Gara-gara Tak Mau Beli Mesin Tato, Nyawa Saepul Melayang

      PURWADADI (MGO) - Pemakaman Saepul terdapat duka mendalam menyelimuti keluarganya. Sedangkan kematian Saepul setelah Herman Cs. aniaya Saepul Cs, Saepul nyawanya melayang di rumah sakit, dua temannya luka-luka, dua tersangka diamankan Polsek Purwadadi, Seorang pelaku melarikan diri, Sabtu tanggal 21 Desember 2013 pukul 23.30 WIB, di belakang pasar purwadadi Dusun Krajan Timur Rt 05/01 Desa Purwadadi Kec.Purwadadi.

      Menurut teman korban yaitu Muli Kasat (16) dan Egi Rais Radea (18) yang pada saat kejadian berada di TKP, menjelaskan bahwa saat itu mereka dengan korban Saepul yang akrab dipanggil Epul mengendarai sepeda motor berboncengan dengannya tiba-tiba Herman (15) dan kawan-kawannya memberhentikan perjalanannya, saat itu Herman menawarkan mesin tato kepada Saepul Akbar yang diketahui warga Dusun Babakanconto Rt 03/01 Desa Purwadadi Barat Kec.Purwadadi Kab.Subang.

      "Karena Epul tidak mau membelin mesin tato tersebut pelaku tersinggung yang akhirnya menganiaya Epul hingga babak belur dan mengalami luka robek dibagian perut sebelah kiri sehingga usus korban keluar, luka sobek tangan sebelah kiri, luka sobek dipelipis dan luka sayat dikepala atas sebelah kiri. Karena luka yang terlalu banyak, akhirnya nyawa Saepul tidak dapat tertolong lagi,"ujarnya.

      Masih kata sahabat dekat korban, Saepul meninggal dunia tanggal 22 Desember 2013 pukul 22.30 WIB di Rumah Sakit Mekar Arum wanitlan CipeUndeuy. Lalu di bawa ke RSUD Karawang untuk diotopsi. Sedangkan Muli mendapatkan robek dikepala bagian belakang.

      Kasus tersebut ditangani Unit Reskrim Polsek Purwadadi. Sedangkan Herman warga Dusun Babakanconto Rt 03/01 Desa Purwadadi yang menjadi tersangka, dan dua pelaku llainnya diantaranya Asmad (18) warga Dusun Sukamulya Desa Purwadadi Timur Kec.Purwadadi Kab.Subang dan satu pelaku lagi yang belum diketahui.(*).

        • Dibaca: 782 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...