Ratusan Aksi Buruh PT.BMP Tunggangi Parahyangan

altPANTURA (MGO) - Aksi demo ratusan buruh PT.Budi Makmur Perkasa (BMP) Patokbeusi, Subang tunggangi bis Parahyangan menuju pemkab Subang. Sementara di depan kantor Disnaker Subang ratusan personil TNI-Polri jaga ketat para peserta aksi, Selasa (17/11-2015).

Menurut koordinator aksi karyawan PT.BMP yang berkendaraan serikat buruh FSPMI mengerahkan 300 karyawan, siaga sejumlah bis Parahyangan dan mobil colt dikawal oleh personil Polsek Patokbeusi dan personil Koramil Pabuaran. Rute yang diambil jalan alternatif Pabuaran-Cipeundeuy menuju pemkab Subang.

"Sebelum tuntutan Kami dikabulkan pemkab Subang akan terus melakukan aksi demo,"ujar Rasim ketika dikonfirmasi Reporter MGO pada saat persiapan aksi demo.

Rasim pun mejelaskan, bahwa sebelum tuntutan buruh UMK senilai Rp.3,5juta/bulan pihaknya dan akan bergabung dengan organisasi buruh lainnya tidak akan berhenti melakukan aksi demo. "Kami menolak PP UMK yang ditanda tangani di kantor disnaker Subang,"jelas Rasim.

Sementara itu sekira pukul 11.30 wib. aksi buruh dari berbagai serikat buruh telah mengepung kantor Disnakertrans Subang. Dampak kedatangan aksi buruh jalan arif rahman hakim dijaga ketat polisi dan pemberlakuan jalan satu arah.(*).
 

 

Proyek Rigit Purwadadi Terbengkalai

altPURWADADI (MGO) - Masyarakat dan pengguna jalan raya Purwadadi mengharapkan agar Wasdal Bimair Subang segera memberikan teguran kepada kontraktor proyek rigit yang ada disekitar pasar Purwadadi yang masih terbengkalai.

Akibat proyek rigit tersebut tidak kunjung diselesaikan, dan dinilai mengganggu lalulintas jalan Purwadadi sehingga pada sebulan lalu material rangka besi dan Begisting yang telah terpasang dibongkar warga dan pengurus Gibas Purwadadi, dan sampai berita ini ditayangkan proyek tersebut belum juga diselesaikan dan terkesan dibiarkan terbengkalai.

"Saya harapkan Wasdal Bimair Subang segera tegur kontraktornya, kalau kontraktornya tidak punya modal serahkan saja kepada orang yang lebih mampu mengerjakannya,"ujar salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya.

Menurut Sekretaris Pengurus Ormas Gival Kecamatan Purwadadi, Lutfi Hilman, bahwa akibat proyek rigit yang terbengkalai sehingga sangat mengganggu lalulintas yang mana disekitar proyek rigit yang berada diujung jalan pasar Purwadadi yang ramai pelintas jalan mengakibatkan macet yang berkepanjangan, dan atau setiap hari macet, dan pedagang kaki lima yang terasa sangat di rugikan.

Namun, dilanjutkan Lutfi, setelah material rigit dibongkar ormas Gibas Purwadadi, kini jalan tersebut menjadi lancar, dan menyisakan pertanyaan warga dan pelintas jalan. Tak jarang para petugas parkir dan pemuda di buat kewalahan mengatur padatnya arus lalu lintas, tak sedikit pula para pedagan yang berjualan di pasar purwadadi di buat merugi karena menurunnya omset penjualan, begitupun para pembeli di buat susah, karena akses jalan yang terhalang oleh proyek pengecoran jalan yang tak kunjung selesai dan terabaikanbegitu saja.

"Puing - puing dan  besi coran yang di terabaikan itu, bukan hanya menghambat arus lalulintas melaikan menimbulkan kecelakaan, tak sedikit pengguna jalan yang  menjadi korban si besi malas itu yang menghalangi setengah jalan,"ujar Lutfi.

Sedangkan menurut Kasi Perencanaan Bimair Subang, H.Moch.Amin, bahwa pihaknya telah beberapa kali menegur kontraktornya, namun sampai detik ini belum ada solusi."Mudah-mudahan dalam waktu dekat proyek tersebut akan segera diselesaikan kontraktornya,"ujar Amin.

Kondisi terahir saat ini, material rangka besi dan begisting menumpuk dipinggir jalan, juga masih mengganggu pelalulintas yang cukup padat. Sejumlah pihak mengharapkan agar Wasdal bisa tegas agar kontraktor segera menyelesaikan, atau kalau tidak sanggup menyelesaikan serahkan saja kepada kontraktor lain.(*). 

 

Didin Wahidin Terpilih Jadi Ketua Umum Forum Pemuda Kecamatan Purwadadi

altSUBANG (MGO) - Didin Wahidin terpilih menjadi Ketua Umum Forum Pemuda Kecamatan Purwadadi Kabupaten Subang Periode 2015-2018. Acara pemilihan pengurus itu berlangsung di Aula Kecamatan Purwadadai, Subang, Kamis (27/8/2015).

Hadir pada kesempatan itu para tokoh pemuda desa se Kecamatan Purwadadi, Ketua Komunita, Karangtaruna Desa, Kapolsek Purwadadi AKP Herman, serta perwakilan Danramil Purwadadi.

Rapat pemilihan ketua dilakukan dengan sistem formatur dimana masing-masing desa diwakili oleh tiga orang untuk menjadi anggota formatur. Jalannya pemilihan berjalan dengan tertib, lancar, dan aman dengan menghasilkan ketua terpilih saudara didin wahidin terpilih secara aklamasi.

Pada kesempatan tersebut ketua terpilih biberikan waktu selama dua hari untuk melengkapi struktur kepengurusannya dengan mengakomodir perwakilan dari tiap desa serta pengurus okp, ormas dan Lsm yang ada di kecamatan Purwadadi.

Kapolsek Purwadadi AKP Herman dalam pengarahannya mengatakan pihaknya sangat menyambut baik dengan terbentuknya forum ini.

Ia juga mengharapkan dengan terbentuknya Forum Pemuda Kecamatan Purwadadi ini diharapkan bisa menjadi mitra strategis dengan pihak muspika di kecamatan Purwadadi, kata Herman. Jabarkita.(*).
 

 
                  

Berita Terbaru

Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...