Jalan Pantura Rusak Lagi, Sebulan Lalu Selesai Dikerjakan Kini Telah Ditambal

      jalan rusak ditambal lagi, rusak lagi ditambal lagiPANTURA (MGO) - Jalan Pantura jangan dijadikan kelinci percobaan dalam kegiatan proyek perbaikan. Pasalnya akibat jalan Pantura dijadikan kelinci percobaan, pada ahirnya jalan yang belum lama diselesaikan oleh kontraktor telah rusak kembali.

      Hal tersebut diungkapkan oleh Masyarakat dan pengguna jalan Pantura, Subang, Jawabarat ketika dikonfirmasi dalam kegiatan perbaikan jalan Pantura yang ada didekat tugu PT.Sang Hyang Seri KR I Sukamandi. Kerap kali diperbaiki, yakni bergelombang ditambal, diperbaiki, bergelombang lagi, diperbaiki lagi yang terkesan jalan tersebut dijadikan kelinci percobaan.

      "Saya sesalkan atas kinerja kontraktor yang memperbaiki jalan Pantura ini, bapak lihat sendiri kan, jalan yang sedang dalam perbaikan itu,"jelas warga sambil menunjuk lokasi para pekerja sedang malkukan perbaikan jalan.

      Padahal, dilanjutkan warga, sekira sebulan yang lalu jalan tersebut telah dilakukan perbaikan, entah karena badan jalan yang jelek atau pelaksana proyek pekerjaan jalan yang lakukan asal jadi, atau kualitas hotmiknya yang jelek.

      "Faktanya, baru berumur satu bulan jalan sudah rusak lagi, kita kan masyarakat awam enggak tahu soal perbaikan jalan maka dari itu saya harapkan pihak PU pusat segera turun kelokasi cek kualitas jalan yang telah bolong lagi,"harap warga.

      Kondisi dilapangan pekerjaan penambalan jalan yang dilaksanakan oleh sekelompok pekerja PT.Waskita Karya yang sedang melakukan pekerjaan penambalan jalan sebanyak tiga titik jalan yang telah rusak, diantaranta 2 lubang jalan kedalaman sekira 5 centimeter pun satu lubang kedalaman 22 centimeter ditambal dengan material hotmik yang suhunya hangat kuku menggunakan mesin gilas seberat 2 ton.

      Khususnya satu lubang jalan yang kedalaman 22 centimeter selebar sekita satu meter persegi dilakukan pemasangan hotmik dalam keadaan berair, meskipun para pekerja membuang air yang ada didalam lubang tersebut namun air yang terus mengalir dipasang plingkut dan langsung dipasang material hotmik.

      "Meskipun berair, cairan yang kami pasang kedalam lubang cukup banyak sehingga tidak akan berpengaruh pada kualitas pekerjaan,"jelas seorang pelaksana pekerjaan yang mengaku dari PT.Waskita Karya yang enggan menyebutkan namanya.

      Sementara itu Mandor pelaksana proyek perbaikan jalan bernama Adam enggan untuk memberikan keterangan ketika ditanya seputar aktifitas pekerjaan tersebut."Silahkan anda kekantor saja,"ucap Adam sambil ngeloyor pergi.(*).

        • Dibaca: 609 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...