea Cukai resmi beredar dengan mudah.

      "Apabila pihak Bea Cukai dan penegak hukum tidak dengan cepat bertindak kemungkinan besar tiga Kabupaten tersebut akan menjadi wilayah empuk pengusaha rokok ilegal, yang tentunya Negara akan semakin besar dirugikan dengan beroperasinya pengedar atas peredaran rokok ilegal tersebut,"jelas Pirdaus B.Ns. yang akrab dipanggil Dauscobra.

      Jika dalam waktu dua pekan ini Bea cukai dan penegak hukum yang ada diwilayah tiga Kabupaten tersebut tidak segera bergerak menyisir pertokoan dan pasar-pasar yang diduga sebagai tempat beredarnya rokok-rokok merk tertentu yang jelas ilegal kemungkinan besar pihaknya akan membentuk tim investigasi untuk mengumpulkan data dan bila perlu akan mensewiping lokasi-lokasi dimaksud.

      Adapun rokok yang diduga ilegal yang telah beredar di tiga Kabupaten tersebut masih belum bisa dipublikasikan karena masih dalam tahap pembahasan di lembaganya walau pun pihaknya telah mengantongi data dan bukti adanya rokok ilegal tersebut, bahkan salah satu jajaran kepolisian telah mengamankan ribuan bungkus rokok yang saat ini sedang dalam proses penyelidikan dan penyidikannya. yang jelas, sesuai hasil temuannya merk rokok tersebut ada empat macam yang telah lama beredar dan berada diwarung-warung kecil yang diedarkan oleh pedagang yang menggunakan kendaraan sepeda motor dan ada pula yang menggunakan kendaraan mobil yang terkadang peredarannya terkesan sembunyi-sembunyi atau bisa dikatakan cukup hati-hati.

      Empat merk rokok tersebut telah lama menjadi kejaran Hunter berita, Hunter Data, dan bahkan Hunter penegak Hukum yang ada di tiga wilayah Kabupaten tersebut. Bahkan salah satu wialayah jajaran Polres dari unit Tipiter pernah menangkap penjual, mengamankan barang bukti bahkan pernah menggerebek sebuah gudang yang diduga milik seorang distributor besar yang ada di wilayah Kabupaten Karawang.

      "Kami akan bergerak tepat pada waktunya, atau dengan waktu yang tepat, kabar ini bukan kabar bohong, namun kebohongan ada di pihak tertentu yang terkesan telah melindungi peredaran rokok ilegal tersebut. Penasaran merk rokok tersebut ada di kantong lembaga Kami,"ujar Dauscobra.(*).

        • Dibaca: 982 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...