Paska Proyek Diharapkan Atasi Banjir, Malah Tambah Bencana Longsor

      PANTURA (MGO) - Paska proyek pembuatan tanggul semula diharapkan bisa mengatasi banjir akan tetapi malah bertambah terjadi bencana longsor, tanah warga tergerus dan rumah warga hampir terbawa arus sungai Cilamaya.

      Hal tersebut dialami oleh masyarakat Dusun Wanasari RT.01 s/d 04 RW.03 Desa Pinangsari Kec.Ciasem, Subang Jawabarat. Menurut sejumlah masyarakat dan tokoh, bahwa tanah warga tergerus paska pembuatan tanggul pada sekira bulan  September 2012, dengan kejadian tersebut menambah derita masyarakat disana yakni semula ingin terbebas dari banjir malah bertambah bencana longsor.

      "Proyek pembuatan tanggul diharapkan bisa tanggulangi banjir didaerah kami, namun harapan kami punah karena yang terjadi bencana malah bertambah yang semula bencana banjir kini ditambah bencana longsor,"ucap sejumlah masyarakat yang sempat dikonfrmasi MGO.

      Menurut Ketua RT.02 Awing, Kepala Dusun Wanasari, Encu dan seorang anggota BPD Pinangsari H.Anwar bahwa bencana longsor terjadi paska pembuatan tanggul, untuk itu warga Wanasari sekira 75 orang menuntut para pihak untuk mengganti tanah milik masyarakat yang tergerus air sungai Cilamaya.

      "Sebelum ada proyek pembuatan tanggul tanah warga disini aman, meskipun banjir sering terjadi, namun kali ini warga kami selain dihantui bencana banjir juga dihawatirkan air sungai Cilamaya membesar dan dipastikan puluhan rumah warga akan terbawa arus sungai,"ujar H.Anwar.

      Kami berharap, dilanjutkan H.Anwar, kedatangan tim Ormas Gival kiranya bisa membantu warga Wanasari yang sedang kebingungan untuk mengadu dan mencari perlindungan, karena akan tidak mungkin bila air sungai Cilamaya meluap tanah dan rumah warga Wanasari akan terbawa hanyut. Saat ini saja, ditegaskan H.Anwar, puluhan rumah warga telah ada dibibir sungai Cilamaya.

      "Kami harapkan Ormas Gival bisa menuntun kami untuk klaim kepada para pihak yang bertanggungjawab atas proyek pembuatan tanggul sungai Cialamaya yang ada di Dusun Kami,"ujar H.Anwar.

      Sekretaris Jenderal Ormas Gival, Harmansyah SH., berjanji akan menindak lanuti keinginan warga Dusun Wanasari yang kini sedang dirundung kesulitan akibat paska proyek pembuatan tanggul sungai Cilamaya. Harmansyah menilai, ada tiga kesalahan dalam pelaksanaan proyek tersebut yang pertama bencana longsor terjadi karena alam namun disebabkan adanya pembersihan lapangan oleh pelaksana proyek. Yang kedua, adanya rencana kerja pelaksana proyek yang tidak melihat kondisi alam setempat, dan yang ketiga karena pelaksana teknis yang kurang sehingga tidak dilihat adanya dampak lingkungan.

      "Bencana longsor ini jelas-jelas kesalahan pelaksana proyek, kita lihat saja nanti kami dan warga akan melakukan presentasi pelaksanaan proyek baik dengan pelaksana maupun dengan BBWS Citarum,"jelas Harmansyah.

      Kesalahan lainnya, pra pelaksanaan proyek belum dilakukannya sosialisasi antara pelaksana proyek dengan masyarakat setempat, ini menjadikan kerugian bagi masyarakat,"Bukti terjadinya kerugian sudah jelas bencana banjir masih terjadi ditambah bencana longsor menimpa puluhan warga, jadi wajar apabila warga mau minta ganti rugi, dan kami akan mendukung,"ucapnya. 

      Pihak Pelaksana Teknis PT.Benteng Indoraya Sukabumi, Robby ketika dikonfirmasi melalui ponselnya menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi dengan masyarakat Desa Tegalwaru Kec.Cilamaya Wetan Kab.Karawang,"Kami telah mengumpulkan warga setempat, Kepala Desa Tegalwaru dan bahkan pak Camat Cialamaya, dan kami telah membuat surat kesepakatan,"jelas Robby.

      Sementara itu menurut pengakuan masyarakat Wanasari Desa Pinangsari Kec.Ciasem, Kab.Subang, pra proyek tidak pernah ada sosialisasi, ada pun mereka pernah menanda tangani perjanjian dengan aparat Desa Pinangsari yang tidak jelas isinya.(*).

        • Dibaca: 921 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...