Ketua DPRD Akan Berikan Penghargaan Kepada PT.SUAI

altSUBANG (MGO) – Ketua DPRD Kab. Subang akan memberikan penghargaan kepada PT.SUAI yang telah mengangkat derajat siswa SLB Negeri Subang dipekerjakan di perusahaan sparepart kendaraan bermotor wantilan Cipeundeuy Subang Jawabarat.

Rencana memberikan penghargaan kepada PT.SUAI tersebut, Ketua DPRD langsung mengusulkan permintaan kepada protokoler pemkab Subang agar PT.SUAI diberikan penghargaan. Bahkan Ketua DPRD mempertegas berulang kali kepada protokoler pemkab Subang agar PT.SUAI Wantilan Cipeundeuy untuk diberikan penghargaan, dan jangan sampai tidak dicatat oleh protokoler pemkab Subang. karena perusahaan sparepart kendaraan bermotor wantilan Cipeundeuy layak menerima penghargaan karena perusahaan tersebut telah merekrut sebanyak 35 orang siswa SLB Negeri Subang yang dipekerjakan di PT.SUAI.

Usulan tersebut dilontarkan Ketua DPRD Subang melalui ponselnya kepada protokoler pemkab Subang disaksikan oleh Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri, Ketua Ormas Gival, dan kelompok SOAK Subang ketika mengunjungi ruang kerja Ketua DPRD Subang pada Jum’at (22/7-2016).

“Saya harapkan pada peringatan HUT kemerdekaan RI mendatang PT.SUAI agar diberi pernghargaan, karena perusahaan tersebut telah mengangkat derajat murid SLB dipekerjakan di perusahaan tersebut,”ujar Ketua DPRD Subang, Ir.Beni Rudiono.

Dilanjutkan Ketua DPRD Subang, PT.SUAI patut menerima penghargaan, karena merupakan satu-satunya perusahaan yang telah mempekerjakan masyarakat Subang yang memiliki kekurangan fisik. Hal yang telah dilakukan oleh PT.SUAI kiranya bisa ditiru oleh perusahaan lain yang ada di Kabupaten Subang.

“Dalam waktu dekat Kami akan mengunjungi PT.SUAI dan sidak kesejumlah perusahaan terkait tenaga kerja,”ujar Ketua DPRD. Subang.

Kepala SLB Negeri Subang, Yadi membenarkan bahwa sejak tahun 2015 sampai dengan Juli 2016 PT.SUAI telah merekrut sebanyak 35 siswa nya untuk dipekerjakan disejumlah bagian produksi. Bahkan selain rekrutment pekerja yang bermula dari kerjasama kesepahaman mendidik siswa SLB, bahkan pihaknya telah menerima berbagai bantuan yang diberikan oleh direktur perusahaan Jepang tersebut,

 

“Saya harapkan pemkab dan Ketua DPRD Subang bisa terus mengapresiasi dan mendorong terus agar sekolah SLB Negeri di Subang untuk mendapat dukungan dari  perusahaan lain selain PT.SUAI,”harap Edi.(*).

 

Kecelakaan Tol Cipali, Dua Korban Luka Berat

altPURWAKARTA (MGO) – Sebuah kecelakaan antara bus Jaya Prima dengan mobil Avanza putih terjadi di kilometer 95 Tol Cikampek-Palimanan sekitar pukul 11.30 WIB, Minggu, 3 Juli 2016. 

 

Akibat kecelakaan ini, tiga orang terluka, yaitu kedua sopir, yang mengalami luka berat dan harus dirawat di Rumah Sakit Thamrin, Purwakarta, Jawa Barat, serta kernet bus. Sang kernet, walaupun ikut dibawa ke rumah sakit,  dia hanya mendapatkan luka ringan. Minimnya korban terjadi karena bus Jaya Prima sedang dalam kondisi kosong tanpa penumpang, dan Avanza juga tidak sedang dalam perjalanan mudik.

"Dugaan awal karena bus oleng. Mungkin karena sopir mengantuk. Tapi untuk kepastiannya masih kita selidiki," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Sugihardi saat dihubungi VIVA.co.id, Minggu, 3 Juli 2016.

 

Bus dengan nomor polisi D 7624 AD itu dikemudikan Asep Andriansyah, warga Jalan Pelabuhan 2, Cikondang, Citami kota Sukabumi, Jawa Barat. Kernetnya, Ipan, merupakan warga Kampung Nangerang Desa Cikiray Kecamatan Salopa, Tasikmalaya.

 

Sedangkan sopir Avanza diketahui bernama Purnomo Putro, Karyawan PT. Pura, dan tinggal di Perum Mulya Indah Blok 1, Kelurahan Gudang Manis, Kudus, Jawa Tengah.

 

Menurut Sugihardi, dari pemeriksaan sementara kondisi bus tak mengalami kendala teknis, sehingga kemungkinan kecelakaan ini disebabkan adanya kelalaian manusia. Namun dugaan awal ini masih membutuhkan penyelidikan lebih lanjut, karena polisi masih perlu meminta keterangan pada para korban kecelakaan ini.

 

Hasil tes urine juga menunjukan para korban negatif narkoba. Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di tol tak mengalami gangguan berarti, karena kesigapan petugas untuk mengevakuasi bus yang sempat melintang menutup jalan, dan juga Avanza yang terperosok ke pinggir jalan. Faktor lainnya, kecelakaan terjadi pada arus lalu lintas ke arah Jakarta yang lengang dari para pemudik.

 

"Tadi cepat, evakuasi itu setengah jam saja, kita tarik ke pinggir supaya bisa jalan dulu (kendaraan di tol). Baru kita bawa ke lokasi penitipan barang bukti," ucap Sugihardi. "Sudah diamankan kedua kendaraan, sudah bersih TKP," lanjut Sugihardi.

 

Penanggulangan Bencana Cisalak Masuki Tahap Rehabilitasi

altSUBANG (MGO) Upaya penanggulangan bencana di Desa Sukakerti Kecamatan Cisalak Subang Jawa Barat, kini memasuki upaya rehabilitasi. Menurut Komandan Kodim 0605 Subang sebagai Koordinator Lapangan Penanggulangan Bencana, Letkol Inf Budi Mawardi Syam, upaya rehabilitasi akan dilaksanakan dalam ”Operasi Gabungan”.

”Sesuai dengan (kondisi) sekarang cenderung kepada rehabilitasi. Sekarang akan membahas tentang langkah-langkah selanjutnya. Akan dilaksakandalam Operasi gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Pemda dan semua instansi yang terkait,” jelas Budi di Posko Bencana Cisalak, Rabu (25/5/2016).

Upaya penanggulangan bencana yang dilakukan dengan melibatkan 362 orang terdiri semua lapisan.
Bencana yang terjadi pada Minggu malam (22/5) tersebut mengakibatkan 44 rumah di 3 RT mengalami kerusakan berat dan ringan. 32,5 hektar areal sawah mengalami kerusakan.

Adapun jumlah korban meninggal sebanyak 5 orang semuanya warga RT. 02/01. Sebanyak 378 jiwa menjadi pengungsi yang merupakan warga RT 01/01 sebanyak 81 jiwa terdiri 31 KK, warga RT 02/01 sebanyak 259 jiwa terdiri 75 KK, 5 orang diantaranya meninggal dunia dan warga RT 06/02 sebanyak 38 jiwa terdiri 10 KK.
Anggaran yang berasal dari pos Dana Tak Terduga (DTT) akan diprioritaskan membangun 4 rumah yang kondisinya hancur total (ambruk), dan memerbaiki 12 rumah yang kondisinya rusak berat. Sedangkan untuk rumah lainnya yang mengalami rusak ringan, pemerintah berencana membantunya lewat program rutilahu (rumah tidak layak huni).

"Untuk yang rusak-rusak ringan, solusinya bisa dibantu pakai program rutilahu," katanya.

Pada kesempatan tersebut Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menjelaskkan bahwa telah ada RAN PB atau Rencana Aksi Nasional Penanggulangan Bencana yang dikomandani oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penanggulangan bencana bisa dengan SK Darurat dari Bupati/Walikota mengeluarkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sampai 100 ton.

”Apabila terpakai, maka Gubernur bisa mengeluarkan sampai 200 ton. Kalau itu pun terpakai baru Kementerian Sosial,” jelasnya.

Tujuannya ialah supaya korban bencana di pengungsian tetap dapat bertahan hidup dengan layak. ”Jangan ada yang kekurangan kalori, kurang makanan kurang beras,” ujarnya.

Kementerian sudah Kampung Siaga bencana 467 dan tahun ini akan ditambah 64 lagi. Di Subang sudah ada 7 kampung.

KSB ini kata Khofifah sebagai bentuk bentuk kesiagaan bencana dari masyarakat dengan dukungan asistensi teknis (Technical Asistance) dari Kementerian Sosial.

Memasuki siang hari, sebanyak 19 orang anggota DPRD Jawa Barat datang mengunjungi Posko sekaligus menyalurkan bantuan.

 

Sempat terlontar harapan dukungan dari Koordinator Penanggulangan Bencana supaya segera dibentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kabupaten Subang. Karena potensi bencana di wilayah Kabupaten Subang cukup banyak, baik banjir, longsor, angin puting beliung dan bencana lainnya.(*).

 
                  

Berita Terbaru

Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...