Plt Bupati Subang: Jika Siswa Bermasalah Kirimi Orang tua Surat

altSUBANG (MGO) - Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih menghimbau dalam mendidik sekolah harus ada kerja sama antara orang tua dan guru juga guru dengan siswa. Karena membentuk karakter harus bersama-sama baik di sekolah maupun orang tua di rumah.

”Intinya silaturahim. Kerja sama baik antara orang tua dengan guru atau guru dengan murid. Bagaimana menciptakan hubungan supaya anak-anak kita tidak segan mengungkapkan masalahnya,” ujar Imas dalam amanatnya saat memimpin Apel Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 3 Subang Jawa Barat, Senin (18/7/2016).

Begitu pula sebaliknya kepada siswa/siswi apabila mendapatkan tindak kekerasan supaya tidak segan atau ragu berbicara kepada guru.

”Jangan segan-segan berbicara kepada guru,” imbuhnya.

Bila ada siswa ada masalah di sekolahnya Imas menghimbau supaya pihak sekolah memberitahukan kepada orang tuanya melalui surat supaya bisa saling mengetahui kondisna.

“Apabila ada masalah berikan saja surat (kepada orangtua siswa) agar supaya orang tua juga tahu guru juga tahu (kondisi) bahwa anak ini begini,” ujarnya.

Guna menjauhi narkoba dan pergaulan bebas para siswa, orang tua dan guru mengetahui teman-teman pergaulannya.“Guru dan orangtua juga harus tahu temen-temannya (anak) itu siapa. Apabila sekiranya temannya itu nggak bagus dilarang saja,” imbuhnya.

Kepada orangtua juga perlu tegas dalam memberikan aturan kepada anak-anaknya untuk kepentingan masa depan. “Jangan sampai karena sayangnya pada anak, kita membiarkan perilaku anak. Padahal itu membahayakan (masa depan). Maka dari itu supaya orang tua jangan ragu memberlakukan aturan yang tegas di rumah kepada anak-anaknya,” ujarnya.

Selanjutnya Imas menyampaikan tentang Peraturan bupati Subang No. 25 tahun 2015 yang mewajibkan anak-anak sekolah belajar dari pukul enam sore sampai pukul deapan malam.

“Mau belajar agama, belajar sekolah silahkan. Pokoknya selama 2 jam itu belajar,” tegasnya.

Imas menekankan kepada siswa/siswi harus tahu dan bisa ikut menyosialisasikan kepada sesama temanya. Apabila ada temannya yang mengajak kegiatan selain belajar pada jam-jam belajar harus berani menola. Karena itu sudah aturan apabila melangar maka akan ada tindakan.

Tujuan aturan itu adalah menginginkan siswa-siswa memiliki moral dan akhlak yang baik serta pendidikan yang baik. Pemerintah sangat menginginkan kekayaan alam Subang bisa optimal dikerjakan oleh putra-putri Subang.

”Subang ini kaya, kita punya gunung, kita punya laut. Berbeda dengan daerah lainnya. Tinggal bagaimana kekayaan alam ini bermanfaat untuk seluruh masyarakat,” bebernya.

Kemudian Imas menghimau supaya anak-anak sekolah memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Agar mengkonsumsi makanan yang sehat dan menghindari makanan yang membahayakan seperti penyedap dan pengawet. Karena makanan sangat perpengaruh aktifitas belajar termasuk berpengaruh pada kecerdasan.

Apel ini diikuti lebih dari 600 siswa/siswi sekolah SMP dan SMA yang akan melaksanakan MPLS selama 3 hari.

Pada kesempatan tersebut Imas membuka secara resmi pembukaan MPLS sekolah-sekolah di Subang dengan ditanda penyematan tanda peserta secara simbolis kepada 2 orang siswa yaitu, Dandi Irawan Suratno dari SMPN 1 Subang dan Iqbal Maulana dari SMAN 3 Subang.

Apel diikuti oleh orang tua siswa yang ikut mengantarkan anaknya ke masuk sekolah.

Dalam laporan Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Subang, Kusdinar menyebutkan bahwa dalam kegiatan MPLS dilakukan pengenalan lingkungan sekolah diantaranya pengenalan tentang kebencanaan. Yaitu pengenalan tentang lokasi-lokasi yang rawan bencana di lingkungannya. Upaya ini guna memberikan pemahaman lingkungan supaya siswa peduli pada lingkungannya dan mampu meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana.

 

Kemudian kata Kusdinar untuk memelihara rasa nasionalisma dan kearifan lokal pihak akan diberlakukan setiap masuk sekolah menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya dan ketika pulang menyanyikan lagu daerah.(*).

 

Plt Bupati : Apresiasi Prestasi Siswa dan Kerja Sama Perusahaan

altSUBANG (MGO) - Plt. Bupati Subang, Imas. Aryumningsih mengapresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Subang khususnya kepada Kepala Sekolah yang telah melahirkan prestasi dari siswa/siswinya baik tingkat provinsi Jawa Barat mapun tingkat nasional.

“Itu merupakan suatu motif semangat kepada yang lainnya (ikut menciptakan prestasi),” ujarnya saat memimpin Apel Kesadaran Nasional Tingkat Kabupaten Subang, Jum’at (17/6/2016).

Pada kesempatan tersebut disampaikan penghargaan medali prestasi atlit putra/putri Subang dari berbagai cabang olahraga dan penghargaan kepada perusahaan dengan pengelolaan lingkungan terbaik. Diantaranya PT. Evoluvuzione Tyres.

Imas menyampaikan terima kasih atas kerja samanya yang baik selama ini. “Secara pribadi saya menyampaikan terima kasih kepada perusahaan yang telah bekerja sama dengan baik. Semoga mendapat keuntungan yang besar di Subang,” ujarnya.

Perusahaan diharapkan mampu menyerap tenaga kerja sehingga bisa mengurangi pengangguran.

Selanjutnya Imas menyampaikan terima kasih kepada Camat, Kepala Desa/Lurah yang telah ikut aktif dalam kegiatan Safari Ramadhan atau yang dulu dikenal dengan Tarawih Keliling (Tarling).

"Tarling sebagai upaya mendekatkan pejabat dengan masyarakat supaya saling mengenal. Mereka (masyarakat) yang berhak mendapatkan pelayanan," paparnya.

Di Apel Kesadaran kali ini Imas menyampaikan apresiasi kepada Perempuan Subang. Karena pada kesmepatan ini semua petugas Apel Kesadaran didominasi oleh perempuan.

”Perempuan saja bisa begini (bagus). Kaum prianya harus bisa lebih,” ujarnya. Seraya menambahkan dimasa depan kaum perempuan Subang harus bisa berpretasi.(*).

 

Pemkab Subang Apresiasi Diniyah Takmiliyah

altSUBANG (MGO) - Menurut Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih Pendidikan agama merupakan unsur penting dalam membina generasi muda. Bagaimanapun pintarnya dalam pendidikan dan ilmu pengetahuan apabila landasan agamanya tidak kuat dan baik maka akan tidak baik selanjutnya.

”Bahkan menjadi hancur, Oleh karena itu kepada Kemenag dan Kanwil kami berteima kasih telah melaksanakan Wisuda Diniyah Takmiliyah supaya menjadi motivasi untuk yang lain. Terutama anak-anak yang lain sehingga membentuk akhlak menjadi generasi penerus yang baik,” ujarnya dalam sambutan Wisuda Akbar Diniyah Takmiliyah di Alun-Alun Kota Subang, Senin (30/5/2016)

Selanjutnya dengan upaya dari Kemenag melalui Diniyah Takmiliyah bisa mencetak generasi muda Kabupaten Subang yang handal.

Kata Imas, dengan kemajuan IT yang sulit dibendung seperti saat ini menuntut orang tua lebih memperhatikan anak-anaknya dalam menggunakan gadget.

”Jangan sampai IT malah menghasilkan akhlak anak-anak yang tidak mendukung (kebaikan anak-anak kita),” imbuhnya.

Salah satu ikhtiar Pemerintah Kabupaten Subang ialah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) No. 23 tahun 2015 tentang Gerakan Membaca Malam Hari. Dalam perturan tersebut anak-anak diwajibkan membaca selama 2 jam dari pukul 6 hingga pukul 8 malam.

”Upaya ini sebagai ikhtiar untuk meningkatkan kualitas pengetahuan anak-anak kita melalui membaca,” ujarnya lagi.

”Bahan yang dibaca bisa apa saja sepanjang meningkatkan kualitas pengetahuan. Bisa buku pengetahuan umum, buku pelajaran, baca Al-Qur’an,” imbuhnya.

Penerapan Perbup juga bukan semata kepada anak-anak siswa, termasuk kepada orang tua. Pada Wisuda Akbar ini mewisuda sebanyak 4300 wisudawan/wisudawati.

altMenurut Kepala kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Subang, Sukandar Wisuda Akbar merupakan unjuk potensi bahwa kegiatan Diniyah itu ada dan harapannya semua pihak, baik Pemerintah, masyarakat dan stakeholder lainnya mendukung keberadaan kegiatan Diniyah Takmiliyah.

”Sebenarnya secara regulasi sudah ada tinggal penerapannya bisa lebih kondusif lagi. Karena ini adalah upaya dukungan pada Revolusi Mental,” ucap Sukandar. Harapan ke depannya dukungan kepada Diniyah Takmiliyah akan lebih nyata. ”Dahulu regulasi tidak ada. Tapi sekarang regulasi dalam bentuk Perda sudah ada tinggal eksekusi dalam bentuk anggaran,” imbuhnya.

Dukungan Diniyah kepada pendidikan formal sangat strategis. Karena pendidikan agama pada pendidikan hanya 2 jam per minggu.

”Itu tidak mungkin bisa memberikan pemahaman yang baik tentang praktek ibadah. Maka melalui Diniyah takmiliyah bisa dibantu (dalam pemahamannya),” ujarnya.

Maka dari itu, lanjut Sukandar keberadaan Diniyah dalam pembinaan mental sangat strategis. Disebutkan telah berdiri sebanyak 945 diniyah di seluruh kabupaten Subang yang didukung oleh guru sebanyak 2.707 orang guru.

Mengenai dukungan regulasi, kata Ketua DPRD Subang Beni Rudiono, berharap besar kepada Plt Bupati Subang yang sekarang dalam mengimplementasikan baik anggaran ataupun pengakuan ijazah.

”Maka dari itu pelaksanaannya kita berharap kepada Ibu (Plt Bupati Subang) Imas bisa merealisasikannya mengenai legalitas dan honor bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Selanjutnya kata Beni, pada dasarnya kita ini meminjam masa depan mereka (para generasi muda). Maka dari itu kita harus mengembalikan haknya dalam keadaan baik. Artinya generasi muda adalah penentu masa depan bangsa.

Masalah utama genarasi muda, kata Beni adalah mental. Diantaranya tantangan maraknya narkoba yang telah menyebabkan kematian generasi muda (menurut catatan) rata-rata tiap hari merenggut 50 nyawa dengan sia-sia. Sedangkan tahun 2035, akan menjadi bangsa yang didominasi usia produktif.

”Tetapi apakah usia produkstif itu akan bermanfaat? Maka dari itu kita harus membekali kualitas mental generasi muda yang kuat mental dan pengetahuannya,” katanya.

Puncak kegiatan dengan pengalungan embelim dan penyerahan ijazah kepada para lulusan yang dilakukan oleh Plt Bupati Subang, Kepala Kemenag, Ketua DPRD dan Ketua DPC FKDT Kab Subang, Atep Abdul Gofar.

Pada kegiatan itu turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Jawa Barat, Saefulloh, Wakpolres, Kompol Johanson, Komandan Kodim 0605 Subang, Letkol Budi Mawardi dan para guru Pondok Pesantren.(*).

 
                  

Berita Terbaru

Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...