Penanggulangan Bencana Cisalak Masuki Tahap Rehabilitasi

      altSUBANG (MGO) Upaya penanggulangan bencana di Desa Sukakerti Kecamatan Cisalak Subang Jawa Barat, kini memasuki upaya rehabilitasi. Menurut Komandan Kodim 0605 Subang sebagai Koordinator Lapangan Penanggulangan Bencana, Letkol Inf Budi Mawardi Syam, upaya rehabilitasi akan dilaksanakan dalam ”Operasi Gabungan”.

      ”Sesuai dengan (kondisi) sekarang cenderung kepada rehabilitasi. Sekarang akan membahas tentang langkah-langkah selanjutnya. Akan dilaksakandalam Operasi gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Pemda dan semua instansi yang terkait,” jelas Budi di Posko Bencana Cisalak, Rabu (25/5/2016).

      Upaya penanggulangan bencana yang dilakukan dengan melibatkan 362 orang terdiri semua lapisan.
      Bencana yang terjadi pada Minggu malam (22/5) tersebut mengakibatkan 44 rumah di 3 RT mengalami kerusakan berat dan ringan. 32,5 hektar areal sawah mengalami kerusakan.

      Adapun jumlah korban meninggal sebanyak 5 orang semuanya warga RT. 02/01. Sebanyak 378 jiwa menjadi pengungsi yang merupakan warga RT 01/01 sebanyak 81 jiwa terdiri 31 KK, warga RT 02/01 sebanyak 259 jiwa terdiri 75 KK, 5 orang diantaranya meninggal dunia dan warga RT 06/02 sebanyak 38 jiwa terdiri 10 KK.
      Anggaran yang berasal dari pos Dana Tak Terduga (DTT) akan diprioritaskan membangun 4 rumah yang kondisinya hancur total (ambruk), dan memerbaiki 12 rumah yang kondisinya rusak berat. Sedangkan untuk rumah lainnya yang mengalami rusak ringan, pemerintah berencana membantunya lewat program rutilahu (rumah tidak layak huni).

      "Untuk yang rusak-rusak ringan, solusinya bisa dibantu pakai program rutilahu," katanya.

      Pada kesempatan tersebut Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menjelaskkan bahwa telah ada RAN PB atau Rencana Aksi Nasional Penanggulangan Bencana yang dikomandani oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penanggulangan bencana bisa dengan SK Darurat dari Bupati/Walikota mengeluarkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sampai 100 ton.

      ”Apabila terpakai, maka Gubernur bisa mengeluarkan sampai 200 ton. Kalau itu pun terpakai baru Kementerian Sosial,” jelasnya.

      Tujuannya ialah supaya korban bencana di pengungsian tetap dapat bertahan hidup dengan layak. ”Jangan ada yang kekurangan kalori, kurang makanan kurang beras,” ujarnya.

      Kementerian sudah Kampung Siaga bencana 467 dan tahun ini akan ditambah 64 lagi. Di Subang sudah ada 7 kampung.

      KSB ini kata Khofifah sebagai bentuk bentuk kesiagaan bencana dari masyarakat dengan dukungan asistensi teknis (Technical Asistance) dari Kementerian Sosial.

      Memasuki siang hari, sebanyak 19 orang anggota DPRD Jawa Barat datang mengunjungi Posko sekaligus menyalurkan bantuan.

       

      Sempat terlontar harapan dukungan dari Koordinator Penanggulangan Bencana supaya segera dibentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kabupaten Subang. Karena potensi bencana di wilayah Kabupaten Subang cukup banyak, baik banjir, longsor, angin puting beliung dan bencana lainnya.(*).

        • Dibaca: 311 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...