Kadisdik Subang Tak Becus Kerja Sebaiknya Mengundurkan Diri Saja

      SUBANG (MGO) - Sebaiknya Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kab.Subang mengundurkan diri saja dari jabatannya, karena selama ini dinilai tidak becus kerja dan terkesan malah melindungi dua Kepala SMPN di Pantura yang telah melakukan kesalahan. Sedangkan kesalahan guru yang belum jelas masalahnya dalam waktu  3 hari diberikan SP. pindah tugas.


      Hal tersbut diungkapkan oleh Ketua Umum Ormas Gival, Pirdaus B.Ns., bahwa dua Kepala Sekolah dimaksud adalah Kepala SMPN 1 Ciasem dan Kepala SMPN 2 Ciasem, kesalahan yang pertama dilakukan oleh Kepala SMPN 1 Ciasem yang telah melaporkan seorang guru kelasnya yang di vonis melanggar etika seorang PNS telah melakukan pencabulan kepada murid (sekarang mantan murid,Red) dan persoalan tanah. Namun setelah diklarifikasi kesejumlah pihak, baik kepada orang tua siswa, guru-guru dan yang diduga menjadi korban pelecehan seksual guru tersebut tidak terbukti bersalah.

      "Masa guru menerapkan kedisiplinan kepada murid secara tegas kok malah disalahkan oleh Kepala Sekolah dan Komite Sekolah. Saya yakin hal tersebut ada persoalan pribadi yang dicampur baurkan dengan urusan kedinasan, lucu sekali,"ujar Ketua Umum Ormas Gival, Pirdaus B.Ns yang akrab dipanggil Dauscobra.

      Adapun kesalahan pertama yang dilakukan Kepala SMPN 2 Ciasem, dilanjutkan Dauscobra, yang pertama dengan keterlibatan suap menyuap calon PNS, yang mana dengan mengeluarkan sejumlah uang mengharapkan anaknya yang saat ini mencalonkan menjadi Caleg berkeinginan menjadi PNS tanpa testing, anehnya Kepsek sebagai ortunya tergiur dengan mudah untuk mempercayai calo PNS yang menjanjikan anaknya menjadi PNS tanpa testing. Kesalahan kedua Kepala SMPN 2 Ciasem
      adanya foto Kepala SMPN 2 Ciasem terpampang jelas di Baligho salah seorang Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Ciasem, Blanakan dan Patokbeusi yakni bernama Asriani Nurfalah, SE.i. Dalam Baligho secara langsung foto Kepala SMPN 2 Ciasem, Drs.Ahmad Rizal Harahap dipasang diatas foto Caleg Nomor Urut 5 yang punya moto "Bekerja Dengan Hati" Bersama membangun Subang !  membela Rakyat Petani !, dan berantas Korupsi !. yang telah dipasang disejumlah tempat hususnya di jalan Sukamandi-Kalijati, dan di jalan Ciasem-Blanakan bahkan ada pula diruas jalan Sukamandi-Pringkasap, Patokbeusi.

      "Saya telah melaporkan melalui pesan singkat kepada Kadisdik Subang, anehnya Kadisdik terkesan tidak melakukan tindakan tegas, buktinya kedua Kepala Sekolah masih bercokol disekolahnya masing-masing. Mestinya Kadisdik mengganti kedua Kepala Sekolah yang jelas telah melakukan kesalahan. Kadisdik harusnya bertindak adil dan bertindak yang benar, Kepala sekolah salah dibiarkan sedangkan kepada guru yang belum jelas kesalahannya dengan waktu 3 hari setelah pelaporan Kepseknya Kadisdik dengan mudah mengeluarkan Surat Perintah (SP) pindah tugas kepada guru SMPN 1 Ciasem,"jelas Dauscobra.

      Diharapkan Bupati Subang diharapkan segera bertindak untuk mengganti Kadisdik yang tidak becus kerja,"Saya harapkan Bupati SUbang segera mengganti Kadisdik dan dua Kepala Sekolah tersebut dengan orang yang lebih layak,"pinta Dauscobra.

      Sementara itu Kadisdik Subang, Drs.H.Kusdinar ketika dikonfirmasi melalui HP. meminta agar wartawan bisa mengkondusifkan Pantura. Sedangkan Bupati Subang ketika dikonfirmasi melalui pesan singkatnya menjawab, Bupati belum bisa bertindak karena belum memiliki bahan-bahan sebagai pertimbangan tindakannya.(*).

        • Dibaca: 924 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...