Proyek Jalan Tol Cipali Dibangun Asal-asalan

      altSUBANG (MGO) - Kemungkinan karena ditekan untuk mengejar target pada ahirnya pekerjaan proyek jalan tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dikerjakan asal-asalan. Terlihat hasil kontruksi pekerjaan tidak berkualitas dan diduga kuat menyalahi bestek. 

      altHal tersebut diketahui ketika tim investigasi Ormas Gival sedang mengkroscek para warga yang belum menerima ganti rugi pada pekan lalu terjadi di proyek pembangunan jembatan STA 138+433 (OB-3) di Cihurip, Padaasih Kecamatan Cibogo Subang Jawabarat. Pekerjaan jembatan tersebut terindikasi adanya beberapa penyimpangan pelaksanaan kontruksi, yaitu: 

      Pemasangan ikatan pengaku antara tiang sandaran dan trotoar terlihat renggang, Pemasangan Baut/mur pada ikatan pengaku antara tiang sandaran dan trotoar terlihat disambung, Pemasangan sandaran dan tiang sandaran renggang, Pemasangan trotoar jembatan belum di grouting, Tembok abutment masih tidak teratur, Nat paving block belum di grouting, Pemasangan saluran drainase jembatan tidak lurus, Pemasangan Talang drainase jembatan belum selesai, Pemasangan gelagar jembatan tidak lurus, Gelagar jembatan mengalami keretakan, Belum ada pemasangan TPT pada Saluran drainase di bawah jembatan, Gorong-gorong saluran drainase tersumbat oleh tanah, Tidak terpeliharanya tanaman rumput pada bagian oprit jembatan, Pemadatan tanah oprit tidak jelas layernya sehingga oprit tidak padat, Tiang/ram kawat pagar pembatas telah rusak.

      altLebih parahnya lagi nampak tatanan oprit dan pagarnya masih acak-acakan karena ketika akan dipasang pagar dilarang keras oleh pemilik tanahnya karena pemilik belum menerima pembayaran ganti rugi."Saat itu yang akan memasang pagar pak Hendi dibarengi personil anggota Brimob,"ujar warga yang meminta namanya tidak disebutkan.

      Melihat kondisi tersebut, paska lebaran Ketua Ormas Gival, Pirdaus B.Ns. akan melaporkan hal tersebut kepada presiden dan menteri PU dan Perumahan Rakyat RI."Rabu kemarin Saya sudah mengirimkan surat klarifikasi dan laporan informasi kepada Direktur PT.LMS dan Direktur PT.Karaba Group-NRC Consorsium, namun sampai detik ini belum ada jawaban sama sekali,"ujar Pirdaus B.Ns.

        • Dibaca: 2440 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...