Pemberian Konpensasi Ganti Rugi Pemerintah Belanda Ditunda

      wawKARAWANG (MGO) – Pemberian Konpensasi ganti rugi pemerintah Belanda kepada 11 orang  ahli waris korban pembataian tentara Belanda ditunda hingga pertengahan bulan ini, penundaan tersebut menunggu waktu yang tepat setelah tanggal 14 Desember mendatang.waw

      “Karena keputusan pemerintah Belanda dibcakan pada tanggal 14 September maka kami berniat memberikan konpensasi tersebut setelah tanggal 14 bulan ini,”jelas Ketua Yayasan Rawagede, Sukarman ketika dikonfirmasi MGO disela kegiatannya.

      Dilanjutkan Sukarman, keputusan itu sesuai dengan vonis Pengadilan Den Haag, Belanda. Pemerintah negeri kincir angin itu diberi dua pilihan, yakni selama tiga bulan diberi kesempatan untuk mempersiapkan dana atau mau mengajukan banding. Mereka diberi waktu untuk banding, tapi tidak melakukan naik banding karena keputusannya didukung parlemen, otomatos mereka harus membayar ganti rugi kepada para ahli waris.”Karena waktu putusan pengadilan pada tanggal 14 September, maka untuk pencairannya setelah 14 Desember,’’jelas Sukarman.

      Ditambahkan Sukarman, sebanya 11 orang Janda korban tragedi Rawagede akan menerima kompensasi sebesar 20 ribu Euro per orang karena kasus pembantaian warga di Rawagede tahun 1947. Seluruh uang kompensasi yang diberikan pemerintah Belanda akan diberikan secara langsung tanpa melalui perantara lembaga di Indonesia. Dalam penyalurannya akan ditransfer dan dibantu yayasan Belanda yang ada di Indonesia.

      Patokan pemberian 20 ribu Euro bukan karena para janda mengalami kerugian akibat kasus Rawagede. Melainkan berdasarkan perhitungan secara kasar agar ganti rugi dapat keluar secepat mungkin tanpa proses panjang. Karena bila melalui proses hukum panjang, akan memakan waktu sidang 6-12 bulan yang tidak memungkinkan bagi janda-janda yang berumur diatas 70 tahun lebih.(*).

       

       

        • Dibaca: 688 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...