Pamsimas Dukung Gapura Subang

altSUBANG (MGO) - Ketersediaan air bersih merupakan bagian terpenting dalam mendukung Program Gerakan Pembangunan untuk Rakyat (Gapura) Subang. Menurut Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih oleh pendayagunaan air bersih supaya dilakukan dengan maksimal.

Hal tersebut disampaikan saat pembukaan ujar Sosialisasi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi berbasis Masyarakat (Pamsimas) III tahun 2016 – 2017 di Aula Bappeda.

Bagi desa-desa yang mendapat bantuan dapat memanfaatkannya dengan maksimal. Agar ditata dengan baik dan mudah dijangkau oleh masyarakat dalam memanfaatkannya. Untuk tahun ini 20 desa yang mendapatkan penyaluran program. Imas berharap keberadaan fasilitas dapat dirawat dengan baik supaya dapat dipergunakan dalam jangka waktu maksimal.

Selanjutnya Imas mengingat supaya tanah yang dijadikan sebagai lokasi penyediaan air bersih supaya menggunakan tanah yang clear dan clean secara hukum. ”Jangan sampai ketika digunakan oleh fasilitas umum tiba-tiba pemiliknya atau yang mengaku sebagai pemiliknya menggugat,” jelasnya.

Maka dari itu harus dicatat dengan baik sebagai bukti otentiknya. Sosiliasasi Pamsimas merupakan upaya untuk memenuhi terpenuhinya target RJPMN dengan pola 100-0-100 yang maksusdnya 100% akses air minum, 0% rumah kumuh dan 100% sanitasi layak.

Target tahun 2019. Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) ketua Pokja kepala Bappeda. Konsultan Pamsimas, Dadan Sudrajat.

Sosialisasi Program Pamsimas III Tahun 2016 - 2017 oleh Kabid Sosbud, Sudrajat.(*).

 

Tingkatkan Penerimaan Pajak Daerah, DPPKAD Tambah Armada

altSUBANG (MGO) - Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam pembayaran pajak, Dinas Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) kabupaten Subang akan menambah armada mobil layanan keliling yang akan menyasar daerah-daerah pelosok. Menurut Kepala DPPKAD, Ahmad Sobari sebagaimana dikatakan Kepala Bidan Pendapatan II, Hari Rubiyanto pihaknya akan menambah 3 unit mobil keliling untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan 1 unit mobil untuk Pajak Hotel dan Restoran.

“Untuk tahun depan kami akan menambah armada kendaraan utuk menyasar daerah-daerah guna mempermudah pembayaran (pajak),” ujarnya kepada penulis usai menghadiri Rapat Paripuran DPRD dengan agenda Pemandangan Fraksi-Fraksi, Jum’at (13/5/2016).

Nanti mobil tersebut akan survive keliling ke pelosok-pelosok melayani pembayaran dan sosialisasi.

Kata Hari dirinya ini merupakan bagian dari upaya peningkatan penerimaan pajak daerah salah satu PBB dan Pajak Hotel dan Restoran.

Diantaranya dengan mempermudah Sepakat untuk melakukan upaya meningkatkan pelayanan.

Hal ini, kata Hari untuk menjawab berbagai aspirasi masyarakat yang diantaranya masih ada kendala berupa keterlambatan memperoleh STTS PBB dari masyarat dan duplikasi data pembayaran. Seperti yang disampaikan oleh salah satu fraksi dalam pemandangan umumnya.

Untuk mengatasi tantangan tadi, sebenarnya telah dilakukan upaya salah satunya dengan merilis aplikasi iPBB berbasis android yang dapat didownload secara gratis di Playstore.

Melalui aplikasi tadi wajib pajak tinggal memasukan nomor objek pajaknya, maka akan kelihatan catatan pitutang serta data lainnya.

Selanjutnya kata Hari, sekarang sudah serba serba on-line baik pajak hotel/restoran, BPHTB dilakukan secara online.

”Sudah tidak ada lagi yang manual. Kita minimalisir kebocoran. Karena semuanya dilakukan melalui bank. Kalau duplikasi itu hampir tidak mungkin,” bebernya.

Aplikasi yang dilaunching baru berbasis android. Karena masyarakat sudah akrab dengan aplikasi tersebut.

”Ke depannya kami mengembangkan pada aplikasi (berbasis) blackberry dan i-Phone,” imbuhnya.

Sedangkan mengenai keterlambatan memperoleh STTS alangkah lebih baik apabila masyarakat membayar langsung kepada bank. Sebab kalau pembayaran melalui Kelurahan maka STTS harus ditagih melalui kelurahan.(*).

 

Komplotan Curanmor Dibekuk Polres Subang

altSUBANG (MGO) - Sebanyak 9 unit sepeda motor hasil curanmor diaman Polres Subang dengan 6 orang yang tersangka yang diduga sebagai pelaku. Menurut kapolres Subang, AKBP Agus NurPatria sebagaimana dikatakan Kasat Reskrim Polres Subang, AKP Yandri Mono, jumlah tersangka sebenarnya ada 10 orang, 2 orang telah diamankan di Polda Jawa Barat dengan kasus berbeda dan  orang lainnya ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang atau DPO.

”Jumlah tersangka sekarang ada 6 orang dengan 9 barang bukti. 2 orang lainnya sudah diamankan di Polda Jawa barat dan 2 orang lainnya ditetapkan sebagai DPO. Jadi semuanya ada 10 orang,” ujar Yandri mono kepada wartawan, Sabtu (14/5/2016).

Kata Yandri, barang bukti yang disita dari tangan pelaku berupa 1 unit kunci leter T, satu set hastag, magnet untuk kunci untuk membuka kunci sepeda motor jenis matic dan sejumlah STNK diamankan dari korban ataupun pelaku.

Modus pelaku dalam menjalankan aksinya, kata Yandri dengan mempelajari situasi sebelum beraksi. Target pelaku ialah perumahan atau kawasan kost yang sepi. Kemudian menjalankan aksinya sesuai peran masing-masing.

Hasil pencurian kemudian dipasarkan di daerah Subang dan Karawang dengan nilai jual berkisar 2,5 juta sampai 4,5 juta rupiah. Hasil penjualan dibagi rata.

Pelaku diancam pasal 363 KUHP Pidana dengan ancaman paling lama 9 tahun penjara.

Pada dari barang bukti yang diamankan ada satu unit kendaraan yang berhasil dikenali kemudian dikembalikan kepada pemiliknya warga Kota Subang.

altKepada korban yang kehilangan speda motor bisa langsung cek ke Polres Subang dengan membawa bukti kepemilikan baerupa STNK dan BPKB untuk dicocokan dengan kendaraan.(*).

 
                  

Berita Terbaru

Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...