Pengusaha Bandung Akan Bongkar Anjungan Pertamina

      migas

      SUBANG (MGO) – Sejumlah barang Migas dan alat pendukung lainnya yang ada di rumah warga dan di Pos Pol Airut Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Subang, Jawabarat akan digunakan untuk mengambil besi anjungan milik Pertamina di laut Blanakan.

      Hal tersebut diakui oleh pemilik sejumlah barang seorang pengusaha asal Bandung bernama G.Maman, kata Maman barang-barang yang ada dirumah warga dan pos Pol Airut Mayangan, Legonkulon adalah miliknya yang akan digunakan untuk pengambilan besi tua di anjungan laut Blanakan.

      Pengusaha bernama Maman, merupakan seorang kontraktor yang membidangi bisnis besi tua, Maman mengaku barang-barang yang saat ini di Police Line Polsek Legonkulon merupakan barang-barang Legal, semua jenis barang tersebut ada DO nya, dan bahkan copy DO-nya telah diserahkan ke Polsek Legonkulon dan pihaknya pun telah mengahadap Polres Subang.

      “Benar pak, barang-barang itu milik saya, legalitasnya jelas, namun karena sesuatu hal barang tersebut belum diperguankan,”jelas Maman.

      Saat ditanya dirinya memiliki kontrak dengan siapa ? atau disuruh oleh siapa sehingga pihaknya akan melakukan pengambilan besi anjungan milik BP.Migas, H. Maman tidak sempat menjawabnya, yang jelas keberadaan barang-barang miliknya berada di Mayangan Legonkulon sebagai alat pendukung persiapan pengambilan besi tua ditengah laut.

      Sementara itu dari pihak BP.Migas yang meminta namanya tidak disebutkan, bahwa sesuai dengan informaso dan cek lapangan, adanya sejumlah barang-barang yang ada dirumah warga dan di pos Pol Airut Mayangan Legonkulon diduga peralatan pendukung untuk pengambilan besi yang ada di anjungan milik BP.Migas yang sampai saat ini masih dibutuhkan oleh BP.Migas dan tidak akan mungkin dijual kepihak lain.

      Alasan barang-barang tersebut masih di amankan dan dijaga oleh pihak BP.Migas, karena anjungan tersebut sangatlah berbahaya bagi lingkungan apabila anjungan tersebut ada yang membongkarnya. Apalagi membongkar anjungan tersebut dengan cara ilegal.

      Berita sebelumnya, Kapolsek Legonkulon, AKP Suhendi membenarkan adanya barang-barang yang ada dirumah warga dan di pos Pol Airut Mayangan Legonkulon, bahkan dipolice line sejak awal Desember, dan dilaporkan ke Polres Subang pada tanggal 9 Desember lalu. Adapun jenis-jenis barang yang dipolice line berupa tabung oksigen sebanyak 154 buah, Solar sebanyak 20 drum dan 6 Jerigen bobot 60 liter, Baju Renang 20 pis, alat pemadam kebakaran 4 buah Tabung gas ukuran besar sebanyak 7 buah dan sejumlah selang besar.(*).

        • Dibaca: 1038 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...