Ketum Ormas Gival : Satgas Saber Pungli Segera Bergerak Cepat

      altSUBANG (MGO) – Ketua Umum Ormas Gival mengharapkan agar Satgas Saber Pungli agar segera bergerak cepat untuk menangani dugaan pungli di tubuh pemerintahan Desa di Kabupaten Subang, terkait Quota dan tebus Raskin yang melebihi HTR.

      "Sampai saat ini masih banyak pokja Raskin memberlakukan tebus Raskin senilai Rp.2.000 per liter alias Rp.2.500 per kilogram, jelas disana ada pungli Rp.900 per kilo gram, termasuk pemberlakuan BOP Raskin yang mengambil dari dana ADD, apa landasan hukumnya,"ujar Pirdaus B.Ns. alias Dauscobra.

      Selain Satgas Saber Pungli, dilanjutkan Dauscobra, juga Ketua DPRD terkesan tidak mau menindak lanjuti laporan Ormas Gival, yang mana sejak Maret 2016 Ketua DPRD hanya menjanjikan agar ditindak lanjuti, akan tetapi sampai saat ini Ketua DPRD tidak pernah menindak lanjuti dan bahkan pungli tebus Raskin masih terjadi.

      "Ketua DPRD lebih mementingkan pribadinya dengan melakukan pendekatan kepada masyarakat yang terkesan hanya mencari pamor pribadi dengan tujuan pribadinya juga. Sementara kepantingan umum terkesan diabaikan,"jelas Dauscobra.

      Dipungkas Dauscobra, skibat dibiarkannya Pagu Raskin tidak sesuai dengan quota penerima manfaat yang pada ahirnya tebus Raskin semua masyarakat menebusnya, artinya pemkab Subang membiarkan penyalahgunaan wewenang dalam pendistribusian Raskin atau Rasta yang pada ahirnya menjadi Beras merata.

      Dan akibat BOP Raskin tidak dibiayai pemkab Subang, Kades melalui Pokja Raskin memberlakukan tebus Raskin Rp.2.000/liter atau Rp.2.500/kg, dengan demikian disana terjadi pungli Rp.900/kg. yang terkesan dibiarkan berlangsung lama yang pada ahirnya dijadikan sumber manfaat bagi Kades atau Pokja Raskin.

      "Ada indikasi, Kades memberlakukan tebus Raskin melebihi HTR karena tidak adanya BOP Raskin, ada juga yang memanfaatkan moment untuk keuntungan pribadi,"pungkasnya.

      Sementara itu kegiatan pengukuhan Satgas Saber Pungli, Menurut Plt Bupati Subang Kadangkala tindak Pungli dikerenakan ketidaktahuan masyarakat. Oleh karena itu kata Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih keberadaan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Kabupaten Subang perlu dilakukan sosialisasi secara gencar ‎kepada masyarakat. Mengenai dinas yang rawan pungli, Imas menyebutkan hampir semuanya juga rawan.

      “Sebenarnya kalau rawan mah semuanya (dinas) juga rawan kadang (tindak Pungli) ini karena ketidaktahuan masyarakat. Maka dari itu tugas pertama Satgas (Saber Pungli) yang harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Bahkan sampai tingkat desa,” ujarnya kepada wartawan usai Pengukuhan Satgas Saber Pungli Kabupaten Subang di Aula Pemda, Selasa (10/1).

      Kata Imas, tindak pungli merusak sendi hidup berbangsa dan negara. Untuk itu perlu diberantas. Maka diawali dengan membentuk Satgas Saber Pungli ini bisa menghilangkan pungli dalam pelayanan umum.

      Dia berharap kehadiran Satgas dapat bertugas dengan optimal dalam mendukung pemerintahan Subang yang lebih baik. Dapat bertindak dengan tegas dan tepat. “Oleh karena itu adanya Satgas (Saber Pungli) bisa ditaati oleh semua masyarakat,” imbuhnya.

      Pada kesempatan tersebut dikukuhkan 80 anggota Satgas Saber Pungli berdasarkan Keputusan Bupati Subang Nomor 700/Kep.474-Irda/2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih pungutan Liar Kabupaten Subang tertanggal 28 Desember 2016.

      Selaku penanggungjawab Bupati Subang ditambah dengan 3 orang penanggung jawab lainnya terdiri dari Kapolres, Kejari dan Sekda Kabupaten Subang serta tim lainnya dari dinas/instansi pemerintah.

      Sedangkan untuk Kantor Satgas Saber Pungli, kata Ketua Pelaksana yang juga Wakapolres Subang, Kompol Juhanson menyebutkan telah disiapkan di salah satu ruangan di Mapolres Subang.

      “Termasuk anggarannya telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Subang pada anggaran tahun 2017,” ujar Johanson.(*).

        • Dibaca: 252 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...