Korban Pembantaian Rawa Gede Akan Mendapat Ganti Rugi

      korban pembataian RawagedeKARAWANG (MGO) – Setelah memenangkan gugatan di Pengadilan Den Haag, Belanda sebanyak sembilan janda istri korban pembantaian Rawagede, Rawamerta, Karawang, Jawabarat  akan mendapat ganti rugi dari Belanda senilai Rp.2,16 miliar.

      Menurut sejumlah sumber yang berhasil dirangkum Reporter MGO pemerintah Belanda selain berencana akan memberikan ganti rugi kepada 9 janda sebesar 2,16 milir serta akan  menyampaikan permohonan maaf  kepada orang  9 janda sisa koban pembantai  Rawagede pada zamannya. Dana sebesar 2,16 miliar akan dikeluarkan Negara Belanda setelah adanya vonis gugatan para janda di pengadilan Den Haag pada September 2011 lalu, uang senilai itu akan di bagikan kepada 9 janda korban pembantain Rawagede masing-masing akan mendapatkan sekira Rp.240juta per orang.

      Ganti rugi tersebut disambut baik oleh salah seorang janda yang suaminya menjadi korban pembantaian Rawagede bernama Sawi warga Balongsari, Kecamatan Rawamerta, Karawang mengaku suaminya bernama Bitol menjadi korban pembataian tentara Belanda. Sawi pun berencana, apabila pihaknya benar akan mendapatkan ganti rugi berencana akan membangunkan rumah dan isinya.

      “Kalau bener saya mau dapat ganti rugi saya akan bangun rumah, karena selama ini saya hidup menumpang terus dirumah anak saya bahkan untuk makan sehari-harinya juga mengandalkan belas kasihan anak cucu saya,”ucap Sawi.

      Sedangkan menurut Sukarta, saat dikonfirmasi menuturkan, rencananya pada hari Jumat (09-12-2011 bertepatan dengan peringatan tahunan pembantaian Rawagede perwakilan dari pemerintah Belanda yang diwakili Duta Besarnya di Jakarta akan datang enghadiri peringatan tahunan peristiwa pembantaian Rawagede. Bahkan pemerintah Belanda akan memberikan ganti rugi dan permohonan maaf kepada para janda.

      Ketika ditanya korban pembantaian, Sukarta menjelaskan, yakni pada 9 Desember 1947 lalu terjadi pembantaian, adapun jumlah korbannya dan sesuai dengan versi pemerintah Indonesia sebanyak 431 orang korban pembantaian Rawagede. Namun menurut versi pemerintah Belanda  korban pembantaian Rawagede sebanyak 150 orang.”Menurut keterangan korban pembantaian Rawagede korbannya warga sipil laki-laki dan perempuan tidak bersenjata dibantai sadis oleh tentata Belanda, pastinya saya enggak tahu,”ujar Sukarta.(*).

        • Dibaca: 668 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...