SMAN 3 Subang Tandang Makalangan di Festival Teater Remaja IV se Jawabarat

SUBANG (MGO) - Puluhan pelajar SMAN 3 Subang sedang mempersiapkan dandanan untuk pentas teater WAH WIH WEUH karya Wan Renggo (Bah Renggo) di Gedung Kesenian Sunan Ambu, STSI Bandung, malam ini, 19.00-20.00 wib., Sabtu, 29 Maret 2014.

Menurut guru pembimbing sekaligus sebagai karya teater WAH WIH WEUH, Wan Renggo (Bah Renggo) bahwa turut sertanya siswa/siswi yang berjumlah sekira 57 pelajar dalam kegiatan pagelaran lomba teater untuk bisa tampil terbaik dan meraih kembali juara yang dua tahun lalu diraih sekolah lain.

"Insya Allah dengan tekad, semangat dan persiapan matang jauh-jauh hari, kami malam ini akan merebut kembali juara pertama,"jelas Wan Renggo pra pagelaran.

Sebelumnya, pada Kamis malam Jum'at kemarin, 27 Maret 2014 sekira pukul 19.30 WIB, timnya diuji dihadapan ratusan pelajar bertempat dilapangan Basket SMAN 3 Subang. sesuai dengan pantauan Reporter MGO, bahwa pagelaran teater WAH WIH WEUH menggambarkan seorang penguasa pelanggar aturan, pengusaha serakah, dan antek-antek penguasa dan pengusaha yang sama-sama mengumpulkan harta yang ahirnya mati sia-sia bersimbah darah karena seorang wanita.

Dalam gelaran uji coba, pelakon-pelakon dalam teater berjudul WAH WIH WEUH diperankan oleh para pelajar cukup apik dan profesional, sesekali terjadi polah pemain yang menghibur. sedangkan dibalik ceritera yang menggambarkan pejabat pelanggar aturan yang suka korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) bekerja sama dengan seorang  pengusaha untuk mendirikan industri ditempat yang bukan zonanya dan untuk mendapatkan tempat terlarang mengirimkan antek-anteknya yang berlaku semena-mena untuk mendapatkan dan menindas hak-hak rakyat.

Digambarkan dalam pagelaran tersebut pada ahirnya sang pejabat laknat dan pengusaha serta antek-anteknya mendapatkan hukuman, dan mati sia-sia oleh seorang perempuan yang kemungkinan dikirimkan oleh malaikat maut. Diahir ceritera rakyat kecil mensyukuri anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa, sementara sang pejabat, pengusaha dan antek-anteknya yang gila harta, wanita dan tahta mati sia-sia bersimbah darah, tamat.(*).

 

Gerakan BEM STT Wastukancana Terhadap Pelarangan Berdagang di Sekolah

PURWAKARTA (MGO) - Pada tanggal 24 februari 2014 kemarin Badan Eksekutif Mahasiswa mengadakan audiensi dengan UPTD Pembinaan TK, SD dan PLS Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kab. Purwakarta.

Audiensi ini adalah bentuk respon dari mahasiswa STT Wastukancana dalam menanggapi surat edaran yang dikeluarkan oleh UPTD tersebut megenai pelarangan berjualan di sekolahan termasuk pedagang keliling dan kantin sekolah. Audiensi tersebut di hadiri juga oleh beberapa pedagang dari beberapa daerah seperti ciwareng, babakan cikao, maracang, campaka, bungursari, cibening, dan lain-lain.

Kepala UPTD menjelaskan bahwa surat edaran tersebut dikeluarkan berdasarkan Perbup No. 12 tahun 2012 dalam pasal-pasal tertentu yang mengatakan : 1.  anak-anak harus membawa makanan rantangan dari rumah , 2.  anak-anak harus membiasakan diri memakan makanan higienis/sehat , 3. anak-anak harus belajar menghemat. Pelarangan berdagang disekolahan adalah tindak lanjut untuk Perbup No. 12 tahun 2012 tersebut agar dapat tereaisasi. Beliau juga mengatakan bahwa adanya pedagang yang berjualan disembarang tempat membuat kegiatan belajar mengajar tidak kondusif dan kantin sekolah pun dianggap tidak tertib yang akhirnya mengakibatkan kebersihan lingkungan sekolah kurang terjaga.

Pedagang pun diminta mengumpulkan KTP / kartu identitas kepada UPTD namun kepala UPTD belum mengetahui identitas tersebut akan digunakan untuk apa. Berdasarkan issu yang beredar, pedagang akan diberikan uang modal/santunan untuk mengganti kerugian namun sebagian besar pedagang tidak berkenan diberikan modal sebagai ganti karna tidak menjamin kebutuhan sehari-hari untuk jangka panjang.

Dalam audiensi tersebut, pedagang mengatakan bahwa dinas kesehatan pernah mengambil sampel dari beberapa pedagang namun tidak ada kelanjutan/hasil yang diberikan kepada mereka sehingga mereka tidak tahu apakah makanan yang mereka jual itu sehat atau tidak. Jika memang diperlukan sertifikat dari dinas kesehatan, alangkah baiknya dinas kesehatan turun langsung untuk mengambil sample dan memberitahukan hasilnya kepada pedagang tersebut, sehingga anak-anak tidak mengkonsumsi bahan yang berbahaya dan pedagang pun bisa tetap mencari nafkah dari sana karna berdagang adalah satu-satunya mata pencarian mereka.

Presiden BEM STT Wastukancana juga mengatakan jika memang ada kebijakan pemerintah yang berdampak buruk pada masyarakat kecil, maka haruslah dipertimbangkan juga solusi untuk mereka sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan oleh Perbup. Pada akhir audiensi ini, Kepala UPTD merekomendasikan BEM STT Wastukancana untuk memfasilitasi para pedagang agar dapat mengadakan audiensi langsung dengan Bupati Purwakarta sebagai pemegang kebijakan, karna dalam hal ini kepala UPTD sebagai pelaksana tidak dapat memberikan solusi yang tepat untuk para pedagang.

“Hari ini (24/02) kami akan langsung mengirim surat pengajuan untuk diadakannya audiensi dengan Bupati Purwakarta agar permasalahan ini bisa secepatnya menemukan solusi.” Ujar Presiden BEM STT Wastukancana Purwakarta.

 

Dibalik Pelajar Yang Berperilaku Buruk Masih Banyak Pelajar Yang Berprestasi

BALIKPAPAN (MGO) - Balikpapan yang dikenal sebagai kota minyak seringkali di kejutkan dengan beberapa kasus perilaku pelajar yang melakukan tindak kriminal. Akan tetapi jika dibandingkan antara pelajar yang berperilaku buruk, namun ternyata masih banyak pelajar yang berperilaku baik dan bahkan lebih baik.

Seperti halnya yang dilakukan oleh pelajar SMKN 2 Balikpapan tidak ada bosannya untuk melakukan kreatifitas dengan tidak mengenal lelah untuk terus berjuang demi mengharumkan sekolah dan daerahnya. Keberhasilan perjuangan yang tidak mudah seorang Siswa SMKN 2 Balikpapan bernama Billy Teovani Anes siswa Jurusan Administrsi Perkantoran 2 terpilih untuk mewakili Kalimantan Timur (Kaltim) dalam ajang Forum Pelajar Indonesia yang dinamai FOR bertarap Nasional.

Menurut Billy kegiatan tersebut yang dimulai sejak tahun 2009 silam kembali digelar dan mendapatkan antusias yang cukup besar dari sejumlah pihak."Untuk tahun 2013 ini saja, pesertanya mencapai 1.085 siswa dari tingkat SMA/SMK/MA dari 29 Provinsi se-Indonesia. Penyaringannya sangat ketat. setelah proses seleksi sebanyak 256 pelajar berhasil lolos sebagai peserta yang telah siap untuk diberangkatkan ke Jakarta,” ungkap Billy dengan menguraikan senyum tanda haru menjadi putera terbaik dan terpilih.

Billy menguraikan lika-liku seleksi, yakni siswa SMKN 2 Balikpapan proses seleksi berjalan selama sebulan, para peserta tidak sekadar dilihat dari prestasi akademik saja, namun dituntut pula memiliki ide serta gagasan dalam bentuk program yang berkaitan dengan cara mereka mengkreasikan kecintaan terhadap Indonesia yang sering di sebut MPGG (Merah Putih Gaya Gue) Perhelatan akbar dengan tema “Ayo Kreatif Demi Indonesia” tersebut diusung oleh Indonesia Student and Youth Forum (ISFY).

"Kegiatan dibuka langsung oleh Menko Kesra, kegiatan FOR-5 sendiri mulai dilaksanakan tanggal 18 hingga 22 Desember 2013 silam. Dengan tujuan memberikan ruang kreatif dan terbuka bagi setiap pelajar untuk menyampaikan aspirasi dan ekspresinya,"urai Billy.

Dalam pembukaan, ditambahkan Billy yang dilaksanakan di Auditorium Soesilo Soedarman, Jakarta. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat RI, HR Agung Laksono yang diwakilkan Deputi Menko Kesra Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama, Prof Dr R Agus Sartono MBA.

“Saya sangat berterimakasih Kepada Tuhan , dan saya berharap agar rekan-rekan pelajar di Balikpapan bisa semakin termotivasi untuk mengikuti FOR. Karena selain memberikan pengalaman yang luar biasa juga bisa diterapkan untuk kalangan pendidikan dan kita bisa membuat ide-ide,gagasan yang baru untuk Di terapkan untuk sekolah kita,”Tambah Billy seraya menambahkan lagi bahwa egiatan ini juga menggelar berbagai rangkaian acara seperti dialog kebangsaan, corporate visi, meet the leader dan CEO berbagi, workshop serta masih banyak acara lainnya yang lebih seru.(*).

 
                  

Berita Terbaru

Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...