Pemprov Jabar Kecewakan Warga Subang

      Jalan Sukamandi-Purwadadi meuni gorengSUBANG (MGO) – Masyarakat Subang, Jawabarat yang berada diruas jalan Sukamandi-Kalijati meneriakan kekecewaan kepada pemprov Jawabarat. Kekecewaan tersebut terkait dengan pemeliharaan jalan yang tidak sesuai dengan nilai kerusakan jalan.

      Kekecewaan warga Subang terjadi karena prmprov Jabar ketika melaksanakan perbaikan peningkatan jalan dilakukan pada ruas jalan yang masih pantas dilakukan tambal sulam, sementara jalan yang benar-benar telah rusak parah malah terkesan dibiarkan. Seperti tampak pada ruas jalan Sukamandi-Purwadadi mulai dari titik jalan Cijengkol Sukamandijaya Kecmatan Ciasem hingga Dusun Hegar Manah Desa Purwadadi Timur, Kecamatan Purwadadi.

      Jalan rusak dari titik jalan Cijengkol terdapat  kerusakan tepat di gorong-gorong depan kantor UTBAT Sukamandi, didepan perusahaan meubeler dan dipertigaan jalan Sengon Desa Rancajaya, mulai dari jembatan Rancajaya hingga batas rijit Desa Rancabango mengalami kerusakan yang cukup serius.
      Pun terjadi kerusakan dititik jalan pertigaan jalan saluran irigasi Pangkalan hingga dipertigaan jalan Rancaasih, Gardu Rancabango, didepan Yayasan As Syifa hingga batas perkebunan tebu PG.Rajawali mengalami kerusakan yang cukup parah dimana semua badan jalan telah rusak berlubang hingga kedalaman 50 centimeter lebih otomatis lalulintas sangat terganggu.

      Demikian pula jalan mulai dari rijit jembatan Jon Desa Pasir bungur hingga jalan kerata Pasir bungur mengalami kerusakana yang cukup parah juga, tampak didepan perumahan PG.Rajawali Purwadadi Subang, disana adanya gorong-gorong yang tidak berfungsi sehingga ketika musim hujan air tidak bisa mengalir sehingga merendam badan jalan yang semuanya telah habis terkikis air.

      Tepat didepan TK Desa Pasirbungur, didepan Desa Purwadadi Barat hingga pasar Purwadadi, pun tampak kerusakan jalan di Dusun Hegar Manah disana selain jalan telah rusak parah seluruh badan jalan telah menjadi tanah ditambah dengan adanya pencucian mobil yang airnya masuk ke badan jalan menambah cepat rusaknya jalan, mengakibatkan lalulintas tersendat dan sesekali terjadi macet.

      Ironisnya, bagian ruas jalan Sukamandi-Purwadadi yang mengalami rusak parah namun tahun 2011 sama sekali tidak ada perbaikan, akan tetapi ruas jalan dari Warung Asem hingga Kalijati yang terhitung masih bisa dilakukan tambal sulam malah dilakukan perbaikan peningkatan jalan.

      Maka dari itu para pengguna jalan dari arah Sukamandi-Purwadadi, dan masyarakat disepanjang jalur itu terheran-heran ketika didapati jalan lingkungannya tidak ada perbaikan, mereka menilai pemprov Jabar tidak bisa menempatkan perbaikan jalan pada tempatnya, artinya jalan Karang Asem Purwadadi Timur hingga Kalijati mestinya cukup dilakukan tambal sulam malah diperbaiki, namun ruas jalan dilingkungannya yang benar-benar telah rusak parah malah dibiarkan.Pertanyaannya, mengapa pembangunan selalu tidak menverifikasi kerusakan jalan.(*).

        • Dibaca: 2167 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...