Pengemis Pemilik Uang 25juta Dipulangkan

      PURWADADI (MGO) -  Pengemis pemilik uang senilai Rp.25juta dipulangkan ke kampung halamannya, sontak saja masyarakat Dusun Waladin Ds.Pasribungur Kec.Purwadadi Kab.Subang mendadak ramai menyambut kedatangan pengemis yang sempat menjadi sorotan media yang dipulangkan oleh Dinas Sosial Jakarta.

      "Siapa yang tidak mengenal pengemis fenomenal dari Kab. Subang, yang sempat buming karena diketahui memiliki banyak uang dan sempat diduga uang hasil minta-minta. Ya Bapak Walang,"ujar para tetangganya yang sempat dikuping Reporter MGO..

      Kedatangan Pak Walang, yang sempat terazia oleh pemerintah DKI Jakarta dipulangkan pihak Dinsos Jakarta ke tengah keluarganya dan masyarakat Dusun Waladin Ds.Pasribungur Kec.Purwadadi Kab.Subang.kedatangannya pun selain disambut tetangganya juga disambut oleh aparatur pemerintah daerah Kab.Subang, Muspika Purwadadi dan aparatur Desa setempat. Tidak absen juga Ketua DPRD Kab.Subang Ir.Beny Rudiono, Dinas Sosial Kab.Subang dan aparatur Desa dan masyarakat sekitar menyambut kedatangan Bapak Walang dengan haru dan penuh suka cita.

      Para pihak yang hadir mengungkapkan kehadirannya atas kepulangan Pak Walang didasari rasa kepedulian aparatur Desa maupun Pemerintah Daerah Kab.Subang ini didasari karena rasa kasihan terhadap warganya yang mencari nafkah harus sejauh itu, mengemis-ngemis dan harus berurusan dengan pihak keamanan disana.

      Sementara itu dengan adanya peristiwa itu, Walang berjanji kepada Dinas Sosial Jakarta tidak akan merantau tanpa sepengetahuan keluarga dan tidak akan mengemis-ngemis lagi apalagi di Kota Besar seperti Jakarta. Mengingat bahwa sanksi yang diterima Pak Walang jika kembali seperti itu akan di beri sanksi kurungan dan denda.

      “Kita tidak akan melihat-lihat kebelakang lagi, yang jelas kita bersyukur Pak Walang bisa berkumpul lagi bersama keluarga disini. Dan beliau telah berjanji tidak akan merantau tanpa sepengetahuan keluarga apalagi untuk mengemis-ngemis dipinggiran Kota Jakarta.” Jelas Pratyio Perwakilan dari Dinas Sosial Jakarta.

      Saat dikonfirmasi Pak Walang berkata bahwa dirinya sudah kapok dan tidak ingin lagi untuk pergi ke Jakarta. Apalagi mengingat bahwa hukum yang akan diterima Pak Walang jika kembali mengemis tidaklah ringan. “Saya sudah kapok pak, saya ingin disini saja membuka bisnis kecil-kecilan dan memperbanyak ibadah kepada Allah SWT. Disana capek, dikejar-kejar terus. Apalagi sanki mengemis sekarang begitu berat” ujar Walang.(*).

        • Dibaca: 683 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...