Banjir Menyisakan Sampah dan Kerusakan Fasilitas Warga

      PANTURA (MGO) - Pasca banjir sealin menyisakan sampah-sampah rumah tangga yang kotor dan bau, jug amenyisakan derita yang cukup dalam bagi warga yang permukiman dan tempat usahanya rusak parah akibat diterjang banjir yang berkepanjangan.

      Seperti tampak dalam gambar sisa banjir beruopa sampah kini masih menumpuk di pinggir-pinggir jalan Pamanukan, Subang. Sampah tersebut adalah barang-barang yang umumnya hancur akibat genangan air selama banjir. Diantaranya nampak di Jalan H. Iksan dan Jalan Ion Martasasmita berupa kertas dan kasur yang basah tidak sempat diangkat ketika air naik. Pemandangan tersebut masih nampak hingga Jum’at malam (31/1).

      Banjir juga menyisakan kerusakan tempat tinggal dan tempat-tempat usaha. Salah satu lokasi tempat usaha yang megalami kerusakan parah ialah di Jalan Pasar Inpres tepatnya di pertigaan Ion Martasasmita dan H. Iksan, siang itu oleh pemiliknya mulai diperbaiki.

      Ketika banjir melanda dari pengamatan Reporter Subang, air menggenangi mencapai setinggi dada orang dewasa dengan arus kuat. Tempat di lokasi itu umumnya menjual jasa cukur rambut tradisional dan tukang sendal. Selain itu juga banjir dengan arus deras menghanyutkan belasan kios dorong yang biasa mangkal di sepanjang jalan.

      Korban masih mengungsi, belum beres membenahi rumah yang kotor paska banjir, intensitas hujan masih tetap tinggi, beberapa lokasi di Pantura kembali digenangi air dari luapan Kali Cigadung. Situasi tersebut membuat beberapa kepala keluarga mengungsi ke tempat yang dianggap aman.

      Hingga Jum’at malam (31/1), sebanyak 35 kepala keluarga (KK) mengungsi ke lokasi bawah jembatan layang (25 KK) dan masjid Jami Hidayatul Jariyah Kedung Gede (10 KK). Menurut Nurdin, salah seorang pengungsi asal Dusun Jalitri Pamanukan yang juga koordinator pengungsi mengatakan pengungsi sudah berada di pengusian selama 14 hari. Umumnya karena rumahnya rusak berat dan masih digenangi lumpur. Mereka masih mewaspadai banjir susulan. Bagi yang rumahnya rusak berat telah ditinjau oleh petugas pemerintah.(*).

        • Dibaca: 618 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...