Belasan Tahun Ratusan Hektar Sawah Sesekali Kekeringan

      PANTURA (MGO) - Selama bertahun-tahun seluas 450 hektar sawah yang ada di Desa Rancajaya dan Desa Rancamulya selalu kekurangan air, bahkan kekeringan.
      Hal itu diungkapkan tokoh petani Desa Rancamulya, Narkas dihadapan anggota Komisi C DPRD Subang saat melaksanakan kegiatan reses di Desa Rancamulya, Senin (10-9-2012). Narkas mengungkapkan selama  belasan tahun sawahnya kekurangan air, selama itu pula memendam unek-unek dan baru saat ini bisa melepaskan unek-uneknya.

      "Saya sangat bangga atas kedatangan anggota dewan, dan saya harap keluhan kami didengar dan ada tindak lanjutnya, serta dibuktikan dengan nyata,"jelas Narkas saat mengeluhkan nasib sawahnya yang sesekali kekeringan.

      Terungkap pula keluhan yang sama dari Ketua Gapoktan Desa Rancamulya, Muhtadin, atas nama petani yang menggarap diseluas sawah sekira 300 hektar yang ada di blok Ciranggon kini tidak terairi, hal itu bisa terjadi karena tidak adanya pasokan air dari saluran irigasi yang ada. Pun sawah di blok Simpang, sekira 200 hektar sawah tidak terairi yang disebabkan pasokan air yang memanfaatkan saluran pembuang tidak lagi bisa mengairinya yang disebabkan tanggul dan bendungan saluran yang lebarnya sekira 20 meter tidak lagi bisa optimal.

      "Kami berharap bapak dewan bisa menindak lanjuti keluhan kami, karena selam bertahun-tahun lamanya kami selalu kekurangan air dan selalu bongkar pasang tanggul saluran yang disebabkan tanggul saluran tidak dibangun dengan permanen,"ujar Muhtadin.

      Ditegaskan pula oleh Kepala Desa Rancamulya, T.Woyo, kata Dia selain sejumlah sarana saluran pemasok air yang ada di blok Ciranggon dan Simpang, juga adanya kekurangan air dan bahkan saat ini ratusan sawah yang ada di belakang kantor Desa belum bisa digarap karena tidak adanya pasokan air.

      "Kiranya bapak dewan bisa berusaha dengan maksimal, gara-gara pasokan air kurang dan bahkan tidak ada makanya musim tanam padi saat ini tidak bisa dilaksanakan serentak. Terutama di sawah blok Pengkolan tidak bisa digarap karena sama sekali tidak ada air,"tegas Kades.(*).

        • Dibaca: 889 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...