Jalan Pantura Berlobang, Melayang Korban Nyawa

altPANTURA (MGO) - Inilah potret jalan Pantura, rusak cukup parah dan berlubang, ditempat ini seringkali rusak berkali-kali dan seringkali diperbaiki berkali-kali. Yang menjadi persoalan perbaikan jalan berkali-kali ditempat yang sama karena pelaksanaan perbaikannya yang buruk atau muatan kendaraannya melebih tonase.

Foto tersebut berada dijalan enam Patokbeusi, Subang, hanya salah satu jalan rusak berlubang cukup dalam dan rentan kecelakaan, selain ditempat tersebut masih ada ratusan tempat lagi jalan rusak bergelombang meminta korban laka dan nyawa berada mulai dari Patokbeusi sampai dengan Pamanukan.

Anehnya, sesuai hasil investigasi dan konfirmasi disekitar tempat jalan yang rusak, bahwa kerusakan jalan tidak berpindah tempat, artinya jalan rusak diwilayah tertentu, kemudian diperbaiki, kemudian rusak lagi, diperbaiki lagi dan rusak lagi. Hal tersebut terjadi setiap tahun, ditambah lagi pada musim hujan jalan tambah rusak.

"Jalan berlobang ini seringkali memkana korban laka maupun nyawa, kebanyakan pengendara roda dua, setelah roda depan masuk lubang terjungkal, orang nya terpental terlintas mobil, dan mati,"ujar Komeng ketika dikonfirmasi disekitar jalan rusak. bahkan komeng seperti greget ketika dikonfirmasi.

Sudin pun berbicara, kalau memang jalan rusak karena kendaraan tonasenya berlebihan kenapa tidak semua jalan rusak, namun kerusakan terjadi pada tempat yang sama, berarti perbaikan jalan saja yang tidak profesional yang terkesan asal lubang tertutupi hotmik dan soal kualitas tidak diindahkan.

"iya pak, disini sering rusak, sering diperbaiki juga. tapi pelaksanaannya kayak yang sembarangan gitu lho pak. Sampaikan dong pesan saya kepada orang-orang PU, jangan buang-buang duit rakyat dong,"ujar Sudin.(*).

 

Pekerjaan Hotmik Jalan Pantura Bergelombang, Diduga Kuat Gilasannya Kurang Padat

altPANTURA (MGO) – Proses pekerjaan Hotmik di jalan Pantura, Patokbeusi, Subang diduga kurang padat, bergelombang, dan masih nampak serat-serat kasar dan rentan cepat rusak, dan dikerjaan pada saat hujan deras, Sabtu, 23/1-2016 sekira pukul 09.0 WIB.

Ketika Reporter MGO berada dilokasi pekerjaan tampak sejumlah pekerja sedang menambal hotmik yang belum sesuai ketebalannya. Bahkan terlihat dengan jelas tiga buah alat berat, diantara jenis Asphal Finisher, Double Dum Roler , dan Peneumatic  Roller. Diperhatikan pekerjaan hotmik tersebut tidak menghasilkan kualitas yang baik. Baik dilihat dari hasil kontruksinya, yakni serat Hotmik masih kelihatan kasar kemungkinan kurang gilasan. Kerataan hotmik masih nampak bergelombang, nampak sekali ketika tertimpa air hujan terdapat genangan air.

Yang paling disayangkan, jalan yang dihotmik kondisinya masih baik, akan tetapi jalan yang berada dijalur yang sama (Jakarta-Cirebon) terletak di jalan 4 s/d jalan 6 Patokbeusi-Sukamandi kondisinya rusak bolong-bolong terkesan dibiarkan padahal jalan tersebut belum lama ditambal sulam namun telah bolong-bolong dan rentan kecelakaan.

Masyarakat dan pengguna jalan Pantura berharap, agar Dinas PU pusat untuk segera turun kelapangan untuk meninjau dan membuktikan adanya sejumlah pekerjaan hotmik maupun tambal sulam dalam pemeliharaan terkesan dikerjakan asal jadi sehingga hasil pekerjaannya dalam waktu singkat telah rusak kembali.

“Semestinya perbaikan jalan di Pantura ini bisa sebaik mungkin, kalau sekarang sih sangat jelek karena hasil pekerjaannya baru beberapa hari telah rusak kembali, tuh pa kelihatan kan dah bolong-bolong lagi,”ucap pengguna jalan yang engga menyebutkan namanya.(*).

 

Ketua DPRD Wajib Panggil Kadis Bimair dan Direktur CV.Perbak

altPURWADADI (MGO) - Ketua DPRD Kab.Subang wajib memanggil Kadis Bimair cs. dan Direktur CV.Perbak Mulyasari yang telah lalai dalam tugasnya, sehingga sebanyak 4 titik jalan rijit di Purwadadi tidak selesai.

Hal tersebut diminta oleh sejumlah pengguna jalan, masyarakat dan warga pasar Purwadadi yang dituangkan dalam surat Ormas Gival Nomor 232/DPP.OG.17/Srt.LI./I/2016 tertanggal 19 Januari 2016, berisi guna kepentingan keamanan dan kenyamanan berlalulintas memberikan laporan informasi (LI) adanya wanprestasi proyek pekerjaan Rigit anggaran tahun 2015 yang berada di Desa Purwadadi Timur Kecamatan Purwadadi, yakni sebanyak 5 (lima) tempat, baru diselesaikan satu tempat berada didekat PT.WILBES GLOBAL.

Sedangkan 4 (empat) tempat lainnya sepanjangnya sekira 500 meter baru dikerjakan sebelah jalan, sebelah jalan terbengkalai belum diselesaikan, yang diduga dikerjakan oleh kontraktor CV.Perbak Mulyasari Subang. Adapun akibat yang ditimbulkan : Pembangunan terhambat, Lalulintas terganggu, Rawan kecelakaan lalulintas, Warga pasar Purwadadi terganggu;

Disarankan agar Ketua DPRD Kab.Subang wajib untuk memanggil kontraktor CV.Perbak Mulyasari Subang, dan para pihak yang bertanggungjawab atas wanprestasi tersebut, yakni Kepala Dalbang Pemkab. Subang, Ketua Panitia Lelang, Kepala Dinas Bimair Subang, Kabid Wasdal Bimair Subang, Pelaksana Teknis Bimair Subang, dan Konsultan Pengawas.

Permintaan masyarakat agar Ketua DPRD memanggil para pihak tersebut dengan harapan agar mempertanggungjawabkan perilakunya yang telah ingkar janji dalam pekerjaan namun perusahaan tersebut hanya mendapatkan sanksi denda dan dibeklis, sementara Direkturnya bebas berkeliaran yang kemudian mencari mangsa lagi dengan nama perusahaan lainnya.

"Apabila Ketua DPRD tidak memanggil kontraktor dan Bimair berarti tidak peduli kepada para pengguna jalan, masyarakat dan warga pasar Purwadadi yang telah banyak dirugikan dengan tidak diselesaikannya jalan rijit tersebut,"ucap sejumlah pihak dimaksud.

Sementara Kepala Dinas Bimair Subang, Besta Besuki ST. ketika dikonfirmasi melalui ponselnya, bukanlah menjawab konfirmasi malah mengajari seorang kontrol untuk lebih banyak membaca dan banyak belajar. Juga Kadis Bimair tidak bisa menunjukan Berita Acara PHO jalan rijit Purwadadi, padahal sejumlah pihak mencurigai isi PHO tidak sesuai dengan hasil kontruksi.(*).

 
                  

Berita Terbaru

Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...