Indonesia akan Produksi Glider Sendiri

      altSUBANG (MGO) – Dalam waktu dekat Indonesia akan punya produk Pesawat Glider yang didisain oleh putra-putrinya sendiri. Ditargetkan bisa digunakan dalam olahraga Terbang Layang pada Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2020 di Papua mendatang.

      Menurut Ketua Program Studi Aeronotika dan Astronotika Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut  Teknologi Bandung (ITB), Dr.Ir. Toto Indriyanto M.Sc, hal ini berawal dari salah seorang mahasiswa yang membuat simulasi pesawat terbang layang yang memanfaatkan kondisi termal yang sesuai dengan iklim di Indonesia. Kemudian bersama Dosennya dijadikan objek riset magister S2.

      ”Saya tidak menyangka bermula dari simulasi mahasiswa kemudian berkembang bersama Pak Taufiq Mulyanto (dosen pengajar) dijadikan objek riset magister S2-nya. Selanjutnya mendapat sambutan dari Ristek Dikti (Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi) untuk dikembangkan,” jelasnya kepada Wartawan ditengah Workshop Pengembangan Pesawat Glider Nasional di Subang Jawa Barat, Kamis (15/9).

      Ketika ditanya mengenai pengembagan fungsinya, Toto menyebutkan bisa dikembangkan menjadi pesawat untuk surveillance - pengamatan atau pengintaian.

      “Namun itu masih jauh, untuk jangka pendeknya supaya bisa digunakan untuk olahraga Terbang Layang PON nanti,” imbuhnya.

      Sementara itu kata pengajar Teknik Mesin dan Dirgantara ITB, Taufiq Mulyanto Workshop ini merupakan bagian pengembangan Pesawat Glider yang dilakukan oleh antara Ristek Dikti bersama Federasi Aerosport Indonesia (FASI) dan ITB yang bekerjasama dilakukan untuk menghimpun masukan-masukan penting demi kesempurnaan hasilnya.

      Diantara masukan yang berhasil dihimpun ialah saran dijadikan 2 penumpang supaya bisa digunakan berdua. Kemudian pentingnya sertifikasi produk apabila telah berhasil uji coba.

      Masukan lainnya ialah upaya menekan harga supaya lebih terjangkau dibandingkan produk yang selama ini dipergunakan. Upaya menekan harga dilakukan dengan meningkatkan local content (kandungan bahan lokal) pada produk yang dibuat. Untuk produk yang dibuat sekarang 75% adalah bahan dalam negeri.

      Workshop Pengembangan Pesawat Glider Nasional bersemboyan “Made in Indonesia, Made for Indonesia” dan produk yang dibuat diberi label model GL-1.

      Tujuan produksi Pesawat Glider Nasional untuk memajukan olahraga Terbang Layang Indonesia melalui produksi yang dibuat di dalam negeri.

      Adapun jumlah pesawat Glider yang digunakan untuk Terbang Layang di Indonesia sekitar 40 unit dengan 5 unit pesawat penarik yang berada di 19 daerah. Itu oun hanya 12 daerah yang aktif. Selama ini atlit Terbang Layang Indonesia banyak menggunakan produk dari Eropa diantaranya produk Negara Jerman dan Swiss.(*).

        • Dibaca: 344 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...