Bupati, Pemda Karawang Anggarkan 2,143 Trilyun

      Penanda tanganan Raperda Pemda KarawangKARAWANG (MGO) - Penetapan Raperda APBD Kabupaten Karawang tahun 2012 menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan. Hal ini terjadi karena rencana Belanja Daerah pada APBD Tahun 2012 diperkirakan mencapai Rp. 2,143 trilyun.

      Dijelaskan Bupati Karawang, H.Ade Swara Kabupaten Karawang tahun 2012 menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan karena pendapatan Daerah pada APBBD 2012 ditargetkan mencapai Rp. 1,862 triliun. Kedua alokasi anggaran tersebut merupakan rekor terbesar dalam Belanja Daerah sepanjang berdirinya Kab. Karawang hingga saat ini.
      Menurut Bupati Ade Swara, kebijakan Belanja Daerah pada tahun 2012 akan diprioritaskan pada bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang ekonomi, bidang infrastruktur, bidang administrasi  pemerintahan serta pemberdayaan sosial kemasyarakatan dan keagamaan. “Hal ini dilakukan dengan tetap menjaga skala prioritas serta berpedoman pada pencapaian Visi dan Misi Kabupaten Karawang 2011-2015,” jelasnya.

      Bupati melanjutkan bahwa dalam perinciannnya, Belanja Tidak Langsung pada APBD murni Tahun 2012 dianggarkan sebesar Rp. 1,69 triliun, yang terdiri dari Belanja Pegawai sebesar  Rp. 951,66 milyar, Belanja Hibah sebesar Rp. 31 milyar,Bantuan Sosial Rp. 8 milyar, Belanja Bagi Hasil kepada Pemerintah Desa sebesar Rp. 22,02 milyar yang merupakan Alokasi Dana Desa (ADD), Belanja Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Desa sebesar Rp. 54,23 milyar, serta Belanja Tidak Terduga sebesar Rp. 2,5 milyar.

      Sedangkan alokasi anggaran Belanja Langsung pada tahun 2012,lanjut Bupati, direncanakan sebesar Rp. 1,73 trilyun. Pagu anggaran belanja tersebut diarahkan untuk membiayai program kerja Pemerintah Daerah yang akan dilaksanakan oleh 73 SKPD meliputi 26 urusan wajib dan 8 urusan pilihan, serta didukung dengan program dan kegiatan yang bersifat rutin pada masing-masing SKPD.

      Sementara untuk Pembiayaan Netto pada tahun 2012 diproyeksi sebesar Rp. 280,99 milyar yang terdiri dari Penerimaan Pembiayaan Rp. 288,86 milyar yang diperoleh dari estimasi perhitungan silpa tahun 2011, serta Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp. 7,86 milyar yang diperuntukan bagi penyertaan modal sebesar Rp. 852,29 juta, pembayaran restitusi BPHTB Rp. 7 milyar serta pengembalian DPM LUEP tahun 2003/2004 Rp. 13,15 juta.(*).

        • Dibaca: 900 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...