PT.Lintas Marga Sedaya dan TPT Tol Cipali Rampas Tanah Hak Rakyat

      altSUBANG (MGO) - Tanggal 18 September 2014 bagi warga Kab.Subang sebagai pemilik lahan merupakan moment mengerikan dan memilukan. Pasalnya sebanyak 33 warga pemilik tanah darat maupun tanah sawah terpaksa kehilangan harta bendanya karena digusur paksa oleh PT.Lintas Marga Sedaya dan Ketua TPT jalan Tol Cikopo-Palimanan yang didukung penuh oleh personil TNI-Polri.

      "Pada saat itu, Saya tidak bisa berbuat apa-apa, sangat tidak berdaya, meskipun keberatan kehilangan tanah dan rumah namun Saya hanya bisa parah kepada yang maha kuasa, karena tak kuasa untuk melawan,"ujar Anen pemilik tanah sekaligus kehilangan rumah permanennya, ketika ditemui dirumah tendanya. diiyakan oleh Madgoni tetangga Anen yang saat ini numpang tinggal dianak sulungnya.

      Karena kehilangan tanah dan rumah pada saat ini Anen harus tinggal ditenda masih beruntung Madgoni yang masih memiliki anak sulung yang sayang orang tuanya. demikian pula Warda kini harus tinggal digubuk seadanya dengan ruang tamu terbuat dari tanda pula. Menurut Anen, lebih memilih menolak ganti rugiu tanah dan rumahnya karena harga yang ditawarkan pihak tim pengadaan tanah (TPT) tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sangatlah rendah, yakni tanahnya hanya dihargai Rp.37.200/m2, sedangkan rumah permanennya yang sekira senilai Rp.150juta hanya dihargai Rp.50juta. belum lagi sejumlah tanaman sama sekali tidak dihargai, bahkan lebih berharga sampai.

      "Saya meminta kepada pemerintah berilah harga tanah dan rumah Saya yang seadil-adilnya, agar Saya bisa membeli tanah dan membangun rumah selayak sebelumnya,"ujar Anen, diiyakan pula oleh Madgoni.

      Sementara Wardan ketika didatangi kebekas reruntuhan rumahnya yang bersangkutan tidak berada ditempat, adapun menurut warga setempat bahwa sempat datang Hendi yang mewakili Ketua TPT, Eten Roseli dikawal personil Brimob akan memagar tanah milik Wardan, namun oleh Wardan sempat dikomplain sehingga pemagaran tidak terjadi.

      Sedangkan menurut Ketua Umum Ormas Gival, Pirdaus B.Ns.kiranya para pihak baik Bupati, Ketua DPRD.Kab Subang, untuk memanggil Direktur PT.Lintas Sedaya (LMS) dan Ketua TPT Tol Cipali yang telah berani merampas tanah rakyat tanpa dengan legal hukum yang tetap yang dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Subang/Mahkamah Agung.

      "Saya katakan PT.Lintas Sedaya (LMS) dan Ketua TPT Tol Cipali telah merampas tanah hak rakyat, karena kedua lembaga tersebut telah membuat surat teguran untuk mengeksekusi lahan milik warga Cipeundeuy, Kalijati dan warga Cibogo,"ujar Pirdaus B.Ns. yang akrab dipanggil Dauscobra.

      Sedangkan menurut pasal 5 UU 2 2012 berbunyi, dilanjutkan Dauscobra, bahwa sebelum para pihak mengeksekusi mestinya pemilik tanah wajib melepaskan tanahnya pada saat pelaksanaan pengadaan tanah untuk kepentingan umum setelah pemberian ganti kerugian atau berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

      "Makanya Saya heran PT.LMS dan TPT mengeksekusi lahan tanpa legal hukum yang jelas kok malah didukung penuh oleh TNI-Polri, sedangkan PT.LMS dan TPT yang telah merampas tanah hak rakyat malah didukung. Dan ,"ujar Dauscobra.

      Dauscobra mengharapkan, agar TNI menegak-kan 8 wajib TNI-nya, dan agar Polri menegak-kan tupoksinya sebagai pengayom, pelayan dan pelindung rakyat."Saya mengajak kepada TNI-Polri untuk membela rakyat dan menegakkan hukum demi keadilan,"ajak Dauscobra.(*).

        • Dibaca: 891 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...