Anggota DPRD Pendeglang Bantah Dituding Pemilik CV.Puja Putri

      PANDEGLANG (MGO) – Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang, Banten menampik apabila CV.Puja Putri yang melaksanakan proyek peningkatan jalan lingkungan miliknya, namun apabila pihaknya sebagai investor ke perusahaan tersebut diakuinya.

      Adanya tudingan CV.Puja Putri milik salah seorang anggota DPRD Pandeglang bernama H.Dadan terungkap setelah Reporter MGO meminta keterangan dari pelaksana proyek saat ditemui di lapangan bahwa pelaksana proyek peningkatan jalan lingkungan Kampung Mauk-Kampung Kebon Kopi senilai Rp.84.230.000 dikerjakan oleh CV.Puja Putri milik anggota DPRD Pandeglang.

      Sementara itu anggota DPRD Pandeglang, H.Dadan saat di temui Reporter MGO Dadan membantah bahwa CV.Puja Putri bukan miliknya, namun dadan sempat mengaku pihaknya hanya sebagai seorang investor CV.Puja Putri. Dijelaskan H.Dadan apa yang dikatakan pelaksana proyek di lapangan bahwa kegiatan proyek jalan lingkungan Kampung Mauk-Kampung-Kampung Kebon Kopi tidak benar karena yang namanya dewan tidak boleh jadi direktur atau pemborong.

      “Saya hanya investasi saja ke Ppihak perusahaan tersebut, karena menurut Saya yang namanya investasi kan boleh- boleh saja, dan tidak jadi masalah walaupun Saya seorang Dewan,”jelas H.Dadan ketika dikonfirmasi Rporter MGO di ruang komisi tiga, kemarin.

      Tengku Abdurahman, wakil ketua I DPRD Kabupaten Pandeglang saat di temui Reporter MGO di ruang kerjanya ini mengatakan kalau para wakil rakyat bermain dalam anggaran serta ikut ikutan main proyek terutama proyek di Dinas PU tidak boleh, Karena apabila para wakil rakyat sudah bermain proyek setidaknya pengawasan terhadap dinas tersebut menjadi lemah akibat sudah mendapatkan paket proyek.

      Sebaliknya, apabila anggota Dewan tidak bermain proyek di Masing masing SKPD sudah barang tentu para wakil rakyat akan menindak tegas para SKPD ketika melakukan kesalahan dalam tugasnya, tetapi kalau benar apa yang di katakan publik adanya para wakil rakyat bermain proyek pada kegiatan SKPD sudah jelas pengawasan akan lemah dan akan kembali kepada pribadi anggota Dewan itu sendiri.(*).

        • Dibaca: 955 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...