Sidang Geram Sutra Terbentuk Kepengurusan dan penguatan Presidium

altPANTURA (MGO) - Dalam sidang Presidium Geram Sutra terbentuk kepengurusan, penegasan AD/ART, merancang program kerja divisi-divisi, dan penguatan presidium, Koorcam,koordes dan koordus. Sabtu malam Minggu,23-09-2017 bertempat di MTs.Yapimu Kebon Danas Pusakajaya Kab.Subang.

Dihadiri oleh 11 orang Presidium Geram Sutra terdiri dari Presidium Kecamatan Patokbeusi, Ciasem, Blanakan, Sukasari, Pamanukan, Legonkulon, Pusakajaya, Pusakanagara, Compreng, Binong dan Presidium Kecamatan Cikaum, Pimpinan Sidang Drs.Abdul Kodir Sekretaris Sidang Pirdaus. 

Dalam sidang selain membentuk kepengurusan Presidium Geram Sutra (Gerakan Masyarakat Subang Utara) juga dibahas optimalisasi dan penegasan AD/ART,merancang program kerja divisi-divisi Geram Sutra, dan kewajiban prisidium untuk mengoptimalkan Koorcam.koordes dan koordus. Dalam sidang terjadi perdebatan seru yang kemudian mufakat dan menghasilkan kepengurusan serta rancangan program kerja dan mengoptimalkan Koorcam.koordes dan koordus.

Hasil sidang mufakat presidium, yakni  Drs.Abdul Kodir M.Pdi. sebagai Pembina, H.Hermansyah sebagai Ketua Presidium, H.Karya Zakaria sebagai Bendahara, Rudi Setiadi SE. sebagai Sekretaris Jendral, dan presidium lainnya menempati divisi Politik Hukum dan Keamanan Dikara Suryadi Ningrat SH. dan Dadang Juanda, divisi Ekonomi dan Industri Enda Iriana dan Ir.Nely Kusnaedi,divisi Sosial dan Kesehatan Didin Wahyudin dan H.Abdul Ghani, divisi Agama,pendidikan,seni dan Budaya Wahyudi dan Diding Zulkifli, divisi Peranian dan Nelayan Mastotong dan Asep Supandi S.P.,divisi Informasi dan Komunikasi Pirdaus dan Ade Safulloh.

Menurut Ketua Presidium terpilih, H.Hermansyah meminta kepada presidium untuk selalu berkoordinasi dan bekerja sama dalam bentuk kegiatan apapun, hal itu wajib dilakukan agar terbentuknya Geram Sutra benar-benar bisa menjalankan amanah AD/ART dan program kerja demi dan untuk kemaslahatan masyarakat Subang Utara yang memiliki moto Berjuang Bersama, Sejahtera Bersama.

“Saya harapkan kepada presidium agar selalu berkoordinasi dan tidak putus berkomunikasi dalam situasi apapun, hal itu penting karena Saya tidak bisa melaksanakan tugas sendiri terlebih kebersamaan adalah motto Geram Sutra yang perlu diaplikasikan bersama,”ujar H.Hermansyah.

Adapun dalam waktu dekat ini, dilanjutkan H.Hermansyah, sebagai komitment Ketua untuk mempersiapkan kantor sekratariatan dan kelengkapannya akan segera diwujudkan, termasuk guna mengajukan legalitas organisasi kepada Notaris dan Kemenkumhan.

Sedangkan menurut Pembina presidium, Drs.Abdul Kodir M.Pdi. meminta kepada presidium agar memahami AD ART sepenuhnya, bagi yang belum untu segera membentuk Koorcam, Koordes dan Koordus, selalu berkoordinasi,  dan selalu aktif ditengah-tengah masyarakat agar maksud dan tujuan dibentuknya Geram Sutra bisa tercapai dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat Subang utara.

Bagi masyarakat Subang Utara dapat memahami dibentuknya Geram Sutra yang memiliki maksud berperan serta dalam menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Kab. Subang bagian utara dibidang pendidikan politik, hukum dan keamanan,pemberdayaan ekonomi kerakyatan, social budaya, agama, pendidikan, seni dan pariwisata serta pertanian dan industri. Dan bertujuan memperjuangkan bersama-sama masyarakat Kab. Subang bagian utara dalam menyampaikan dan menyalurkan harapan dan asfirasinya ke phak pemerintah (executive), wakil rakyat (legeslatif) dan penegak hukum (yudikatif) serta Dunia usaha dan industri (DUDI) dengan mempertimbangkan kearifan local dan potensi daerah. Demi terwujudnya masyarakat kab. Subang bagian utara sejahtera lahir dan bathin, dengan moto Berjuang Bersama, Sejahtera Bersama.

“Saya tegaskan dibentuknya Geram Sutra skala priorotas untuk mewadahi dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Kab. Subang bagian utara dibidang pendidikan politik, hukum dan keamanan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, social budaya, agama, pendidikan, seni dan pariwisata serta pertanian dan industri,”ucap Abdul Kodir.

Sedangkan harapan tokoh Subang Utara juga sebagai Pimpinan pondok pesantren YAPIMU, Kyai H.Mujahiddin Fatawi AR. mengharapkan agar Geram Sutra bisa menjadi pelopor dan wadah aspirasi masyarakat Subang Utara dengan berbagai persoalan yang ada. Hususnya pada saat memilih pemimpin dan anggota legislativ yang benar-benar mumpuni dan amanah dalam menjalankan tugasnya.

“Geram Sutra bisa amanah, bisa mengarahkan kedewasaan masyarakat Subang Utara untuk lebih dewasa lagi dalam memilih calon pemimpin yang berkomitment terhadap kepentingan dan kemajuan masyarakat dalam berbagai bidang kemaslahatan,”harap Kyai H.Mujahiddin Fatawi AR. 

Adapun empat Kecamatan lainnya yang belum ada atau belum terbentuk presidiumnya ialah Kecamatan Pabuaran, Purwadadi, Tambakdahan, dan Cipunagara. Peserta sidang mengharapkan agar para pejuang kerakyatan yang ada di Kecamatan tersebut agar segera bergerak membentuk presidium,koorcam.koordes dan koordus dan segera hubungi kesekretariatan Geram Sutra.(*).

 

Plt.Bupati Ambil Sumpah Sekdes Menjadi Pjs.Kades

altPANTURA (MGO) - Plt.Bupati Subang ambil Sumpah  Sekretaris Desa Menjadi Pejabat Kepala Desa Gempolsari, Selasa (06/06-2017) Aula /GOR Desa Gempol sari  Kecamatan Patokbeusi   Kabupaten Subang.

Kegiatan dimulai pukul 10.00 Wib., dengan menyanyikan lagu Indonesia raya, dan pembacaan surat keputusan pelantikan pejabat Kepala Desa Gempolsari, dihadiri oleh Muspika Kecamatan Patokbeusi, Perangkat desa se Kec.Patokbeusi, Ketua/anggota BPD se Kecamatan Patokbeusi.

pembacaan surat keputusan pelantikan pejabat Kepala Desa Gempolsari, Hasan resmi menjabat Kepala Desa Gempolsari sampai dengan Kepala Desa terpilih telah ada yang definitif.

Plt,Bupati Subang, Hj.Imas Aryumningsih, SE., menghimbau  agar pejabat Kades untuk melaksanakan poksinya dengan sebaik mungkin, serta bisa mengemban dan mensukseskan Pilkades mendatang. 

"Adapun dalam Pilkades 2018 mendatang masyarakat pasti akan berbeda pihan, akan tetapi perbedaan tersebut jangan dijadikan masalah, berbeda sesaat namun kerukunan lebih utama,"ujar Imas.(*). 

 

Paranormal Patokbeusi Dituduh Fir'aun Tapi Tak Lapor Polisi

altPANTURA (MGO) - Paranormal Patokbeusi oleh salah satu awak media dituduh "Fir'aun Patokbeusi Raja Jagat" akan tetapi yang bersangkutan tidak lapor Polisi, malah bertindak sendiri mengundang LSM dan wartawan untuk diminta membuat surat pernyataan.

Memang ada pepatah mengatakan Diam itu emas, akan tetapi sejumlah pihak bertanya-tanya ada apa dengan paranormal yang satu ini sudah jelas diberitakan oleh Media Hukum Indonesia dengan judul "Fir'aun Patokbeusi Raja Jagat yang menggoyang Subang" yang isinya bahwa Paranormal bernama H.Ghani Karokrok Patokbeusi Subang Jawabarat dianggap orang sakti mandraguna dan penguasa jagat raya dan/atau Imam Mahdi (Mandraguna dan paling mulia)  bisa mendatangan harta-harta goib diantaranya, uang ,emas, berlian atau benda-benda lain yang ada alam semesta ini.

Bahkan dituduh penyimpangan dalam bentuk perkawinan, seperti kalau dia menikahi salah seorang wanita dan menceraikannya,,,ya.. semaunya dia tanpa ada alasan maupun tulisan yang jelas dan kalau mau kembali lagi ya…kembali rujuk lagi dengan dalih perintah sang ratu.

Dari tuduhan diatas, ketika Paranormal H.Ghani dikunjungi pengurus dan awak media Ormas Gival, H.Ghani atau yang biasa dipanggil Pangersa sangat terbuka saat dikonfirmasi bahkan dirinya tidak tanggung-tanggung membeberkan mulai dari legalitas yayasan maupun kegiatannya sebagai paranormal maupun pengobatan orang karena stres atau orang gila.

"Saya jelas tidak terima, akan tetapi biarlah media tersebut menjelekan Saya, namun Saya tidak akan marah karena masih ingat pesan orang tua agar jangan membalas perbuatan jelek dari orang lain agar niat Saya tidak batal,"ujar H.Ghani pada saat dikonfirmasi di padepokan yayasannya, Selasa malam Rabu (31/1-2017).

Adapun ketika ditanya kenapa tidak lapor polisi, lagi-lagi H.Ghani berucap takut niatnya batal makanya tidak lapor polisi, pun kelima orang wartawan dan LSM yang fotonya terpampang dalam pemberitaan sudah membuat surat pernyataan tidak mengakui telah menjadi nara sumber maupun menayangkan pemberitaan tersebut.

"Karena kelima orang yang ada di foto tidak mengakui telah berkomentar dan bukan pelaku yang menaikan berita ya Saya anggap persoalan ini selesai,"jelasnya.

Pada hari Rabu, 4/2-2017 pengurus Ormas Gival dan awak medianya melanjutkan konsolidasi kepada Polsek Patokbeusi, Polsek Pabuaran dan Koramil Pabuaran akan menindak lanjuti perkara tersebut agar dikemudian hari tidak ada dampak buruk dari adanya pemberitaan miring tersebut agar tidak menjadi isu syara maupun dimanfaatkan oleh pihak yang bertanggungjawab demi ketentraman, keamanan dan kenyamanan dilingkungan kerjanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Ormas Gival, Ade Saepuloh, bertanya-tanya ada apa dengan H.Ghani, sehingga tidak mau melaporkan pihak-pihak yang terkait dengan pemberitaan miring tentangnya. Apakah pemberitaan itu dianggap benar adanya bahwa kegiatannya telah bertentangan dengan profesi paranormal. Untuk itu, kiranya penegak hukum untuk segera menindak lanjuti adanya pemberitaan miring terhadap H.Ghani agar semuanya menjadi terang benderang.

"Saya harapkan polisi bisa menindak lanjuti persoalan tersebut agar jelas siapa yang salah dan siapa yang benar, karena berita miring tersebut telah terjadi berulang kali, bahkan H.Ghani pernah dilaporkan oleh kakak seperguruannya lantaran kegiatannya dianggap menyimpang,"jelas Ade Saepuloh.(*).

 
                  

Berita Terbaru

Bupati Subang: "Tingkatkan Serapan Anggaran Sesuai Prosedur" Bupati Subang: SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imas Aryumningsih menekankan kepada Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Subang supaya segera ...
Segerakan Pendaftaran Parpol Segerakan Pendaftaran Parpol SUBANG (MGO) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Subang mengharapkan kepada partai politik (parpol) peserta Pemilihan Umum (Pemilu) ta...
Kereta Tabrak Mobil Di Perlintasan tak Berpintu Kereta Tabrak Mobil Di Perlintasan tak Berpintu SUBANG (MGO) – Kendaraan R4 jenis Suzuki Katana yang dikendarai oleh Saman (50)warga Salamjaya Pabuaran tertabrak oleh Ke...
Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kabupaten Subang Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kabupaten Subang SUBANG (MGO) – Berkaitan dengan Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Subang, Imas Aryumningsih mengharapkan peranan generasi ...
Kejari Subang Selamatkan Keuangan Negara 6,8 Milyar Rupiah Kejari Subang Selamatkan Keuangan Negara 6,8 Milyar Rupiah SUBANG (MGO) – Upaya memulihkan keuangan daerah oleh Pemkab Subang terus diupayakan dengan melakukan penagihan tunggakan ...