Karena Salah Tangkap, Container dan Awaknya Dilepas

      SUBANG (MGO) - Karena tidak terdapat barang bukti yang dicurigai ahirnya Polres Subang melepaskan satu unit mobil Container berikut awaknya, Jum'at malam sekira pukul 23.00 Wib (28-6-2013).

      Kejadian tersebut berawal ketika tim MGO (mediagivalonline.com) dan pengurus Ormas Gival memergoki 3 orang tim Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Subang memberhentikan satu unit mobil Container Nopol B 9997 XQ dan 3 awaknya dikawal oleh satu unit mobil Avanza warna putih di sekitar blok Ciklenting Desa Cipeundeuy, Subang, Jawabarat sekira pukul sekira pukul 17.47 Wib. Karena mobil tersebut dicurigai membawa barang yang mencurigakan ahirnya Container dan 3 awaknya saat itu juga Tim Tipiter Polres Subang menggiring mobil tersebut ke Polres Subang. Dan dikabarkan sekira pukul 23.14 Wib mobil dan awaknya dilepaskan.

      Ketika Container sampai di Polres Subang sekira pukul 19.3 tim Tipiter melaporkan ke Kanit Tipiter yang langsung menuju ke mobil Container yang diparkir di samping Mapolres Subang, saat itu pula Kanit Tipiter memerintahkan supir untuk membuka pintu Container didalam Container nampak sejumlah karung dan sejumlah kardus yang tertutup rapi, sementara sebagian lainnya tidak terlihat karena gelap, sehingga Kanit memutuskan untuk mengurungkan penggeledahan karena keadaan gelap sehingga pintu Container ditutup kembali. Sementara 3 awak mobil digiring keruang Tipiter Polres Subang.

      Menurut keterangan orang ketiga yang membantu pengusaha bernama Buluk menjelaskan bahwa satu unit mobil Container yang diamankan Tim Tipiter Polres Subang adanya indikasi barang milik PT.Texpia Cipeundeuy yang dikategorikan bukan limbah pabrik, namun setelah mobil digeledah oleh tim Tipiter tidak terbukti membawa barang yang dicurigai. Namun pemilik limbah tidak turut serta menyaksikan penggeledahan mobil tersebut,"Mobil dan penumpangnya bisa keluar dari Polres Subang karena  setelah digeledah tidak ada bukti adanya barang-barang diluar skraf (limbah),"jelas Buluk.

      Menurut keterangan Kanit Tipiter Polres Subang bahwa Tim Polres Subang melepaskan mobil dan awaknya karena salah tangkap, karena dari sebanyak 4 unit mobil yang dicurigai membawa barang yang masih terpakai hanya 1 unit mobil yang berhasil diamankan, namun tidak ditemukan barang yang dicurigai, dan kemungkinannya ada diantara tiga unit mobil yang lolos."Ya, kami salah tangkap, makanya mobil tersebut kami lepaskan,"jelas Kanit saat dikonfirmasi melalui ponselnya.

      Sementara itu saat kejadian penangkapan, ada seseorang yang tidak menyebutkan namanya menggunakan mobil Avanza baru warna putih yang diperkirakan seorang pengawal mobil pengangkut limbah pabrik Texpia tersebut yang terkesan ketakutan pada saat mobilnya akan diamankan dan digiring ke Polres Subang, saat itu juga orang tersebut menelepon seorang perempuan."Tidak bisa dinegosiasikan Bu, mobil kita akan dibawa ke Polres Subang Bu,"ujar pengawal tersebut.(*).

        • Dibaca: 910 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...