Pertanian di Subang Perlu Dikelola Lebih Optimal

PANTURA (MGO) - Untuk meningkatkan produktifitas padi perlu memperbaiki jaringan pengairan yang dapat diatur sebaik-baiknya. "Sehingga dapat melakukan penanamanan 3 kali dalam setahun," ujar Kepala Dinas Tanamam Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Ir. Hendi Jatnika pada saat Kegiatan Pencanangan Gerakan Tanam, Panen dan Pengendalian OPT di Desa Cicadas Pagaden Barat Subang, Selasa (31/1).

Kemudian dilakukan upaya dengan Gerakan Pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT).

Selanjutnya kata Plt. Bupati Subang, Imas Aryumningsih di Subang sekitar 17 hektar lahan sawah hanya bisa ditanam 1 kali dalam satu tahun. Dengan keberadaan Bendungan Sadawarna yang sekarang akan dibangun di Subang, diharapkan bisa menanam padi lebih dari satu kali.

“Kedepannya Subang bisa mensuplai beras ke luar kabupaten atau propinsi,” ujarnya.

Katanya lagi bahwa penyelolaa dan penanaman padi bisa lebih baik jika dari segi pengelolaan, penanaman, perawatan, panen dan pasca panen yang di rencanakan dengan baik.

Dari laporan penyelenggara Ir. Djadja Rohada Madja menginformasikan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari kesepakatan yang diselenggarakan di Soreang Kabupaten Bandung.

Sambutan diakhiri dengan pemukulan kentongan yang menandakan pencanangan Gerakan tanam, panen dan pengelolaan OPT Padi.

Turut hadir dlam acara ini ialah Muspika, Camat Pagaden, Koordinator Penyuluh dan POPT serta petani penggarap sawah di desa Cidadap.(*)