Pantai Pondokbali Akan Amblas

      PANTURA (MGO) – Kemungkinan besar apabila rencana penyedotan pasir di wilayah laut Kecamatan Legonkulon diijinkan maka pantai wisata Pondokbali Mayangan, Legonkulon,Subang, Jawabarat akan tergusur berikut permukman disekitarnya.

      Hal tersebut diungkapkan oleh seorang tokoh Desa Mayangan Kecamatan Legonkulon, Sugandi ketika dikunjungi dirumahnya, bahkan komentar dari sejumlah masyarakat Desa Legonwetan pun tidak sedikit, mereka mengungkapkan hal yang sama, yakni apabila rencana penyedotan pasir di wilayah Legonkulon diijinkan maka wisata Pondokbali, wisata Pondok Putrid an permukiman disekitarnya akan amblas ditelan bumi.

      “Jangankan pasir laut disedot pak, la wong enggak disedot juga daerah kami selalu banjir, apalagi ada penyedotan pasir,”ujar warga Desa Legonwetan.

      Dilanjutkan Sugandi, kiranya untuk tahun depan pengunjung tempat wisata Pondokbali yang telah balik lagi atas kepercayaan masyarakat/pengunjung terhadap keberadaannya mulai tampak lagi.

      “Pengunjung pada H+1 idul fitri 1433 H yang lalu ada ribuan pengunjung memadati tempat wisata, mungkin kedepan Pondokbali hanya tinggal kenangan,”jelas Sugandi.

      Saat ini saja, dilanjutkan Sugandi, menghadapi amukan ombak pantai Pondokbali telah berkurang sekira satu hektar lebih, belum lagi bila ada aktifitas penyedotan pasir yang akan menambah cepat tergerusnya pantai pesisir Pondokbali.

      “Saya harapkan pemerintah Subang bisa mempertimbangkan atas rencana penyedotan pasir tersebut, bila tidak masyarakat Legonkulon akan melakukan tindakan nyata,”ujar Sugandi sambil menyembunyikan rencana tindakan yang akan dilakukannya.

      Sementara itu orang yang mengaku berkecimpung dalam rencana penyedotan pasir laut Blanakan, Legonkulon dan laut wilayah Kecamatan Pusakanagara, Aing menjelaskan bahwa rencana penyedotan pasir laut belum tentu jadi, karena saat ini saja sudah banyak kendala, dan apabila masyarakat Legonkulon tidak setuju kemungkinan rencana tersebut tidak jadi.

      “Kalau masyarakat disana tidak setuju ya sudah, tolong sampaikan kepada mereka bahwa rencana ini baru kajian juga telah dihentikan,”jelas Aing.

      Kepala Badan Lingkungan Hidup, Drs.Aminuddin juga menjelaskan, bahwa pihaknya hanya sebagai mediator dalam perencanaan tersebut, bahkan pihaknya belum mengantongi rencana kerja dari investor adanya rencana penyedotan pasir laut tersebut.

      “Rencana kerjanya dari investor belum ada, karena sekarang pihak investor melalui konsultannya baru menyusun kerangkanya,”jelas Aminuddin.(*).

        • Dibaca: 1006 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...