Indomart Illegal Dibuka, Camat Patokbeusi Kehilangan Taringnya

      PANTURA (MGO) - Kepala Pemerintahan Kecamatan Patokbeusi terkesan tidak punya taring diwilayahnya sendiri, pasalnya pendirian Indomart yang diduga belum mengantongi ijin yang cukup telah beroperasi, Kamis (26-6-2013) di Dusun Patokbeusi, Subang Jawabarat.


      Dikatakan legalitas perijinan belum cukup mulai dari ijin tetangga maupun perijinan lainnya seperti IPPT, IMB, NPWP, PKP, SIUP, dan TDP namun pembangunan Indomart tersebut telah dilakukan sejak sebulan yang lalu bahkan hari ini, Kamis (27-6-2013) telah beroperasi. Maka diduga kuat pembangunan Indomart tersebut belum memenuhi perijinan yang cukup.

      Menurut Ketua Ormas GIVAL Subang yang juga seorang warga Patokbeusi, RT.26/13 Desa Rancamulya Kecamatan Patokbeusi, Subang Jawabarat, Pirdaus B.Ns. dijelaskan yang juga rumahnya dan 3 lainnya berbatasan langsung dengan tanah bangunan Indomart belum menandatangani ijin tetangga."Dijajaran tanah yang dibangun Indomart ini ada empat orang yang belum melakukan tanda tangan ijin tetangga, apalagi ijin lingkungannya kemungkinannya belum ada,"jelas Pirdaus B.Ns. yang akrab dipanggil Daus cobra.


      Terkesan, dilanjutkan Dauscobra, camat Patokbeusi seperti kehilangan taringnya sebagai Kepala pemerintahan Kecamatan Patokbeusi, sebab komplain warga setempat belum terkaper dengan baik, dan terkesan camat Patokbeusi lebih berpihak kepada pihak Indomart dari pada ke masyarakatnya sendiri. Padahal, 4 warga yang rumahnya berbatasan langsung dengan tanah yang dibangun Indomart melalui Dauscobra telah komplain kepada camat bahwa warga tersebut belum pernah menanda tanda tangani ijin tetangga, namun komplain tersebut belum diselesaikan sebagaimana mestinya.


      "Mestinya pak camat menarik kembali surat ijin tetangga yang telah diajukan kepada BPMP Subang dan segera memohon menutup sementara sebelum perijinan dipenuhi. Tapi nyatanya ijin tetangga belum tuntas, perijinan belum ada kok malah Indomart tersebut telah dibuka, jelas dong camat Patokbeusi kehilangan wibawa ketika pihak Indomart keukeuh membangun dan membuka usahanya,"jelas Dauscobra.


      Bukan bermaksud menghalangi orng untuk berbisnis, ditambahkan Daus, namun pengusaha Indomart bisa menghargai masyarakat lingkungan dan pemerintah kecamatan maupun pemda Subang."Pendirian usaha waralaba kan jelas perdanya, perijinan juga ada tahapannya, lakukan dong dengan baik dan benar,"tambahnya.


      Menurut Mantri Polisi Pamong Praja Kecamatan Patokbeusi, Abdul Rosyid bahwa pihaknya telah sempat menyelesaikan dengan warga setempat yang belum menanda tangani ijin tetangga, termasuk komplain Ketua Ormas Gival, Pirdaus B.Ns. yang rumahnya berbatasan langsung dengan tanah yang dibangun Indomart namun pihak Indomart terkesan tidak merespon upaya Satpol PP Kecamatan Patokbeusi untuk upaya penyelesaian komplain tersebut."Saya sudah beberapa kali menghubungi pihak Indomart namun tidak di respon,"jelas MP.


      Camat Patokbeusi, Dikdik Solihin S.Sos. MSi. melalui ponselnya membenarkan Indomart tersebut belum ada IMB nya, pun camat menjelaskan bahwa komplain masyarakat telah ditindak lanjuti olehnya melalui Satpol PP Patokbeusi dan bahkan telah dilaporkan kepihak Satpol PP Pemda Subang. Bahkan petugasnya telah melakukan kroscek lapangan dengan pihak Indomart dan telah menyelesaikan dengan para pihak yang komplain. Adapun apabila masih ada yang belum diselesaikan persoalan tersebut menjadi kewenangan pihak pemda Subang, namun demikian pihaknya akan menyelesaikan dan akan melaporkan kembali kepada Satpol PP Pemda Subang."Terima kasih informasinya, dan saya akan informasikan kembali ke Dinas intansi terkait,"ujar camat.


      Kasatpol PP Pemda Subang, Drs. Asep Setia Permana, M.Si. menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan tindakan tegas kepada pihak Indomart, adapun saat ini pihak Indomart belum menyelesaikan ijin tetangga dan perijinan lainnya, maka pihak Indomart telah melanggar perda Nomor 4 Tahun 2010 tentang Waralaba atau pertokoan modern, tindakan selanjutnya pihaknya akan menegur dan menindak tegas kepada pengelola Indomart dan mengkoordinasikan kepada sejumlah pihak terkait."Saya harapkan pemda Subang untuk tegas dalam menerapkan perda tersebut,"ujarnya.(*).

        • Dibaca: 979 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...