BBM Mentah Pertamina Semburkan Api, Cemari Sungai, Hanguskan Pohon, Menewaskan dan Lukai Warga

      PANTURA (MGO) - Pipa PT.Pertamina semburkan BBM mentah dan terbakar cemari 1,5 km sungai Batanggede, hanguskan pepohonan sepanjang 1,5 km dan hanguskan dua rumah warga terbakar satu kandang kambing berikut 11 kambingnya mati terpanggang, 3 orang tewas terbakar, 3 orang luka bakar, dan menghambat Lalulintas, Kamis 28-8-2014 skira pukul 05.45 Wib. di Desa Mandalawangi dan Sukamaju Kecamatan Sukasari Kab.Subang Jawabarat.

      Hasil investigasi di TKP dan informasi warga setempat semburan api yang masih menyala berada di pipa besar yang berada di seberang jembatan Kali malang berada diatas sawah milik Kapten Endang Sudrajat yang menghanguskan 2 rumah dan kandang kambing milik warga berisi 10 ekor kambing dan pepohonan disepanjang 1,5 kilometer. Rumah dan kandang Kambing di RT.03/02 di Dusun/Desa Mandalangi Kec.Sukasari milik  Sarim (52) dan Istrinya bernama Yana, keduanya luka bakar, 10 kambing mati terpanggang, dan didekat rumah Sarim seorang penyiram tanaman kacang panjang bernama Asim warga Mandalawangi RT.02/02 terkena imbas kebakaran yang menyala di sungai mengalami luka bakar.

      Menurut informasi yang berhasil dihimpun Reporter MGO, kejadian bermula adanya bau Bensin berasal dari semburan Pipa BBM Mentah milik Pertamina yang mengalir ke sungai Batanggede melewati jembatan Pundong sampai dengan Blok Kedungpayung yang berjarak sekira 1,5km."Saya selesai sholat Subuh pergi ke sawah dan mencium bau bensin tapi sya tidak menduga kalau bau tersebut berasal dari sungai Batanggede,"ujar Sagnan warga setempat

      Sedangkan 3 orang tewas terpanggang didalam rumahnya sendiri bernama ustad Syamsudin alias ustad Jenggot bersama dua orang puteranya bernama Yadi dan Ismail dari lima orang bersaudara bernama Arul, Jaka, dan seorang lagi belum diketahui namanya. Ustad Jenggot dan dua oputeranya meninggal terpanggang di rumahnya sendiri sekira pukul 05.45 WIB. berada didekat jembatan Batanggede di Blok Pundong Desa Sukajaya, Sukasari dan dievakuasi oleh warga sekira pukul 07.10 WIB. setelah api padam meratakan rumah ustad Jenggot.

      Menurut warga setempat bernama Taswin alias Kampeng (54) warga RT.04/1 Desa Sukamaju bahwa rumah ustad Jenggot terbakar setelah adanya api menyala melalui sungai Batanggede dari arah semburan Pipa Pertamina yang bocor sehingga menewaskan 3 orang dan melukai keluarganya. Taswin menyesalkan kejadian tersebut dan juga menyesalkan atas pelayanan Puskesmas Pamanukan yang kurang sigap dalam menangani para korban dan hususnya keluarga ustad Jenggot.

      "Cukup jelas api berasar dari Mandalawangi, namun tidak menduga akan membakar rumah ustad Jenggot. Anda sebagai wartawan tegurlah Pertamina yang disekitar itu sering bocor dan baru kali ini terbakar dan memakan korban, juga anda tegur pihak Puskesmas yang lamban dalam pelayanan,"ujar Taswin.

      Ditambahkan warga lain bernama Pepen (41) Sukamaju, sekira pukul 04.30 WIB berangkat ke pasar Ciasem mencium bau Bensin hingga berhenti tiga kali karena dikira Bau bensin berasal dari motor yang di kendarainya."Pada saat bau Bensin Saya tidak menduga kalau bau itu berasal dari sungai, yakin bau itu dari sungai setelah kejadian terbakar dan menghanguskan rumah ustad Jenggot dan pepohonan disepanjang 1,5 kilometer,"ucap Pepen.

      Kejadian tersebut berdampak kepada terganggunya kenyamanan dan keamanan warga setempat sehingga rumah terdekat mengeluarkan isi rumahnya, kehawatiran pipa lainnya meledak, lalulintas terganggu sekira sepanjang 300 meter jalan dari Cikempek-Cirebon di tutup, kendaraan berlalulintas dijalur Cirebon-Cikampek. Siaga penuh personil Polsek Ciasem dan Polsek Pamanukan dan personil Satlantas, DLLAJR Pantura, anggota TNI, dan kejadian itu menjadi tontonan warga setempat dan pelintas jalan.
      Informasi terahir, Kamis malam seorang korban luka menghembuskan nafas yang terahir, dan menambah korban tewas terbakar.(*).

        • Dibaca: 705 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...