Kegaduhan di PON, Lomba Terbang Layang Ada Resep Antisipasinya

      altSUBANG (MGO) – Maraknya aksi protes bahkan insiden memalukan di beberapa cabang olahraga (Cabor) Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat, hal ini tidak terjadi pada Cabor Terbang Layang yang diselenggarakan di Pangkalan Udara TNI AU Suryadarma Kalijati Subang Jawa Barat.

      Sepanjang pantauan  di lapangan, kegiatan berjalan cukup aman. Hal ini dirasakan oleh salah seorang atlit asal DKI Jakarta, Adhitya Widyaningrum (28 tahun) yang menyebutkan kesannya bahwa sarana dan prasarana cukup baik dan menyelenggarakan dengan baik.

      ”Alhamdulillah kesannya dari sarana prasarana baik. Terus panitianya juga telah menyelenggarakan yang terbaik untuk acara ini,” ujarnya kepada wartawan disela-sela menunggu hasil pertandingan di venue Zerro Nine Lanud Kalijati, Minggu (25/9).

      Kemudian dikatakan Dita – sapaan akrabnya – terutama ialah dari sejak pertama kali lomba kegiatan berlangsung aman.

      ”Yang paling utama Alhamdulillah dari sejak pertama kali kegiatan tidak ada kecelakaan. Bisa berlangsung aman, nyaman,” imbuhnya.

      Kemudian dari penginapan yang disediakan cukup nyaman, makanan pun baik dan transportasi juga selalu tersedia.

      Begitu pula dengan wasit yang menurut Dita kinerjanya baik dalam menangani lomba.

      ”Saya lihat profesional, ya Pak. Nilainya murni. Tidak ada yang aneh-aneh seperti di tempat lain,” walaupum ada beberapa konflik itu pun kecil. Saya rasa itu wajar namanya juga pertandingan, Pak. Itu semua telah berhasil dihadapi dengan baik oleh tim wasit,” ujarnya. Ketika ditanya jenis konflik yang terjadi, Dita enggan menyebutkannya.

      ”Wah kalau itu tanya kepada panitia aja, Pak,” katanya sambil tersenyum.

      Mengenai sistem kerja wasit, dijelaskan Ketua Wasit Cabor Terbang Layang, Prasetyo Heminto, bahwa pihaknya hanya menilai pertandingan.

      ”Kami bertindak silahkan terbang (kemudian) kami nilai. Selanjutnya hasil penilaian dirapatkan dengan tim,” jelasnya.

      Kemudian kata dia hasil rapat berupa hasil penilaian ditempel di papan pengumuman. Kemudian ditunggu satu jam apabila ada keberatan dalam hal penilaian dari kontingen.

      Mengenai mekanisme keberatan atau protes dilakukan secara tertulis kemudian diajukan kepadsa Juri Hakim.

      ”Nanti Juri Hakim yang memutuskan. Kemudian dibuat surat keputusan oleh Juri Hakim,” jelasnya lagi.

      Mekanisme peyampaian secara tertulis dilakukan untuk menghindari kegaduhan apalagi sampai terdengar kata-kata yang kurang baik.

      Ketentuan lainnya mengenai pengambilan foto maupun video hanya diperbolehkan oleh panitia. Untuk menghindari dijadikan bukti foto atua video sebagai bahan keberatan dari sumber yang berbeda.

      ”Bukti foto dan video rawan dimanipulasi. Makanya selama pertandingan berlangsung dari mulai terbang sampai landing pengambilan gambar hanya oleh panitia,” jelasnya.

      Bagi jurnalis yang membutuhkan bahan gambar atau video pihak panitia telah menyediakannya.

      ”Nanti wartawan kalau perlu (foto atau video) bisa minta ke sana. Bisa nanti dipilih,” ujarnya sambil menunjuk tenda panitia.

      Dia menyatakan bersyukur karena hingga kini hasil perolehan medali tidak ada protes dari kontingen.(*).

        • Dibaca: 319 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...