Konsumen PT.SMS Finance Cirebon Mengadu Ke BPSK Kota Cirebon

      Konsumen PT.SMS Finance Cirebon Mengadu ke BPSK Kota CirebonCIREBON (MGO) – Konsumen PT.Sinar Mitra Sepadan Finance (SMSF) Cirebon mengadu ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi Usaha Mikro KecilMenengah Kota Cirebon, Rabu (11-1-2012) di jalan DR.Cipto Mangun Kusumo No.20 Cirebon.

      Para pihak yang mendatangi BPSK Kota Cirebon Masrali dan sopirnya, Doing dibarengi Ketua, Sekjend dan Bendahara LSM Bidik Subang, dan Ketua Umum DPP.Gival Subang beserta rekanan konsumen yang berjumlah sebanyak 10 orang.

      Kedatangan para pihak konsumen PT.Sinar Mitra Sepadan Finance (SMSF) Cirebon terkait dengan tindakan perusahaan pembiayaan konsumen yang berlaku semena-mena terhadap konsumennya yang telah mengeksekusi mobil milik konsumen bernama Masrali warga Indramayu dari tangan sopirnya.

      Masrali diwakili oleh Saudaranya bernama Cahya Wirawan mengungkapkan dengan gamblang kepada  pengurus BPSK Kota Cirebon, yang pertama soal penrikan (eksekusi) unit mobil yang dianggap sepihak, uang jasa penarikan unit yang dianggap berlebihan, pun pihak konsumen mesti melunasi angsuran yang masih tersisa 11 bulan lagi.

      Sementara ini pengaduan pihak konsumen diterima oleh anggota majelis dan sekretarisnya untuk ditampung dulu karena pihak konsumen belum melengkapi data laporan dan kronologis kejadian. Dikatakan anggota majelis BPSK Kota Cirebon, Nono menjelaskan bahwa pihaknya siap mengkonprontir persoalan tersebut dengan menjelaskan 3 cara penyelesaian yang bisa dilakukan oleh BPSK.

      Yang pertama dengan cara konsoliasi, yakni para pihak yang bersengketa akan dikonfrontir di lembaganya untuk melakukan penyelesaian secara damai, dan pihak BPSK berada diranah itu hanya menyaksikan. Cara yang kedua melalui mediasi yang mana pihaknya bertindak sebagai penengah bagi yang bersengketa untuk mencari jalan keluarnya agar persoalan tersebut bisa selesai dengan cara mediasi.

      Sedangkan cara yang ketiga dengan sistem Administrase, yakni para pihak akan dihadapkan dihadapan majelis BPSK untuk disidangkan agar para pihak yang bersengketa bisa selesai dengan cara sidang untuk menetapkan peradilan.”Kemungkinannya cara administrase akan ada pihak yang tidak menerima yang akan duteruskan banding,”jelas anggota majelis Nono didampingi sekretarisnya, H.Tedi.

      Sebelumnya pihak konsumen PT.SMSF Cirebon menemui Ketua komisi B DPRD Kota Cirebon, H.Hendi di kantornya sekitar pukul 12.51 WIB, dengan kerendahan hatinya H.Hendi mengantar pihak konsumen ke kantor BPSK Kota Cirebon lebih memilih diam ketika pihak konsumen berhadapan dengan pihak BPSK.(*).

        • Dibaca: 1274 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...