Omdo Kesepuluh GM SHS KR.1 Sukamandi

      PANTURA (MGO) - Janji pembayaran petani tak terbukti berarti janji GM PT.SHS.KR.1 Sukamandi meleset lagi, tentunya menambah pernyataannya yang omong doang (Omdo) kesepuluh.

      Omdo yang kesepuluh tersebut, yakni pada hari Selasa, 7-05-2013 yang General Manager PT.Sang Hyang Seri (Persero) Kantor Regional 1 Sukamandi, H.Rosidi pernah menjanjikan kepada perwakilan petani bahwa tunggakan pembayaran padi petani MT 2012 yang jumlahnya mencapai Rp.3,1 milyar akan diselesaikan pekan lalu (minggu kedua), namun pada kenyataannya sampai dengan Minggu ketiga (14-05-2013) para petani belum menerima pembayaran sisa tunggakan tersebut.

      Diungkapkan mantan Kepala Desa Pinangsari, yang juga sebagai Ketua Kelompok Tani PT.SHS.KR.1 Sukamandi, Eman ketika dihubungi melalui ponselnya menjelaskan bahwa petani yang  mewakili bertemu dengan GM Sang Hyang Seri, pada hari Selasa, 7-05-2013 belum mendapatkan pembayaran.

      "Apa yang dijanjikan Sanghyang Seri sampai sekarang belum terbukti, kami belum mendapatkan pembayaran,"jelas Eman.

      Dijelaskan Ketua Umum Ormas Gival, Pirdaus B.Ns. dengan demikian karena GM SHS tidak bisa membuktikan janjinya, sesuai catatannya menambah Omdo GM yang kesepeluh, yang mana GM berjanji akan melunasi pembayaran padi petani MT 2012 di minggu kedua ternyata tidak terbukti. Sedangkan Omdo yang kesembilan, bahwa GM. SHS, H.Rosidi pernah berjanji apabila kepemimpinannya tidak menghasilkan kinerja yang baik, terutama dalam pengelolaan produksi padi gagal target, H.Rosidi akan hengkang sendirinya dari SHS.KR.1 Sukamandi untuk kembali ke SHS Pusat, pun tidak terbukti. Ingin Tahu Omdo yang delapan baca saja berita-berita MGO sebelumnya.

      "Ternyata GM SHS yang ngomongnya agamis, namun perbuatan bertolak belakang dengan omongannya. Semoga saja H.Rosidi segera sadar dan minta ampun kepada Allah karena telah membohongi diri sendiri, dan merugikan banyak pihak,"harap Pirdaus yang akrab dipanggil Daus.

      Diharapkan, ditegaskan Daus, ada dua pilihan yang harus diambil pemerintah, yakni agar SHS.KR.1 Sukamandi bisa berjalan lebih baik ganti saja H.Rosidi dengan GM yang baru, yang lebih baik, yang bisa memanage, yang bisa menjadi pengayom bawahannya, dan yang bisa percaya kepada bawahannya, agar di tubuh SHS KR 1 SUkamandi bisa kembali normal, kondusif, nyaman dan terteram dalam menggapai kemajuan perusahaan.

      "Kalau pihak terkait tidak mau mengganti H.Rosidi sebaiknya bubarkan saja PT.SHS, dari pada hanya memperdaya petani, dan menghabiskan uang negara saja,"tegas Daus.(*).

        • Dibaca: 1190 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...