Paranormal Patokbeusi Dituduh Fir'aun Tapi Tak Lapor Polisi

      altPANTURA (MGO) - Paranormal Patokbeusi oleh salah satu awak media dituduh "Fir'aun Patokbeusi Raja Jagat" akan tetapi yang bersangkutan tidak lapor Polisi, malah bertindak sendiri mengundang LSM dan wartawan untuk diminta membuat surat pernyataan.

      Memang ada pepatah mengatakan Diam itu emas, akan tetapi sejumlah pihak bertanya-tanya ada apa dengan paranormal yang satu ini sudah jelas diberitakan oleh Media Hukum Indonesia dengan judul "Fir'aun Patokbeusi Raja Jagat yang menggoyang Subang" yang isinya bahwa Paranormal bernama H.Ghani Karokrok Patokbeusi Subang Jawabarat dianggap orang sakti mandraguna dan penguasa jagat raya dan/atau Imam Mahdi (Mandraguna dan paling mulia)  bisa mendatangan harta-harta goib diantaranya, uang ,emas, berlian atau benda-benda lain yang ada alam semesta ini.

      Bahkan dituduh penyimpangan dalam bentuk perkawinan, seperti kalau dia menikahi salah seorang wanita dan menceraikannya,,,ya.. semaunya dia tanpa ada alasan maupun tulisan yang jelas dan kalau mau kembali lagi ya…kembali rujuk lagi dengan dalih perintah sang ratu.

      Dari tuduhan diatas, ketika Paranormal H.Ghani dikunjungi pengurus dan awak media Ormas Gival, H.Ghani atau yang biasa dipanggil Pangersa sangat terbuka saat dikonfirmasi bahkan dirinya tidak tanggung-tanggung membeberkan mulai dari legalitas yayasan maupun kegiatannya sebagai paranormal maupun pengobatan orang karena stres atau orang gila.

      "Saya jelas tidak terima, akan tetapi biarlah media tersebut menjelekan Saya, namun Saya tidak akan marah karena masih ingat pesan orang tua agar jangan membalas perbuatan jelek dari orang lain agar niat Saya tidak batal,"ujar H.Ghani pada saat dikonfirmasi di padepokan yayasannya, Selasa malam Rabu (31/1-2017).

      Adapun ketika ditanya kenapa tidak lapor polisi, lagi-lagi H.Ghani berucap takut niatnya batal makanya tidak lapor polisi, pun kelima orang wartawan dan LSM yang fotonya terpampang dalam pemberitaan sudah membuat surat pernyataan tidak mengakui telah menjadi nara sumber maupun menayangkan pemberitaan tersebut.

      "Karena kelima orang yang ada di foto tidak mengakui telah berkomentar dan bukan pelaku yang menaikan berita ya Saya anggap persoalan ini selesai,"jelasnya.

      Pada hari Rabu, 4/2-2017 pengurus Ormas Gival dan awak medianya melanjutkan konsolidasi kepada Polsek Patokbeusi, Polsek Pabuaran dan Koramil Pabuaran akan menindak lanjuti perkara tersebut agar dikemudian hari tidak ada dampak buruk dari adanya pemberitaan miring tersebut agar tidak menjadi isu syara maupun dimanfaatkan oleh pihak yang bertanggungjawab demi ketentraman, keamanan dan kenyamanan dilingkungan kerjanya.

      Sementara itu, Wakil Ketua Umum Ormas Gival, Ade Saepuloh, bertanya-tanya ada apa dengan H.Ghani, sehingga tidak mau melaporkan pihak-pihak yang terkait dengan pemberitaan miring tentangnya. Apakah pemberitaan itu dianggap benar adanya bahwa kegiatannya telah bertentangan dengan profesi paranormal. Untuk itu, kiranya penegak hukum untuk segera menindak lanjuti adanya pemberitaan miring terhadap H.Ghani agar semuanya menjadi terang benderang.

      "Saya harapkan polisi bisa menindak lanjuti persoalan tersebut agar jelas siapa yang salah dan siapa yang benar, karena berita miring tersebut telah terjadi berulang kali, bahkan H.Ghani pernah dilaporkan oleh kakak seperguruannya lantaran kegiatannya dianggap menyimpang,"jelas Ade Saepuloh.(*).

        • Dibaca: 1387 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...