Bonek Ngamuk di Pantura

      altPANTURA (MGO) – Serombongan Bonek membawa sajam ngamuk di jalan Pantura Subang, Rabu (3/8-2016) sejumlah masyarakat bonyok, 3 orang babak belur, dan 2 orang warga Patokbeusi Subang, Jawabarat mengalami luka bacok dibagian tangan. Kaca gerobak pedagang dan kaca mobil pecah terkena lemparan batu.

      Menurut sejumlah saksi mata yang enggan menyebutkan namanya, kejadian tersebut sekira pukul 19.40 Wib., berawal ketika serombongan Bonek turun di RM.Utama Patokkbeusi Desa Gempolsari, Kecamatan Patokbeusi Subang. Entah apa penyebabnya sejumlah rombongan Bonek sambil membawa batu, golok, clurit, samurai, dan pisau mengejar seseorang masuk ke jalan gang Patokbeusi langsung melempar dengan batu, mengani kaca gerobak pedagang nasi goreng sehingga pecah, melempari sejumlah rumah.

      “Saya tak tahu persis kejadiannya, yang saya lihat ratusan orang rombongan Bonek turun dari mobil yang masuk ke RM.Utama langsung ke barir jalan tiba-tiba berlarian kearah perkampungan. Tak lama terjadi kegaduhan saling lempar,”ujar seorang penumpang yang sedang menunggu Bis menuju Cirebon.

      Pantauan MGO dilapangan, tak terima sekelompok orang yang diketahui rombongan Bonek, masyarakat setempat berlarian ke jalan dan balik menyerang rombongan Bonek yang pada ahirnya terjadilah saling lempar batu, baku hantam antara ratusan anggota Bonek dan masyarakat setempat. Terlihat sejumlah anggota Bonek membawa golok, clurit, samurai, dan pisau. Melihat anggota bonek membawa sajam ahirnya masyarakat mundur selangkah sambil mencari benda tumpul panjang kemudian menyerang balik.

      20 menit kemudian datanglah Kapolsek Patokbeusi dan anggotanya, salah seorang anggota Polsek buang tembakan keatas yang pada ahirnya rombongan Bonek dan masyarakat membubarkan diri berjaga-jaga dipinggir jalan untuk mengantisipasi adanya serangan menyusul.

      Dalam kejadian tersebut diketahui 3 orang anggota Bonek babak belur berdarah dibagian muka dan tangan, yang terkena luka dan anggota Bonek lainnya berlarian kearah Sukamandi. Dua orang masyarakat tangannya terkena sabetan golok dan pisau, sejumlah masyarakat lainnya mengalami luka memar terkena lemparan batu, sejumlah rumah terkena lemparan batu.

      Tiga orang korban luka anggota Bonek berhasil diamankan anggota Polsek Patokbeusi kemudian di pulangkan dinaikan ke mobil truk yang didalamnya bermuatan anggota Bonek lainnya.

       

      Informasi yang berhasil dihimpun MGO, anggota Bonek melakukan keributan bukan hanya di Patokbeusi tetapi juga melakukan keributan dan terjadi baku hantam dengan masyarakat di pertigaan pasar Ciasem Kecamatan Ciasem.(*).

        • Dibaca: 733 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...