18 Perusahaan Subang dapat Zerro Accident Award

altSUBANG (MGO) - Sebanyak 18 perusahaan di Kabupaten Subang mendapatkan Penghargaan Zerro Accident Award 2016 dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI) atas penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaannya.

Penyerahan dilakukan oleh Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih yang didampingi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kab Subang, Kusman Yuhana di halaman Kantor Pemda Subang dalam kegiatan Aple Pagi, Senin (30/5/2016).

Kemudian Plt Bupati dengan didampingi Sekretaris Daerah, Abdurakhman menerima Piagam Penghargaan yang sama dari Kemenaker RI yang diserahkan oleh Kepala Disnakertrans.

Pada kesempatan itu juga Plt Bupati melepas Peserta Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) dalam rangka Hari Krida ke-44 Pertanian Tingkat Provinsi Jawa Barat. Secara simbolis ditandai penyematan topi kepada 2 orang perwakilan KTNA yang akan berangkat.

Menurut Plt Bupati Subang Penghargaan Kemenaker merupakan prestasi bersama antara Pemerintah Kabupaten Subang dan perusahaan yang melaksanakan K3.

Perusahaan yang baik akan menjadi pendukung dalam meningkatkan produktifitas perusahaan sejalan dengan itu juga akan meningkatkan perekonomian daerah.

altImas berharap prestasi ini menjadi motivasi mempertahankan keberhasilan yang telah diraih dan bagi perusahaan lain jadi motivasi untuk meningkatkannya.

Selanjutnya bupati mengucapkan terima kasih yang sebesarnya kepada penyelenggara upacara karena telah melaksanakan tugas dengan baik, dalam pekerjaan juga diharapkan tetap menjaga kekompakan dan kerjasama. Menjelang memasuki Bulan Suci Ramadhan, secara pribadi Imas menyampaikan permohonan yang sebesar-besarnya apabila terdapat kesalahan.

“Mudah-mudahan pada bulan Ramadhan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita bersama,” ujarnya.

Di bulan Ramadhan, lanjutnya seyogyanya tetap menjaga semangat melaksanakan tugas melayani masyarakat.

Penyelenggara Apel Pagi ialah Badan Rumah Sakit Umum Kelas B Kabupaten Subang.(*).

 

Tim Geologi akan Teliti Lokasi Bencana Cisalak Subang

altSUBANG (MGO) Pemkab Subang akan menurunkan tim ahli geologi untuk meneliti keamanan kawasan Kampung Cihideung Desa Sukakerti Kec Cisalak Kabupaten dari bahaya bencana.

Menurut Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih apabila hasilnya layak maka warga bisa menempati lagi. Tetapi apabila masih ada ancaman bencana maka warga akan direlokasi di tempat yang aman.

“Tetapi kalau masih ada ancaman bencana. Maka warga akan direlokasi di tempat yang aman,” ujar Imas pada sambutan Pembukaan dimulainya Operasi Bakti Terpadu di halaman Kantor Sukakerti, Jum’at (27/5/2016).

Tim ahli geologi akan datang secepatnya ke lokasi bencana sesuai dengan permintaan Pemkab Subang yang telah disetujui oleh Pemprov Jawa Barat.

Operasi Bakti Terpadu ini melibatkan semua unsu, yaitu TNI, Polri, Pemda dan elemen masyarakat.

Kemuian Imas pun menghaturkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut andil dalam penanganan bencana baik dengan tenaga maupun bantuan yang terus mengalir baik warga Subang, baik perusahaan, LSM, komunitas warga Subang bahkan dari luar Subang.

”Bahkan ada yang datang dari luar Subang, diantaranya dari Purwakarta, Indramayu dan Bandung,” katanya.

Dalam sambutan singkatnya Kapolres Subang, AKBP Agus Nurpatria menyebutkan kegiatan harus ada 4 nilai, yaitu Kebersamaan, Persatuan, Sinergitas dan Bermanfaat. “Saya melihat dan berharap dalam kegiatan ini dibangun dengan kebersamaan dengan penuh persatuan dalam sinergitas dan harus bermanfaat,” ujarnya. Kepada semua tim bekerja maksimal mau berkotor-kotor.

“Jika takut kotor silahkan pulang!” tegasnya.

Sedangkan Komandan Kodim 0605 Subang, Letkol Inf Budi Mawardi menekankan kepada semua tim untuk bekerja dengan ikhlas.

“Bekerjalah dengan ikhlas, Inshaa Allah akan membalasnya,” ujarnya.

Secara simbolis alat bantu berupa 3 buah cangkul  dan 1 buah sapu lidi dari Pemkab Subang kepada unsur TNI, Polres, Pemda dan Hansip sebagai tanda dimulainya Opersi Bakti Terpadu.

 

Bencana banjir bandang ini terjadi pada Minggu malam (22/5/2016) melanda 3 RT di Kampung Cihideung yang menyebakan korban meninggal 5 orang, korban luka berat 6 orang dan luka ringan 2 orang serta menghancurkan 44 rumah membuat 378 orang lainnya mengungsi.(*).

 

Penanganan Pasca Bencana di Cisalak Subang

altSUBANG (MGO) – Sejumlah tim yang terdiri dari TNI, Polri, Pemkab dan organisasi masyarakat terlibat penanganan pasca bencana kepada korban banjir bandang di Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang Jawa Barat, terus dilakukan. 

Menurut Komandan Kodim 0605, Letkol Inf Budi Mawardi Syam yang huga koordinator lapangan menyebutkan pihaknya telah langkah-langkah evakuasi korban, relokasi pengungsi hingga hingga normalisasi air.

“Evakuasi korban, relokasi pengungsi, penerimaan logistik untuk pengungsi dan kemudian normalisasi air,” ujar Budi di Kantor Kepala Desa Sukakerti Cisalak yang dijadikan Posko Bencana, Selasa (24/5/2016).

Dari pantauan di lokasi, sejumlah anggota Polisi dan TNI mulai mengangkut bantuan yang datang dari sejumlah pihak yang ditempatkan di satu ruangan yang “disulap” menjadi gudang.

Bahkan diantaranya nampak anggota ormas ikut membenahi sampah-sampah ang terbawa air banjir di rumah-rumah warga.

Dari catatan Kantor Kepala Desa Sukakerti korban tercatat sebanyak 13 orang. 5 orang diantaranya meninggal dunia, 6 orang mengalami luka berat dan 2 orang luka ringan. Jumlah pengungsi sebanyak 388 orang. Diantaranya ditampung di aula kantor Kepala Desa dan yang lainnya ditampung di rumah sanak-famili ataupun kerabat sekitar lokasi bencana maupun tetangga desa.

Sedangkan jumlah rumah yang rusak bertambah 7 unit menjadi 39 unit.

Mengenai kerusakan lahan persawahan akibat bencana mencapai puluhan hektar dengan sebagian besar dalamkondisi rusak hanyut terbawa arus banjir. Namun ada juga yang dalam kondisi rusak ringan.

Menurut Ketua Kelompok tani dan Nelayan Andalan (KTNA) kabupaten Subang, Otong Wiranta pihaknya turut melakukan pendataan untuk dijadikan sebagai bahan upaya penanggulangan selanjutnya. ”Upaya perbaikan akan kami sesuaikan dengan tingkat kerusakannya. Termasuk diantaranya memperbaiki infrastruktur yang rusak (akibat banjir bandang),” jelas Otong.(*).

 
                  

Berita Terbaru

Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...