Bupati Cianjur Buka Puasa Bareng OPD dan Camat se Kab.Cianjur

altCIANJUR (MGO) - Bupati Cianjur H. Irvan Rivano Muchtar menghadiri acara silaturahmi dan buka puasa bareng bersama para kepala OPD, Camat se-Kabupaten Cianjur di Taman Pancaniti Jl. Siti Jenab Nomor 31 Cianjur. Hadir Wakil Bupati Cianjur, H. Herman Suherman, Sekretaris Daerah Kab Cianjur, H. Cecep S Alamsyah, Ketua TP PKK Hj Ratu Eliesye Irvan serta para tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati menyampaikan. Bulan puasa ini diisi dengan aktifitas yang bermanfaat serta selalu berharap mendapatkan ridho Allah SWT selain itu yang kaitannya dengan program kerja kedepan, ada beberapa pembangunan yang akan dilaksanakan yang diantaranya : ada pembangunan Rumah Sakit Sinadang barang, pengembangan pembangunan sport centrer, ada pula pasar pasar rakyat yang akan dibangun, dan harapannya agar dapat kerjasama dan koordinasi para OPD dan Camat Kecamatan karena yang tahu situasi wilayah/situasi kondisi masyarakat itu kecamatan masing – masing termasuk penetapan titik kordinat pembangunan yang akan dibangun di tahun 2018

Lebih lanjut sebagai harapannya Bupati disamping yang disebutkan diatas juga dari mulai program, mengatasi persoalan itu tidak langsung pada rencana anggaran biaya saja akan tetapi di situ harus ditampilkan proses argumentasi target yang akan dicapai Out Come nya atau hasilnya dari masing – masing OPD itu akan seperti apa kedepan nantinya tidak boleh keluar dari tiga garis besar yang pertama : 1. Apakah ini memberdayakan masyarakat atau dapat mengurangi pengangguran, 2. Apakah pembangunan ini dapat meningkatkan sumber daya ekonomi atau pendapatan perkapita, 3.Apakah ini bisa nenambah kualitas pelayanan atau tidak, itu tugas pemerintah daerah. Kalau dari ketiga itu tidak tercapai otomatis nanti program kerjanya pun akan dipertanyakan, untuk apa ini dibuat, yang paling penting itu mesti menetapkan dan mengacu pada tujuan yang ingin dicapai.

Setelah buka puasa bersama kemudian melaksanakan brifing dan berakhir dengan sholat taraweh bersama di Pendopo Kabupaten Cianjur.(*).

 

Dua Tugas Penting Bagi Camat se Kab.Cianjur

altCIANJUR (MGO) - Ada dua tugas penting untuk para Camat se-kabupaten Cianjur yang disampaikan oleh Bupati Cianjur, H Irvan Rivano Muchtar saat menghadiri acara silaturahmi dan buka puasa bersama para kepala OPD, Camat se-Kabupaten Cianjur kemarin di Taman Pancaniti Jl. Siti Jenab Nomor 31 Cianjur .

Tugas tersebut meliputi kaitan dengan kebersihan, dalam hal penanganan sampah penanganannya terkadang agak lamban dikarenakan membludaknya sampah yang terjadi di lapangan, untuk hal itu demi terjaganya lingkungan dari keberisahan tersebut maka diperlukan adanya peran dari para Camat untuk membuat tempat – tempat pembuangan sampah sementara bahkan bisa akhir disetiap desa, misalkan ada tanah desa atau ada tanah yang masih kosong sehingga warga masyarakat bisa menyimpan sampahnya itu ditempat khusus tidak dipinggir – pinggir jalan, kalau masih ada sampah di pinggir jalan maka masing masing kecamatan harus bisa bertanggung Jawab tidak saling mengandalkan, 

Lebih lanjujt Bupati sampaikan, akan adanya penambahan anggaran bagi tiap Kecamatan untuk penanganan sampah – sampah tersebut.akan dibagi Cator – catornya yang terpenting pada setiap kecamatan itu bersih. Karena kebersihan itu juga merupakan kebutuhan kita setiap saat.

Mudah – mudahan bisa dibantu oleh para Camat kaitannya penerangan jalan umum, untuk mengajak warga masyarakat khususnya yang dipinggir jalan, mulai menerangi jalannya masing – masing sehingga nanti bisa terlihat adanya partisipasi dari warga masyarakat. Untuk memelihara situasi atau lokasinya masing-masing. 

Terakhir Bupati, gambaran – gambaran itu mudah – mudahan bisa didiskusikan serta dilaksanakan pada tahun sekarang.(*).

 

Di Subang Geger Fir'aun, di Karawang Oknum Pers Jadi Makelar Paranormal Pengganda Uang

alt

KARAWANG (MGO) - Di Subang geger Paranormal dituduh "Fir'aun" Raja jagat yang menggoyang Subang, sedangkan di Karawang sejumlah Oknum Wartawan jadi makelar penggandaan uang dan tidak terbukti dan korban dirugikan puluhan juta rupiah.

Sebut saja YW asal Karawang yang mengaku dirugikan oleh oknum wartawan bernama Diat asal Pangulah Karawang yang menjadi makelar paranormal pengganda uang. Seseorang yang mengaku paranormal mengaku bernama uyut Parta asal Selang Wadas asli orang Dengklok Karawang, dan seorang ustad bernama adma alias Maat asal Cibuaya Karawang. Keduanya mengaku bisa menggandakan uang tapi tidak terbukti berujung penipuan.

Menurut YW, bahwa pada ahir bulan Desember 2016 kedatangan dua orang tamu yakni Diat dan uyut Parta datang kerumahnya, langsung meminta kamar kosong, melakukan ritual dan munculah gundukan uang ratusan ribu. Kemudian uyut Parta memanggil YW dan istrinya untuk melihat keajaiban tersebut yang kemudian memnta YW untuk menyediakan syarat ritual yang nilainya sekira Rp.7juta.

"ini uang belum bisa digunakan, harus ada ritual lanjutan tapi ada syarat0syarat yang herus dibeli senilai tujuh juta rupiah,"ujar uyut Parta diulang YW.

Tanpa sadar YW dan istrinya menyanggupi syarat tersebut, dan mulailah sejumlah proses ritual yang kedua, YW diharap datang ke Padepokan uyut Parta di Parakan Tirtamulya sambil menyerahkan uang tambahan, akan tetapi ritual kedua pun tak membuahkan hasil, alhasil YW menghabiskan uang berkisar sembilas juta rupiah belum ditambah ongkos dan BOP,"Tak terhitunglah,"ujar YW.

Setelah ritual kedua uyut Parta tak muncul lagi, namun yang muncul Diat dan ustad Maat, dan ustad Maat sanggup melanjutkan ritual agar uang ghoib hasil ritual uyut Parta bisa digunakan. hasilnya sama saja dengan uyut Parta, ustad Maat hanya mengeruk uang YW hingga dua puluh jutaan, yang ahirnya tinggal penyesalan.

Penasaran, pada hari Rabu, 1/2-2017, YW dikawal pengurus Ormas Gival dan Reporternya menelusuri untuk mencari alamat tinggal Diat, uyut Parta dan ustad Maat. Sasaran pertama oknum wartawan bernama Diat yang rumahnya berada di Pangulah Karawang. Ketemu dengan istrinya, katanya Diat sedang ke Banten,"Suami Saya tidak ada,baru saja berangkat ke Banten,"ujar istri Diat yang tak menyebut namanya.

Penelusuran kedua mencari keberadaan uyut Parta, yang sering berada dirumah Paranormal Een di Parakan, akan tetapi menurut Paranormal Een bahwa uyut Parta sudah lama tak berkunjung,"Uyut Parta sudah lama tidak kesini, hati-hati pak kalau urusan dengan uyut Parta, sudah banyak korban, bahkan orang Subang pun pernah datang kesini tertipu dua puluh juta,"ujar Een, sambil memberikan alamat uyut Parta. 

Penelusuran selanjutnya ke tempat Padepokan uyut Parta berada dipinggir Ragasi blok tanggul Parakan Tirtamulya, padepokannya kosong, bahkan menurut warga setempat padepokan tersebut pernah digerebeg warga karena untuk tempat pesta miras dan tempat maksiat."Oh rumah ini pernah digerebeg pa, karena disini dipake minum-minuman, musik terlalu keras dan selalu ada perempuan tak baik dibawa kesini,"ujar warga yang tak mau menyebutkan namanya.

Pun Kawan uyut parta di belakang pekuburan umum Selang, yakni bernama Paranormal Sukarmo yang dipanggil uyut Gelung, ketika ditanya soal uyut Parta mengaku sering ketempatnya, namun tak tahu kegiatannya dan tak pernah kerjasama."Benar pak uyut Parta beberapa kali kesini dan hanya mengotori tempat saya ini,"ujar uyut Sukarmo.

Demikian pula istri dan mertua uyut Parta yang rumahnya dibelakang toko di Cengkeh Selang Wadas, mertua uyut Parta tak tahu kegiatan mantunya, istri Parta mungkin tahu kegiatan suaminya,akan tetapi menutup-nutupi keberadaan suaminya, bahkan istri uyut Parta mengungkapkan bahwa suaminya tak punya identitas apapun.

"Suami Saya bukan orang sini, tapi orang Rengas Dengklok, pekerjaannya Saya tidak tahu, kalau benar suami Saya menipu orang Bapak berapa uang yang telah diterima suami Saya,"kata istri uyut Parta dengan nada marah.

Sedangkan di Subang, terkait paranormal yang dituduh "Fir'aun" Patokbeusi, belum jelas kegiatan penggandaan, atau mengangkat barang goib, atau hal lainnya yang dituduhkan oleh sebuah media ziber.

"Saya akan bongkar kegiatan H.Ghani, karena Saya tahu dan telah ada korbannya di Bekasi,"ujar orang yang mengaku dari Tim 9 BLNI. Sejumlah pihak meminta agar pihak kepolisian sigap dengan persoalan "Fir'aun" tersebut, agar persoalannya jadi terang benderang dan di Patokbeusi tidak terjadi Kanjeng Dimas kedua.(*).

 
                  

Berita Terbaru

Bupati Subang: "Tingkatkan Serapan Anggaran Sesuai Prosedur" Bupati Subang: SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imas Aryumningsih menekankan kepada Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Subang supaya segera ...
Segerakan Pendaftaran Parpol Segerakan Pendaftaran Parpol SUBANG (MGO) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Subang mengharapkan kepada partai politik (parpol) peserta Pemilihan Umum (Pemilu) ta...
Kereta Tabrak Mobil Di Perlintasan tak Berpintu Kereta Tabrak Mobil Di Perlintasan tak Berpintu SUBANG (MGO) – Kendaraan R4 jenis Suzuki Katana yang dikendarai oleh Saman (50)warga Salamjaya Pabuaran tertabrak oleh Ke...
Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kabupaten Subang Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kabupaten Subang SUBANG (MGO) – Berkaitan dengan Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Subang, Imas Aryumningsih mengharapkan peranan generasi ...
Kejari Subang Selamatkan Keuangan Negara 6,8 Milyar Rupiah Kejari Subang Selamatkan Keuangan Negara 6,8 Milyar Rupiah SUBANG (MGO) – Upaya memulihkan keuangan daerah oleh Pemkab Subang terus diupayakan dengan melakukan penagihan tunggakan ...