759 Anggota PPS Diambil Sumpah

SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilantik di Alun-Alun Subang Kota, Sabtu siang (11/11). Mereka yang dilantik akan melaksanakan tugasnya dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2018 yang dilaksanakan serentak.

Pelantikan ditandai dengan Pengambilan Sumpah oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang, Maman Suparman yang disaksikan oleh unsur Muspida Kab Subang.

Dalam sambutannya Ketua KPU Kab Subang mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme para petugas PPS se-kabupaten Subang. Para anggota PPS yang terpilih telah melalui proses seleksi. Kemudian Maman menyampaikan tagline Pilkada Subang ialah Pilkada Subang BAHAGIA. Kita berharap Pilkada di Kabupaten Subang berjalan dengan sukses. Pilkada Sukses tanpa Ekses,” ujarnya.

Kemudian Perwakilan KPU Provinsi Jawa Barat, Euis Kartini mengingatkan tagline Pilgub Jabar "Semarak, Semangat Mandiri Ramah Aksesible" seraya mengingatkan bahwa tugas yang akan diemban para petugas PPS akan berhadapan dengan tugas berat.

"Anda semua pahlawan demokrasi penyelenggara pemilu, tugas anda berat jangan sampai anda‘tijalikeuh’, apalagi menghadapi verifikasi faktual, akan banyak tekanan tapi jangan galideur," ungkapnya.

Bupati Subang, Imas Aryumningsih menyampaikan harapannya supaya Pilkada 2018 berlangsung dengan aman. “Pilkada sekarang ini bersamaan dengan Pilkada Gubernur (Jawa Barat),” ujarnya.

Kemudian kata pelaksanaan kegiatan berjalan dengan sesuai dan mengenai keamanan semua pihak telah siap mengamankan. “Insya Allah (berjalan dengan) aman karena kita (semua) telah sepakat dengan TNI dan Polri ikut mengamankan. Apalagi sekarang ada Panwas yang juga ikut mengawasi,” .

Sementara itu menurut Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni untuk mengamankan kegiatan pemungutan suara pihak Polres Subang akan menurunkan dua per tiga kekuatan atau sekitar 750 personil.

Mengenai potensi gangguan selama Pilkada, hingga kini terpantau aman. “Belum ada laporan mengenai gangguan keamanan (dalam Pilkada),” katanya.(*)