Kemendagri RI Sosialisasikan UU No. 23 tahun 2014

altSUBANG (MGO) - Pelayanan publik yang baik merupakan tuntutan masyarakat kepada pemerintahan setelah adanya reformasi. Kata Imas birokrasi di Kabupaten Subang masih jauh dari harapan.

“Hal ini terlihat dari masih adanya prosedur, biaya dan waktu yang tidak pasti, pelayanan publik yang tidak berkualitas serta terbukanya celah korupsi,” ujarnya dalam sambutan Pembukaan Sosialisasi Pembahasan Pra Perubahan SOTK dan Tata Naskah Dinas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang di aula Pemda Subang, Jum’at (13/5/2016).

Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Subang memliki memiliki misi mewujudkan aparatur pemerintahan yang cerdas lugas dan terpercaya, mewujudkan penyelenggaraan pemerintah yang proporsional bersih dan transparan, terciptanya aparatur pemerintah yang memiliki wawasan global, terciptanya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dirjen Otonomi daerah kementerian dalam negeri RI dalam rangka untuk memperkenalkan UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Arah Kebijakan Kelembagaan Daerah

Selanjutnya kata Imas, dengan diselenggarakannya kegiatan ini bisa memperkuat pengetahuan aparatur pemerintah di Kabupaten Subang dalam menyelenggarakan kegiatan pemeritahan dengan lebih baik.

Materi sosialisasi dibawakan oleh Kepala Sub Direktorat Fasilitasi Kelembagaan dan Kepegawaian Perangkat Daerah Ditjen Otda Kemendagri, Drs H Slamet M.Si.

Adapun tujuan kegiatan sebagai akselerasi terbangunnya organisasi yang tepat fungsi dan tepat ukuran sesuai dengan amanat undang undang no 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Dijelaskan oleh Slamet bahwa sesuai UU no 23 tahun 2014, pembagian urusan pemerintahan yang terdiri dari urusan Absolut, yaitu urusan pemerintahan yang sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Pusat, Urusan Konkuren, yaitu urusan pemerintahan yang dibagi antara pemerintah pusat dan daerah provinsi dan daerah kabupaten/kota. Sedangkan Pemerintahan Umum kewenangan presiden sebagai kepala pemerintahan yang dilaksanakan oleh gubernur, bupati/walikota dan dielegasikan kepada camat.

Sesuai dengan UU No. 23 tahun 2014 Penguatan peran kecamatan yang dapat menyelenggarakan urusannya sendiri. Desa menjadi bagian dari Kecamatan.

Acara sosialisasi dihadiri oleh Plt. Bupati Subang didampingi oleh Sekretaris Daerah Subang dengan peserta para Kepala SKPD, Acara sosialisasi dihadiri oleh Plt. Bupati Subang didampingi oleh Sekretaris Daerah Subang dengan peserta para Asisten Daerah, Kepala SKPD dan para Camat.(*).

 

PG Subang Ditarget 3 Juta Ton

altSUBANG (MGO) - Pabrik Gula Subang harus mampu memenuhi sasaran yaitu 3 Juta ton gula sampai tahun 2018. Menurut Direktur Pengendalian Usaha Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Holding Pusat Jakarta Sdr. Elka Wahyudi, jumlah ini sesuai dengan yang ditetapkan Kementrian BUMN.

“Kualitas PG Subang dengan kualifikasi yang ada sehingga alhamdulilah sudah memenuhi kualitas standar gula yang bagus dan diharapkan pada musim giling tahun 2016 dapat berjalan dengan lancar dan aman,” ujarnya pada sambutan Selamatan Giling tebu PT. PG Subang di Gedung Madu Graha PG Subang Desa Pasirbungur kecamatan Purwadadi Subang, Kamis (13/5/2016).

Sedangkan Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Drs. H. Abdulrahman menyatakan keberhasilan Pabrik Gula akan berdampak secara Nasional, yang akhirnya juga merupakan keberhasilan masyarakat Kabupaten Subang. “Untuk itu kami berdo'a mudah-mudahan musim giling 2016 dapat berjalan dengan lancar dan dapat keberkahan,” ujar Abdurakhman.

Kegiatan mengusung tema: ”Dengan Semangat Perubahan dan Sinergi Antar Semua Bagian Kita Sukseskan Giling 2016 Menuju PG Subang 50+ (Lima Puluh Plus)”.

Sementara itu menurut General manager (GM) PG Subang, Adang Sukendar Djuanda, gengan adanya perubahan yang dilakukan PT. PG Subang diharapkan adanya perbaikan di PG. Subang.

“Dimana sebelumnya selama 3 tahun berturut-turut mengalami keterpurukan atau kerugian, sehingga harus segera ada perbaikan dengan cara perubahan yang bersinergi,” ucapnya.

Prosesi buka giling 2016 dengan diiringi kesenian tradisional dari Lingkung Seni Munggul Pawenang. Ditutup dengan tausiyah dari penceramah Buya Acep Jamhur Al Fakhurozi dan Bintang tamu komedian Kiwil dari Jakarta.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Dirut Rajawali II, Agus Siswanto, Sekretaris PT. Rajawali II, Tamino, Danlanud Suryadarma Marsma TNI Suparmono, Perwakilan Dandim Subang oleh Kepala Staf Kodim 0605 Subang Mayor Inf. Zarkoni, perwakilan Kapolres oleh Kompol Sunaryo dan jajaran Muspika Kecamatan Purwadadi dan sejumlah karyawan PT. PG Subang.(*).

 

Ortu TKI Taiwan Minta Presiden Jokowi Minta Pulangkan Jenajah Anaknya di Taiwan

altSUBANG (MGO) - Haji Adeng, Orangtua Ijah  TKI yang meninggal di Taiwan memohon kepada Presiden Jokowi untuk membantu kepulangan jenazah putrinya ke Indonesia. 

Menurut Adeng pihak keluarga mendapat penawaran bahwa yang bisa kembali hanya abunya saja, karena untuk kepulangan jenazah memerlukan biaya besar. Sedangkan pihak keluarga mengharapkan jenazah ingin diurus menurut keyakinannya.

“Karena kemarin ada kabar begini. Katanya mau dipulangkan bukan jasadnya tetapi dipulangkan abunya. Saya ‘kan sementara tidak bisa menerima. Karena kita mah Muslim. Lain dengan agama yang di sana. Ingin diurus secara Muslim saja. Makanya (kepada) Bapak Presiden Jokowi, saya mohon bantuan (jasad) anak saya dipulangkan secepatnya,” ujarnya via telepon seluler, Selasa (3/5/2016).

Kata Adeng, pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Subang telah meminta data kepada kepada keluarga dan akan ikut mengupayakan kepulangan jenazah.

“Tadi juga tanya Ini juga sedang diusahakan. Tidak bisa diburu-buru. Nanti kalau sudah ada solusi yang tepat, nanti juga ada informasi yang jelas kepada bapak,” ujar Adeng menirukan kalimat pihak Disnaker. Belum bisa dipastikan waktunya. Karena memerlukan waktu yang lama.

Seperti diberitakan sebelumnya Ijah adalah warga Dusun Sodong RT 06/02 Desa Gempolsari Patokbeusi Subang yang telah bekerja di Taiwan selama 18 bulan. Almarhumah dikabarkan meninggal dunia pada 29 April lalu akibat kecelakaan di tempat kerja. Kabar meninggalnya Ijah diperoleh keluarga dari kerabatnya yang bekerja di Taiwan. Almarumah meninggalkan 4 orang anak.

Dari data Disnakertrans Kab Subang berikut adalah data singkat almarhumah Nama Lengkap Ijah Nama Orang tua: Ayah Adeng Omon Ibu Atik, Kelahiran 10 Januari 1978, Agency Hua Shuo Human Resorces, Co., PJTKI: Lucky Mitra Abadi, Sebagai Asisten Rumah Tangga.

Terdafrar di Kota Chiayi Negara Taiwan, Tanggal Endorment 14 Agustus 2014 Tanggal Uji kompetensi 15 Juli 2014 Nomor sertipikat lembaga uji LSPKT.9300.0231.0045760. 2014.(*).

 
                  

Berita Terbaru

Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...