Plt Bupati Subang: "Masak Pangdam Bisa Diintervensi Sama Saya?"

altSUBANG (MGO)  - Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih membantah bahwa dirinya ikut campur dalam rotasi Kodim 0605 Subang sebagaimana yang dituduhkan oleh salah satu Ormas di Subang.

"Masak Pangdam bisa diintervensi sama saya? Itu tidak mungkin," ujarnya kepada wartawan usai acara “Jumpa-Pisah Dandim 0605/Subang” di Makodim Subang, Kamis (2/2).

Dia kemudian menegaskan bahwa tuduhan yang dilontarkan Ormas adalah fitnah.

"Itu mah fitnah. Bohong. Sekarang mah mana buktinya? Saya tidak melakukan itu. Masak Pangdam bisa diintervensi saya?" katanya.

Kemudian Imas meminta kepada semua pihak supaya menjaga kondisi Subang agar tetap kondusif. "Jangan masalah kecil (apalagi belum tentu benar) seperti ini dibesar-besarkan," imbuhnya.

Kembali dia menegaskan bahwa selama ini dirinya diam karena fokus pada kerja di pemerintahan.

"Saya diam itu bukan karena merasa. Tetap saya fokus membangun Subang," ujarnya menegaskan.

Dari pantauan Reporter Jabar Selama acara berlangsung, Imas dan Budi yang didampingi oleh Kepala Kejari Subang, Kapolres dan Dandim pengganti nampak akrab duduk satu meja.

Pada Jumpa Pisah Dandim 0605/Subang dari Letkol Inf Budi Mawardi Syam kepada Letkol Inf Fikri Ferdian. Untuk selanjutnya Letkol Budi diamanahi sebagai Perwira Madya Operasi Teritorial (Padya Opster) Markas Besar Tentara Nasional Indonesia. Sedangkan Letkol Fikri sebelumnya bertugas sebagai Komandan Batalyon (Danyon) Infantri 300/Rider Cianjur.

Dalam ‎kata sambutan perpisahannya Budi menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak atas tugas selama di Subang.

Selanjutnya kata Budi, dia sebenarnya masih terdata sebagai warga Subang. “Mungkin nanti saya akan sering datang ke Subang,” ujarnya.

Sedangkan Letkol Fikri dalam kata sambutannya akan melaksanakan tugasnya sesuai dengan tupoksinya. Diharapkan dukungan warga Subang kepada penduhulunya‎ (Letkol Budi Mawardi) juga diberikan kepada dirinya.

“Saya harap dukungan (Warga Subang) yang diberikan kepada Komandan sebelumnya juga bisa diberikan pada saya nanti,” ujarnya.

Acara dihadir oleh Kapolres Subang, Komandan Wingdik, Kejari Subang, Ketua Pengadilan dan jajaran pejabat serta anggota LSM dan Ormas.(*).

 

Apresiasii Plt Bupati Subang pada Pemadam Kebarkaran

altSUBANG (MGO) - Petugas Pemadam Kebakaran hendaknya merealisasikan tugas pokok dan fungsi pemadam kebakaran yang dikenal dengan “Panca Dharma”, yaitu pencegahan dan pengendalian kebakaran, kedua pemadaman kebakaran, ketiga penyelamatan, keempat pemberdayaan masyarakat dan kelima penanganan kebakaran bahan berbahaya dan beracun.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih saat membacakan amanat Menteri Dalam Negeri dalam rangka HUT ke-98 Pemadam Kebakaran di halaman kantor Bupati Subang, Jum'at (17/3).

Tangga 1 Maret merupakan Hari bersejarah bagi petugas Pemadam Kebakaran yang dahulu dikenal dengan brandweer. Disamping tugas pokok, Petugas Pemadam Kebakaran wajib siaga 24 jam, tidak mengenal libur, dan siap memadamkan kebakaran dengan motto "Pantang pulang sebelum api padam walaupun nyawa taruhannya”.

“Pada peringatan hari ulang tahun pemadam kebakaran mengajak seluruh Bangsa Indonesia melakukan gerakan perang terhadap kebakaran dengan mengedepankan tindakan preventif atau pencegahan daripada responsif kebakaran mengingat kebakaran dapat menimbulkan korban jiwa, kerugian materi, kehilangan pencaharian, kemunduran ekonomi dan kerusakan lingkungan,” katanya lagi.

Peringatan HUT Pemadam Kebakaran ini bersamaan dengan Upacara Hari Kesadaran Nasional yang diikuti oleh ASN di lingkungan Pemkab Subang.

Berkaitan dengan Apel Kesadaran Nasional, Imas menegaskan supaya Kesadaran Nasional yang selalu dilaksanakan tanggal 17 setiap bulannya harus dimaknai benar-benar dapat membuat kita semakin bersemangat dalam bekerja dan berusaha untuk melaksanakan tugas lebih baik dan lebih serius dalam rangka percepatan pembangunan di Kabupaten Subang.

Bertepatan dengan momentum HUT ke-69 tahun Kabupaten Subang, pada tanggal 5 april mendatang, diharapkan semua unsur di Kabupaten Subang dapat berperan aktif dalam memeriahkannya dengan mengikuti rangkaian acara yang telah ditetapkan.

Bertindak sebagai petugas upacara dari Dinas Pemadam Kebakarandan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Subang.(*).

 

Plt Bupati Subang Diminta Menindak Tegas Anak Kandungnya

altSUBANG (MGO) - Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Subang, Andi Lukmanulhakim, mengaku kecewa, terkait danya isu yang berkembang saat ini tentang rapat pembahasan rencana rotasi, mutasi dan promosi Jabatan eselon IV, III dan II oleh pihak ketiga, dan dilakukan di sebuah Rest Area Km 72 Jalan Tol Cipali.

Menurut Andi, jika benar isu itu terjadi, tentunya akan menjatuh kredibilitas dan martabat Pemerintahan Kabupaten subang, yang dipimpin Plt Bupati Imas Aryumningsih. Apalagi isu rapat pembahasan rotasi, mutasi dan promosi jabatan tersebut, dipimpin langsung oleh anak kandung Plt Bupati Imas Aryumningsih, yaitu, dr Arya, yang bekerja sebagai PNS di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Subang, yang diduga kuat ikut bermain dalam proses rotasi, mutasi dan promoisi jabatan, meski bukan domainnya.

"Saya rasa Bu Hajah Imas selaku Plt Bupati harus segera bertindak dan mengambil langkah tegas, meskipun itu anak kandungnya. Saya minta dr Arya dipecat dari jabatannya di RSUD," kata Andi kepada Radio Republik Indonesia, Jum'at (5/8/2016).

Ia menegaskan, hal tersebut tentunya bertolak belakang dengan keinginan Plt Bupati Imas Aryumningsih, di mana Imas berjanji tidak akan terkadi jual beli jabatan dalam proses rotasi, mutasi dan promosi Jabatan, yang dalam waktu dekat ini segera dilakukan Imas, bahkan Imas menyatakan, selain melibatkan Badan Pertimbangan Jabatanan dan Kepangkatan (Baperjakat), juga melakukan lelang jabatan agar terjadi transfaransi dan menghasilkan pejabat yang kompeten.

"Tetapi apa yang diharapkan masyarakat atas janji Plt Bupati Imas Aryumningsih, dengan kejadian itu, membuat kewibawaan Pemerintahan Kabupaten Subang tidak memiliki kewibawaan di mata masyarakat, akibat keterlibatan anak kandungnya itu," tegas Andi.

Sementara itu, suara sumbang juga datang dari Lembaga DPRD Subang. Sejumlah Fraksi ikut mengritisi beredarnya isu tersebut, seperti yang disampaikan Ketua Fraksi Partai Gerindera DPRD Subang, Ujang Sumarna.

Ia menilai pernyataan Plt Bupati Imas Aryumningsih jauh dari harapan masyarakat, yang sebelumnya sudah disampaikan Imas, mutasi, rotasi dan promosi jabatan akan melibatkan Baperjakat, termasuk di dalamnya unsur DPRD.

"Kami tadinya mendukung upaya Plt Bupati itu. Tetapi sekarang, isu yang berkembang belakangan ini sudah santer adanya keterlibatan anaknya yang tidak kompeten, ikut nimbrung dalam proses mutasi, rotasi dan promosi jabatan. Saya kecewa," ujar Sumarna.

Pendapat yang sama disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat Anharudin, dan Ketua Fraksi Restorasi Nurani Darsum, keduanya menyatakan, pihaknya meminta Imas untuk klarifikasi terkait keterlibatan anaknya itu. 

"DPRD sebegara memanggil Plt Bupati Imas Aryumningsih, untuk klarifikasi, sebelum keterlibatan anak kandungnya itu, semakin jauh dan akan merusak tatanan Pemerintahan yang akan diperbaiki Imas, yang saat ini sedeng dirintis Imas," tegas keduanya.(*). 

 
                  

Berita Terbaru

Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...