Petani Karawang Terancam Gagal Panen

      KARAWANG (MGO) – Ratusan petani Karawang terancam gagal tanam, tentunya akan gagal panen pula. Kemungkinan gagal tanam tersebut disebabkan ratusan herktar tanaman padi petani terendam banjir.

      Sedangkan penyebab banjir selain karena curah hujan yang cukup deras, juga disebabkan oleh sempitnya saluran air di areal sawah petani sehingga tidak lagi menampung air yang datang dari hulu ditambah air hujan. Tidak terelakan lagi hamparan tanaman padi berumur 1 hingga 15 hari tampak lautan berwarna kecoklatan karena semua tanaman padi terendam banjir.

      Banjir melanda sawah milik petani Desa Jayamukti, Pamekaran dan Mekar Asih Kecamatan Banyusari. Milik petani Desa Tegalwaru Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawabarat. Akibat tanaman padi petaniu terendam banjir ratusan petani terancam merugi karena gagal tanam dan akan gagal panen.


      Dijelaskan Adam seorang petani pemilik sawah 2 hektar sawah diblok sawahnya tanaman padi terendam banjir, bahkan banjir bukan saja kali pertama ini namun didaerahnya telah menjadi langganan banjir terjadi hampir setiap kali musim penghujan tiba. Kondisi banjir diperparah karena dilokasi sawahnya tidak tersedianya saluran pembuangan air, sehingga ketika musim hujan tiba sawah para petani selalu tergenang air yang berlebihan, alias banjir.

      “Saya dan para petani disini berharap Pemda sesegera mungkin membuat saluran pembuang atau saluran irigasi yang layak, sehingga saat musim hujan tiba tanaman padi petani bisa bebas dari ancaman banjir,”jelas Adam diiyakan sejumlah petani lainnya.

      Banjir yang melanda sejumlah Desa didua Kecamatan tersebut akan berdampak buruk pada persediaan komoditas padi dan berpengaruh pada berkurangnya produksi beras, sebab, petani didua Kecamatan tersebut itu merupakan pusat penghasil padi terbesar di Karawang ketika gagal panen tentunya akan berpengaruh pada produksi beras di wilayah Kabupaten Karawang.(*).

        • Dibaca: 764 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...