Cuaca Buruk Nelayan Karawang Tidak Melaut

      KARAWANG (MGO) - Cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan Laut Jawa membuat ratusan  nelayan di Kampung Pasirputih Desa Sukajaya,Cilamaya kulon,Karawang, tidak melaut. Pasalnya, ketinggian gelombang sangat membahayakan perahu mereka yang rata-rata menggunakan perahu kecil.

      Demi mengisi hari-harinya, para nelayan memilih melabuhkan perahu mereka di pantai dan memberbaiki mesin, serta peralatan menangkap ikan. Tingginya gelombang laut membuat penghasilan nelayan yang nekat melaut berkurang. Mereka merugi lantaran hasil tangkapan tidak sebanding dengan biaya bahan bakar minyak yang dikeluarkan.

      Tak satupun nelayan yang berani melaut karena cuaca buruk. Jika sebelumnya nelayan tidak bisa melaut, karena minyak terputus. Kini, setelah minyak ada, cuaca pun kurang bersahabat. Hal ini membuat terhentinya ekonomi nelayan.

      "Berhenti dulu, kita tak berani melaut. Karena cuaca tidak baik dan berisiko bila melaut juga. Kita istirahat dulu sambil memperbaiki peralatan,"kata Juansahr, salah seorang nelayan di Pasirputih,Sukajaya.

      Selama tidak melaut, Amir mengerjakan pekerjaan seadanya. Juga, kebutuhan harian keluarga dipenuhi dengan pekerjaan apa saja yang ia bisa. "Ya pergi kerja di darat, kalau ada yang bawa kita ikut. Karena
      lama menganggur, kebutuhan keluarga tidak terpenuhi. Cari kerja juga sama dengan tetangga-tetangga yang bisa dibantu,"tuturnya.

      Produksi ikan langsung menurun. Hal ini berdampak pada usaha rumahan yang banyak  membutuhkan ikan sebagai bahan baku. Diperkirakan cuaca buruk berlangsung sampai akhir Januari. Namun Jaunsah menyampaikan, biasanya ada juga beberapa hari yang tidak bisa badai dan nelayan bisa
      melaut. "Memang cuaca buruk nelayan tidak dapat melaut. Tapi biasanya ada beberapa nelayan nekat melut tapi tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan,"pungkasnya.(*).

        • Dibaca: 726 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...