Ahir Tahun Ini PHE ONWJ Akan Lakukan Seismic di Perairan Karawang

      KARAWANG (MGO) – Ahir tahun 2011 PHE ONWJ akan melaksanakan seismic di perairan Tanjung Pakis dan Sungai Buntu, Karawang Jawabarat. Rencana tersebut akan diawali dengan pemberian pemahaman kepada masyarakat setempat.

      Seperti halnya dikatakan oleh Iwan Bayu sebagai Coordinator  Security  PHE ONWJ, bahwa pelaksanaan seismic mendatang pihaknya perlu memberikan kejelasan kepada masyarakat atau nelayan agar memahami rencana PHE ONWJ ketika nanti melaksanakan seismic. Diataranya ada perbedaan sistem saat seismic perairan, yang mana seismic di perairan PHE ONWJ benar-benar memerlukan lokasi perairan terbebas dari segala rintangan, karena peralatan seismic yang akan ditarik oleh  kapal besar yang  panjangnya sekitar  3.000 meter,  lebar  400 meter secara kontinyu kapal akan mengitari kedua perairan yang akan memakan waktu sekira 40 hari.

      “Agar dipahami ketika kegiatan seismic nanti perairan harus benar-benar bersih dari material apapun, baik itu jarring, rumpon, dan lainya yang sekiranya akan mengganggu berlayarnya kapal seismic, namun ketika kapal seismic telah melewati maka peraiaran tersebut bisa dipergunakan kembali,“Papar Iwan Bayu.

      Humas Project  PHE ONWJ, Agus Sudaryanto  ketika ditemui Reporter MGO mengatakan kegiatan Sosialisai ini mempunyai maksud dan tujuan untuk memberikan pemahaman mengenai survey seismic secara benar dengan sasaran yang jelas sehingga pelaksanaan seismic berlangsung aman, lancar dan tidak mengalami hambatan.

      Meskipun legal formal mulai dari Amdal, UKL/UPL baik dari pemkab Karawang maupun dari pemprov Jabar telah dikantonginya, akan tetapi sebelum dilaksanakanya seismic perlunya sosialisasi kepada warga masyarakat nelayan agar masyarakat/nelayan setempat bisa memahami tujuan PHE ONWJ tersebut.

      Ditambahkan Agus Sudaryanto, adapun latar belakang dilaksanakan seismic karena cadangan minyak dan gas yang sudah menipis, makanya untuk memenuhi kekurangan tersebut harus mencari sumber cadangan minyak dan gas dilokasi tertentu.”Wilayah perairan yang akan kita jadikan ladang minyak dan gas di daerah tersebut yang tentunya perlunya proses seismic guna mengetahui struktur batuan dibawah bumi,”tambahAgus Sudaryanto.(*).



        • Dibaca: 1030 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...