Kata Fifi Penggunaan Teknologi Berlebihan Bisa Merugikan

      BANDUNG (MGO) - Menurut Fitria Dewi Rahmasari, akrab dipanggil Fifi seorang mahasiswi ahir IPB menyinggung soal majunya teknologi hand phone ala lama sampai dengan ala modern dan jenis teknologi lainnya yang selama ini menjadi alat komunikasi berinteraksi bisa berpengaruh baik dan buruk.

      Hadirnya teknologi dalam kehidupan kita tentunya memberi banyak sekali manfaat dan kemudahan. Namun alih-alih menguntungkan, penggunaan teknologi yang berlebihan justru bisa merugikan kita dalam banyak hal. Seperti yang selama ini banyak digunakan oleh ummat manusia mulai dari teknologi hand phone ala lama sampai dengan ala modern dan alat teknologi lainnya bisa menjerat pemakainya menjadi malas beraktifitas diluar rumah.

      "Apa yang pertama kali terlintas dalam benak kita ketika mendengar kata teknologi? Hebat? Mudah? Modern? Berbicara mengenai teknologi, tidak dapat dipungkiri lagi bahwa saatini teknologi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kitasehari-hari',ujar Fifi asal Bandung yang kelar kuliah di Universitas Padjadjaran dan kini manjadi mahasiswi ahir IPB.

      Jika beberapa puluh tahun yang lalukomputermerupakansebuahteknologi yang “wah” dan memiliki fungsi yang terbatas, kini dari urusan dapur hingga pesawat tempur, semua dapat dikendalikan menggunakan teknologi komputer.

      Teknologi terus berkembang seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan. Perkembangan ini tentu bertujuan demi memudahkan manusia dalam menjalankan kehidupannya. Disadari atau tidak, lambat laun kehadiran teknologi member banyak perubahan terhadap pola hidup kitasehari-hari.
      Salah satu produk dari kemajuan teknologi yang begitu dekat dengan kehidupan kita adalah handphone. Siapa yang tida kakrab dengan teknologi yang satuini? Handphone sudah sangat membantu kita dalamhal berkomunikasi.

      Mengunjungi kerabat jauh kini tidak perlu khawati rlagi karena kita dapa tmemastikan apakah ia ada di rumah dengan meneleponnya terlebih dahulu. Bahkan saat ini, teknologi yang kini sudah berkembang menjadi smartphone ini mampu membantu kita untuk berkomunikasi tatap muka dengan seseorang tanpa harus bertemu langsung dengan orang tersebut. Lebih mudah, bukan?

      Tidak hanya dalam halkomunikasi, olah raga pun menjadi jauh lebih mudah dengan hadirnya teknologi. Salah satu contohnya adalah adanyatreadmill. Seringkali jadwal kerja dan aktivitas sehari-hari yang begitu pada tmenyulitkan kita dalam meluangkan waktu untuk berolah raga. Adanya treadmillini kin itentu menjadi salah satu solusi untuk melakukan olah raga lari di dalam ruangan sekalipun. Kita hanya perlu menganakan sepatu olah raga kesayangan kita dan berlari di tempat dengan bantuan treadmill. Tida kperlu memakan waktu lama, semua dapat dilakukan di sela-sela aktivitas kita sehari-hari.

      Namun di antara banyaknya manfaat dan kemudahan yang dihadirkan, teknologi pun membawa dampak negatef bagi kehidupan kita. Segala kemudahan yang dihadirkan oleh teknologi, disadari atau tidak, sering kali menjadikan kita kurang bergerak. Tak hanya pada orang dewasa, kinianak-anak pun terlihat lebih sedikit bergerak dengan adanya teknologi di segala bidang dalam kehidupan mereka. Hal sederhana dapat dilihat dari banyaknya anak-anak yang lebih banyak menghabiskan waktunya di depan layar LCD, termasuk dengan gadget, dari pada berinteraksi dengan teman-teman sebayanya. Alih-alih bermain di lua rrumah seperti yang dilakukan anak-anak generasi sebelumnya, anak-anak zaman sekarang lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk menontontv, bermaingame, gadget, ataukomputer.

      Selain itu, teknologi juga cukup banyak memengaruhi turunnya tingkat interaksi social kita terhadap orang-orang di lingkungansekitar. Adanya beragam aktivitas yang sudah dapat terkoneksi dengan smartphone yang kita miliki menjadikan semu aaktivitas-aktivitas tersebut dapat dilakukan hanya dalam satu genggaman, tanpa perlu keluar rumah.

      Hadirnya teknologi dalam kehidupan kita tentunya member banyak sekali kemudahan. Namun alih-alih menguntungkan, penggunaan teknologi yang berlebihan justru akan merugikan kita dalam banyak hal. Perkembangan teknologi yang begitu pesat akan jauh lebih bijaksana jika diiringi dengan kesiapan mental kita dalam memilah mana yang akan membawa pengaruh yang baik, mana yang tidak.(*).

        • Dibaca: 755 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...